FacebookInstagramTwitterContact

 

Vehicles abandoned and dumped on the streets are an eyesore           >>           Immigration office hunts two foreigners at protest in Batam           >>           Faulty pipes disrupt traffic in MCE tunnel, Somerset Road in separate incidents            >>           Cristiano Ronaldo wants Real Madrid exit over new contract delay - source           >>           Sanchez move to Man United hinges on Mkhitaryan joining Arsenal - Raiola           >>           Manchester United set to hand Jose Mourinho contract extension - sources           >>           His Majesty Audience Ceremony           >>           Berkenan menerima mengadap Menteri Luar Negeri Kingdom of Thailand           >>           Mangsa banjir terima bantuan           >>           Naadams open across Inner Mongolia           >>          

 

SHARE THIS ARTICLE




REACH US


GENERAL INQUIRY

[email protected]

 

ADVERTISING

[email protected]

 

PRESS RELEASE

[email protected]

 

HOTLINE

+673 222-0178 [Office Hour]

+673 223-6740 [Fax]

 



Upcoming Events


The Incredibles 5Km Fun Run
January 7th, 2018 | 00:00 AM


20th Consumer Fair
January 24th, 2018 | 00:00 AM





Prayer Times


The prayer times for Brunei-Muara and Temburong districts. For Tutong add 1 minute and for Belait add 3 minutes.


Imsak

: 05:02AM

Subuh

: 05:12AM

Syuruk

: 06:34AM

Doha

: 06:58AM

Zohor

: 12:31PM

Asar

: 03:53PM

Maghrib

: 06:26PM

Isyak

: 07:40PM

 



The Business Directory


 

 



Kalimantan


  Home > Kalimantan


Enggartiasto : Impor Beras Masuk Diskresi Menteri


 


 January 13th, 2018  |  09:16 AM  |   864 views

JAKARTA

 

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan bahwa kebijakan mengimpor 500.000 ton beras pada bulan ini merupakan diskresi pihaknya.

 

"Beras saya impor, saya enggak usah (perdebatkan) karena itu diskresi saya," kata Enggartiasto di lingkungan Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Jumat.

 

Beras yang rencananya diimpor dari Vietnam dan Thailand itu dilakukan oleh PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI dan mitra agar pemerintah bisa melakukan pengendalian.

 

Namun, Enggartiasto mengaku tidak membicarakan soal impor beras dengan Presiden.

 

"Enggak (bicara impor beras) karena, ya, buat apa? Saya jalani saja, akhir bulan ini (beras) masuk," tambah Enggar.

 

Kebutuhan impor beras itu, menurut Enggartiasto, juga bermanfaat untuk petani beras.

 

"Petani juga konsumen," kata Enggartiasto singkat sambil masuk ke mobilnya.

 

Sebelumnya, diberitakan bahwa keputusan untuk melakukan impor beras setelah pemerintah, Satgas Pangan, dan Bulog melakukan operasi pasar (OP) sejak November hingga Desember 2017 untuk menekan harga beras medium yang kian meningkat.

 

Dampak dari OP, menurut dia, nyatanya tidak memberi pengaruh signifikan terhadap penurunan harga, bahkan puncaknya pada awal Januari 2018 harga beras medium berada pada kisaran Rp11 ribu per kilogram, atau di atas HET yang ditentukan, yakni Rp9.450,00/kg untuk wilayah Jawa.

 

Jenis beras yang diimpor bukanlah jenis beras premium, melainkan beras khusus yang tidak ditanam di dalam negeri. Beras itu nantinya dijual sesuai dengan harga beras medium, seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 1 Tahun 2018 tentang Ekspor dan Impor Beras.

 

Penugasan oleh PPI bertujuan agar harga beras khusus yang masuk ke pasaran dapat dikendalikan atau dijual sesuai dengan HET beras medium, yakni Rp9.450,00/kg.(*)

 


 

Source:
courtesy of KALIMANTAN NEWS

by KALIMANTAN-NEWS

 

If you have any stories or news that you would like to share with the global online community, please feel free to share it with us by contacting us directly at [email protected]

 

Related News


Rela Members Protest

 2018-01-17 09:28:01

Rohingya Crisis: Bangladesh And Myanmar Agree Repatriation Timeframe

 2018-01-17 10:07:18

Who's Afraid of QE's End? Not These Emerging European Economies

 2018-01-17 10:27:46