FacebookInstagramTwitterContact

 

Kebawah DYMM Raja Isteri Berkenan Berangkat Ke Majlis Berbedak           >>           Kerja Ada Kaitannya Dengan Hari Akhirat           >>           UPPA Terus Barigakan Khidmat Bantu Solat Pesakit           >>           Jepun Tinjau Peluang Kerjasama Bidang Pendidikan           >>           Mesyuarat Ad-Hoc Bincangkan Perkembangan ADI           >>           Two Men Arrested At Liverpool-Roma Match For Suspicion Of Attempted Murder           >>           Roma 'Made It Easy' For Liverpool To Build Lead - Eusebio Di Francesco           >>           Promoting I-Bantu Solat           >>           Meek Mill Released From Prison, Attends Sixers Game Vs. Heat           >>           Sources: WR Prospect Antonio Callaway Tested Positive For Marijuana At Combine           >>          

 

SHARE THIS ARTICLE




REACH US


GENERAL INQUIRY

admin@brudirect.com

 

ADVERTISING

marketing@brudirect.com

 

PRESS RELEASE

pr@brudirect.com

 

HOTLINE

+673 222-0178 [Office Hour]

+673 223-6740 [Fax]

 



Upcoming Events





Prayer Times


The prayer times for Brunei-Muara and Temburong districts. For Tutong add 1 minute and for Belait add 3 minutes.


Imsak

: 04:41AM

Subuh

: 04:51AM

Syuruk

: 06:10AM

Doha

: 06:33AM

Zohor

: 12:19PM

Asar

: 03:34PM

Maghrib

: 06:26PM

Isyak

: 07:37PM

 



The Business Directory


 

 



Kalimantan


  Home > Kalimantan


Bupati Sintang Membuka Acara Bursa Inovasi Desa


 


 December 22nd, 2017  |  08:54 AM  |   2333 views

SINTANG – KOTA

 

Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno,.M.Med.,Ph membuka acara bursa inovasi desa di Kompleks Stadion Baning Sintang, Rabu (20/12/2017).

 

“tahun 2015 hingga 2017 ini merupakan tahap persiapan dan konsolidasi,” kata dr. Jarot. “tahun depan kita harapkan penggunaan dana desa sudah lebih berkembang lagi, lebih dominan pada pemberdayaan masyarakatnya,” tambahnya lagi.

 

“saya sarankan agar masalah kewirausahaan di tingkat desa melalui BUMDes menjadi prioritas,” kata dr. Jarot. “lalu kita lakukan peningkatan SDM di tingkat desa baru kemudian kita bicara tingkat insfrastruktur. Jadi para kepala desa tadi memilihlah ide-ide di tiap bursa, pun kalau tidak ada yang sesuai, bisa memberikan usulan ide kepada panitia,” ujarnya.

 

“kita mau penggunaan dana desanya lebih inovatiflah kedepan, untuk mencapai desa yang lebih mandiri. Suatu saat jika desa sudah bisa mandiri kan lebih baik lagi,” tutup orang nomor satu di Sintang itu pada sesi wawancara dengan awak media usai melihat ke stand-stand bursa.

 

Pada kegiatan ini, materi pilihan pada bursa ini dibagi dalam 3 (tiga) kategori, bidang sumberdaya manusia (SDM), bidang insfrastruktur dan bidang kewirausahaan. Dalam katalognya ada beberapa contoh invosi yang dibuat oleh berbagai desa di Indonesia sesuai dengan item-item inovasi yang ditawarkan kepada desa-desa.

 

