FacebookInstagramTwitterContact

 

Operasi Sepadu Tangani Jenayah Rentas Sempadan           >>           Empat Kompaun Dikeluarkan Pada Operasi Sekatan Jalan Raya           >>           Lelaki Tempatan Maut Dalam Kemalangan           >>           Tiga Pemandu Dikenakan Denda Kompaun           >>           Brunei Siap Sedia Menentang Timor Leste           >>           HBT 2018 Platform Raih Pengalaman           >>           Pasukan Thailand Bersedia Beri Saingan           >>           Skuad Lao PDR Tekad Tonjolkan Persaingan Mantap           >>           Festival Futsal Mini HBT 2018 Mendapat Sambutan           >>           26th Brunei Age Group Swimming Championship           >>          

 

SHARE THIS ARTICLE




REACH US


GENERAL INQUIRY

admin@brudirect.com

 

ADVERTISING

marketing@brudirect.com

 

PRESS RELEASE

pr@brudirect.com

 

HOTLINE

+673 222-0178 [Office Hour]

+673 223-6740 [Fax]

 



Upcoming Events





Prayer Times


The prayer times for Brunei-Muara and Temburong districts. For Tutong add 1 minute and for Belait add 3 minutes.


Imsak

: 04:42AM

Subuh

: 04:52AM

Syuruk

: 06:11AM

Doha

: 06:34AM

Zohor

: 12:20PM

Asar

: 03:33PM

Maghrib

: 06:26PM

Isyak

: 07:37PM

 



The Business Directory


 

 



Kalimantan


  Home > Kalimantan


Kodam Xii Tanjungpura Turut Deklarasikan Masyarakat Kalimantan Barat Anti Hoax


 


 March 21st, 2017  |  08:52 AM  |   1079 views

KALIMANTAN BARAT - PONTIANAK

 

Inspektur Kodam (Irdam) XII/Tanjungpura Kolonel Inf Sudarmadi mewakili Pangdam XII/Tpr menghadiri acara deklarasi masyarakat Kalimantan Barat anti Hoax yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya, di Kantor Gubernur Kalbar Jalan A. Yani Pontianak, Senin (20/03).

 

Dalam sambutan Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya  mengatakan, acara Deklarasi sangat penting karena dengan Deklarasi, menunjukan bagaimana sikap merespon dampak negatif kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi, terutama terhadap penyebaran berita yang tidak benar dan tidak dapat dipertangung jawabkan  atau Hoax melalui Media Sosial  berupa  Facebook, Twitter, Intagram, BBM dan lain-lain yang menggunakan jaringan internet.

 

“Indonesia adalah Negara Ke-6 terbesar pengguna Medsos diseluruh Dunia. Oleh karena itu, pengguna Media sosial atau media online yang disebut Nattiizen kini terus bertambah karena hanya dengan mobile phone saja, mereka bisa bebas dan sangat mudah mengakses facebook atau twitter untuk berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan atau membuat berita, bahkan bisa mengedit, menambahkan, memodifikasi tulisan gambar, video, grafis dan berbagi model content lainnya”, papar Wagub.

 

Wagub menjelaskan, setiap orang yang dengan sengaja dan  mengakibatkan berita bohong serta menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi eletronik diancam pidana maksimal 6 tahun dan atau denda maksimal Rp 1 miliar sebagaimana tertuang  dalam pasal 45 A Ayat (1) undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi danTransaksi Elektronik (ITE).

 

Usai Deklarasi dilakukan penandatanganan Deklarasi anti Hoax di wilayah Kalbar  yang dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten dan Provinsi serta dari kalangan murid-murid SMA dan PNS Prov Kalbar.(Pdm)

 


 

Source:
courtesy of KALIMANTAN NEWS

by KALIMANTAN-NEWS

 

If you have any stories or news that you would like to share with the global online community, please feel free to share it with us by contacting us directly at pr@brudirect.com

 

Related News


Warisan Is Pakatan Harapan’s Puppet

 2018-04-23 09:17:51

Afghanistan: Kabul Voter Centre Suicide Attack Kills 57

 2018-04-23 10:35:08

What Global Finance Chiefs Are Saying About the Global Economy

 2018-04-23 11:15:22