FacebookInstagramTwitterContact

 

PSG star Neymar stretchered off after injuring right ankle vs. Marseille           >>           Baby lobster smugglers arrested           >>           6 S’poreans arrested in joint drug bust that smashes regional syndicate            >>           Johor cops seize RM1.2mil in drugs           >>           DPRK Official Media Make Reserved Report On Closing Ceremony Of Pyeongchang Olympics           >>           Ronaldinho: Neymar To Bring Brazil World Cup Joy           >>           2nd LD: Powerful 7.5-Magnitude Earthquake Rocks Papua New Guinea, No Fatalities Reported Yet            >>           Turkey Says UN Resolution On Ceasefire In Syria Not To Affect Its Afrin Operation           >>           Israeli Pilots Make "Professional Error" As Fighter Jet Downed By Syrian Missile           >>           Natural Gas Maintains Competitive Edge Over Coal In Houston           >>          

 

SHARE THIS ARTICLE




REACH US


GENERAL INQUIRY

[email protected]

 

ADVERTISING

[email protected]

 

PRESS RELEASE

[email protected]

 

HOTLINE

+673 222-0178 [Office Hour]

+673 223-6740 [Fax]

 



Upcoming Events


Brunei Gastronomy Week
February 23rd, 2018 | 08:00 AM


Negara Brunei Darussalam 34th National Day
February 23rd, 2018 | 10:00 AM





Prayer Times


The prayer times for Brunei-Muara and Temburong districts. For Tutong add 1 minute and for Belait add 3 minutes.


Imsak

: 05:05AM

Subuh

: 05:15AM

Syuruk

: 06:33AM

Doha

: 06:55AM

Zohor

: 12:34PM

Asar

: 03:51PM

Maghrib

: 06:34PM

Isyak

: 07:43PM

 



The Business Directory


 

 



Kalimantan


  Home > Kalimantan


Dewan Minta Ggd Diharapkan Jadi Guru Teladan


 


 November 15th, 2017  |  09:52 AM  |   2407 views

MELAWI - NANGA PINOH

 

Saat ini para Guru Garis Depan (GGD) yang diangkat oleh Pemerintah Pusat telah disebarkan disejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Melawi.

 

Keberadaan GGD ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk menanggulangi kekurangan tenaga guru yang masih menjadi salah satu persoalan di Melawi.

 

Pencon, Anggota Komisi 1 DPRD Melawi, yang diantaranya membidangi pendidikan mengatakan  GGD ini memang program khusus dari Pemerintah Pusat untuk memajukan dunia pendidikan didaerah, khususnya didaerah terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).

 

“Karena GGD diangkat secara khusus, tentu mereka memiliki kemampuan lebih dari guru-guru yang lain pada umumnya,” ungkapnya, kemarin.

 

Lebih lanjut Pencon mengatakan, kehadiran GGD ini diharapkan bisa menjadi teladan  bagi guru-guru yang ada di Melawi, setidaknya menjadi teladan bagi para guru disekolah dia ditugaskan. “Kita minta GGD menunjukkan kemampuan dan dedikasinya dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Melawi, khususnya di daerah 3 T,”  ujarnya.

 

Ia juga berharap GGD yang ada di Kabupaten Melawi ini sudah menempati tempat tugasnya sesuai dengan SK masing-masing. Sehingga kehadiran GGD yang menjadi solusi menutupi kekurangan tenaga guru di Melawi bisa terwujud.

 

“Kehadiran GGD ini memang sangat kita butuhkan, setidaknya dengan adanya GGD ini, sekolah-sekolah yang gurunya hanya satu atau dua orang bisa bertambah jumlahnya,”  ucapnya.

 

Saat dikonfirmasi terkait keberadaan GGD di Melawi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Melawi, Joko Wahyono mengatakan, sejauh ini belum ada GGD yang mengundurkan diri.

 

“Semua GGD di Melawi belum ada yang mengundurkan diri, semuanya masih bertahan,” ucapnya. (KN)

 


 

Source:
courtesy of KALIMANTAN NEWS

by KALIMANTAN-NEWS

 

If you have any stories or news that you would like to share with the global online community, please feel free to share it with us by contacting us directly at [email protected]

 

Related News


Big Shift Of Support To BN

 2018-02-26 08:56:04

Sridevi: India Mourns Bollywood Superstar Sridevi Dead At 54

 2018-02-26 09:16:31

Anbang Seizure Whets Buyers' Appetites for Buildings Across U.S.

 2018-02-24 10:04:42