Pada bidang pengembangan SDM ada 33 item rencana inovasi terdiri dari bidang kesehatan dan bidang pendidikan. Pada bidang kesehatan, ada kontrak sehat dengan keluarga bawah garis merah (BGM), model posyandu remaja, BPJS Desa Mandiri, Kelompok Peduli ASI desa, konselor sebaya untuk kesehatan, menghidupkan kembali tabungan ibu bersalin (tabulin), pembagian sasaran posyandu, tanggap darurat gizi buruk, bank darah untuk ibu hamil dan jejaring untuk pelayanan inkulsi, keberlanjutan pelayanan parenting, program JAMKESMAS dan bapak angkat kesehatan, menggaet investasi untuk pelayanan inkulsi, forum kesehatan desa siaga, komitmen bersama Kades mengusung kegiatan pelayanan sosial dasar (PSD), optimalisasi aset desa untuk memandirikan posyandu, penanganan luar biasa bidang kesehatan melalui posyandu, penanganan gizi buruk melalui pondok gizi desa (pogides), desa dengan kesehatan lingkungan, desa PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat),  desa peduli hipertensi, sarana dan perlengkapan posyandu, pelatihan kader posyandu, pemberian makanan tambahan dan bantuan keuangan kader posyandu. Pada bidang pendidikan, menumbuhkan minat baca di desa,memaksimalkan potensi desa untuk pendidikan, pengalokasian dana desa untuk PAUD dengan surat hibah, , revitalisasi PAUD, membuka jejaring tambahan pengajar PKBM, mengatasi kesulitan signal dengan program internet desa berbasis satelit, bantuan transportasi siswa dan sarana, perlengkapan dan seragam sekolah siswa.

 

Pada bidang insfrastruktur ada 7 item inovasi, kajian untuk menentukan teknologi dan ketersediaan air desa, pengelolaan sarana air bersih desa, pengelolaan sumber mata air melalui konservasi hutan berbasis kearifan lokal oleh pemerintah desa, memanfaatkan solar cell untuk mengakses air bersih, pengelolaan pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) melalui peraturan desa, memanfaatkan aliran sungai menjadi desa mandiri energi, konservasi bambu untuk menjaga sumber mata air dan debit air embung dalam mendukung pertanian dan ekowisata.

 

Pada bidang kewirausahaan ada 10 item inovasi, pemanfaatan tenaga profesional untuk pengembangan usaha desa, desa menghidupkan kembali BUMDes yang dibekukan, mengubah limbah minyak goreng menjadi PAD, mengamankan pendapatan desa wisata melalui penerapan e-ticketing, upaya pemerintah desa menguji kelayakan kinerja BUMDes sebelum memberikan modal kerja, merintis produk unggulan desa melalui budidaya lada dan budidaya buah naga, mengubah sampah menjadi tabungn pendidikan, kebijakan ternak kambung untuk pendidikan,  dan inovasi BUMDes Karya Makmur menjamin pasar petani sawit kecil.

 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Yosef Alexander, M.Si usaha inovasi desa ini merupakan upaya untuk mengajak masyarakat berubah pola hidup menjadi lebih baik.

 

“diharapkan ada inovasi baru di masyarakat pada tahun 2018 ini,” kata Alexander. “dengan adanya kegiatan ini, desa ditawarkan berbagai hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan perekonomian mereka di desa,” ucapnya lagi.

 

Pembukaan acara ini ditandai dengan pemukulan gong sebanyak 7 kali oleh Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno dan pelepasan balon berwarna merah putih oleh Kepala Dinas PMD Provinsi Kalbar, Y. Alexander. Acara ini diikuti oleh perwakilan dari 391 desa yang ada di Kabupaten Sintang.

 

“yang hadir sebanyak 1500 orang,” ujar Ulidal Muhtar, S.Sos, M.Si selaku Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang, dalam laporannya. “terdiri dari kepala desa, ketua BPD, tomas, camat dan pihak-pihak lain yang terkait.”

 

“kegiatan ini menampilkan ide-ide kreatif yang lahir dan berkembang di desa-desa,” ungkap Ulidal, ia menambahkan, “melalui kegiatan ini kita mau menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan solusi bagi penyelesaian masalah serta beberapa inisiatif atau alternatif kegiatan pembangunan desa yang lebih efektif dan iovatif.”

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Sintang, AKBP Sudarmin beserta seluruh polsek se-Kabupaten Sintang. sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemda Sintang.(Rls/Hms)

 


 

Source:
courtesy of KALIMANTAN NEWS

by KALIMANTAN-NEWS

 

If you have any stories or news that you would like to share with the global online community, please feel free to share it with us by contacting us directly at pr@brudirect.com

 

Related News


Man Slashed To Death, Boy Seriously Injured In Lahad Datu

 2018-04-25 09:58:00

#Metoo Japan: What Happened When Women Broke Their Silence

 2018-04-25 09:20:49

The $7 Trillion Debt Pile Looming Large Over Chinese Households

 2018-04-25 09:54:35