FacebookInstagramTwitterContact

 

Sarawak Records 45 Deaths From Rabies Since 2017, Says State Security Unit Director           >>           RM50 Mln To Fund Agricultural Research Projects In Sabah           >>           Embedded Finance The Next Big Thing: Summit           >>           Banten, Jakarta Among Least Happy Regions In Indonesia           >>           Karding Weakens; Signal No. 1 Still Up In 4 Luzon Areas           >>           Concerns About Housing Affordability Among Issues Raised At First Forward Singapore Public Engagement Session           >>           I Have Yet To Decide When To Dissolve Parliament, Says PM           >>           Mum-To-Be Outraged As Husband Demands She Let His Mate Name Their Baby           >>           'My Best Friend Donated Her Liver To Save My Son's Life - They Have A Special Bond'           >>           Post Malone Hospitalized For "Stabbing Pain" A Week After Stage Fall           >>          

 

SHARE THIS ARTICLE




REACH US


GENERAL INQUIRY

[email protected]

 

ADVERTISING

[email protected]

 

PRESS RELEASE

[email protected]

 

HOTLINE

+673 222-0178 [Office Hour]

+673 223-6740 [Fax]

 



Upcoming Events





Prayer Times


The prayer times for Brunei-Muara and Temburong districts. For Tutong add 1 minute and for Belait add 3 minutes.


Imsak

: 04:42AM

Subuh

: 04:52AM

Syuruk

: 06:09AM

Doha

: 06:31AM

Zohor

: 12:13PM

Asar

: 03:22PM

Maghrib

: 06:15PM

Isyak

: 07:24PM

 



The Business Directory


 

 



Kalimantan


  Home > Kalimantan


Tanggul Limbah Beracun PT KPUC Jebol, Albert: Kekuatiran Saya Terbukti, Warga Jadi Korban


Ketua DPRD Kalimantan Utara, Albertus Baya

 


 August 14th, 2022  |  13:31 PM  |   401 views

Tarakan, KN

 

Sejumlah video jebolnya tanggul Tuyak milik KPUC, beredar luas di jagad maya. Air limbah meluap hingga jalan raya. Ketua DPRD Kalimantan Utara, Albertus Baya angkat bicara.

 

“Yang kami khawatirkan akhirnya terjadi juga. Saya ingatkan berkali-kali. Tapi kita lihat sendiri sikapnya,” ujar Albert dengan suara tinggi.

 

Politisi PDI Perjuangan ini salah satu orang yang mendapat kiriman video. Dia mengaku terkejut. Namun menurut Albert, jebolnya tanggul Tuyak itu sebenarnya tinggal menunggu waktu.

 

“Saya sudah melihat tanggul itu. Kondisinya sangat. Harusnya ada pengawasan untuk mengantisipasi. Tapi kita lihat sendirilah hasilnya. Masyarakat jadi korban,” jelas Albert.

 

Untuk itu, Albert meminta pemerintah tidak menganggap remeh masalah di Malinau Selatan. Harus segera mengambil tindakan. Air limbah batu bara itu pasti masuk Sungai Malinau.

 

“Kalau sudah begini siapa yang bertanggung jawab? Limbah itu pasti masuk ke sungai. Siapa rugi bukan hanya masyarakat, tapi pemerintah juga rugi,” tegasnya lagi.

 

Sementara itu di lokasi, warga setempat langsung memblokade tanggul penampungan limbah milik KPUC. Mereka mengaku jengkel atas ulah perusahaan dan lemahnya pengawasan pemerintah

 

“Mana Kadis DLH yang katanya pengelolaan limbah KPUC sudah bagus. Jangan lupa lihat bagaimana sikap pemerintah apakah berani menutup KPUC,” ujar Maralis salah seorang warga Malinau Selatan.

 

Maralis juga menantang siapa saja termasuk pejabat teras di Provinsi Kaltara dan Kabupaten Malinau, untuk secara terbuka membela KPUC.

 

“Silahkah jika ada pejabat Provinsi Kaltara atau Kabupaten Malinau yang mau membela KPUC. membuka batang hidung. Biar masyarakat Malinau yang akan kalian lihat. Kejadian pagi ini bukti, pejabat itu tunduk di bawah kaki pemilik perusahaan batubara. Mereka rela mengorbankan rakyatnya sendiri,” tegas seorang warga.(*)

 


 

Source:
courtesy of KALIMANTAN NEWS

by Kalimantan News

 

If you have any stories or news that you would like to share with the global online community, please feel free to share it with us by contacting us directly at [email protected]

 

Related News


RM50 Mln To Fund Agricultural Research Projects In Sabah

 2022-09-26 14:54:37

Typhoon Noru: Five Rescuers Dead As Typhoon Hits Philippines

 2022-09-26 13:34:06

Crisis Level Risks Loom In Asia As Major Currencies Crack

 2022-09-26 11:52:04