FacebookInstagramTwitterContact

 

Two arrested over fires allegedly set to clear land           >>           Man accused of waitress’ murder at Toa Payoh carpark goes on trial            >>           Family appeals for help to find youth with learning disability           >>           Chelsea was wrong time for Barca 'experiment' with Dembele - Valverde           >>           Bigelow Aerospace Launches New Company To Operate Private Space Stations           >>           Cesc Fabregas: Chelsea must attack Barca or face 'suicide mission'           >>           Facebook Makes It Easier To Share Detailed 3D Objects           >>           Antonio Conte backs Andreas Christsensen after Chelsea's 'one mistake'           >>           Intruders 'Borrowed' Tesla's Public Cloud For Cryptocurrency Mining (Updated)           >>           Installation Begins On Bezos-Backed 10,000 Year Clock           >>          

 

SHARE THIS ARTICLE




REACH US


GENERAL INQUIRY

[email protected]

 

ADVERTISING

[email protected]

 

PRESS RELEASE

[email protected]

 

HOTLINE

+673 222-0178 [Office Hour]

+673 223-6740 [Fax]

 



Upcoming Events


Brunei Gastronomy Week
February 23rd, 2018 | 08:00 AM


Negara Brunei Darussalam 34th National Day
February 23rd, 2018 | 10:00 AM





Prayer Times


The prayer times for Brunei-Muara and Temburong districts. For Tutong add 1 minute and for Belait add 3 minutes.


Imsak

: 05:06AM

Subuh

: 05:16AM

Syuruk

: 06:34AM

Doha

: 06:57AM

Zohor

: 12:35PM

Asar

: 03:53PM

Maghrib

: 06:34PM

Isyak

: 07:44PM

 



The Business Directory


 

 



Kalimantan


  Home > Kalimantan


Kodam Xii Tanjungpura Turut Deklarasikan Masyarakat Kalimantan Barat Anti Hoax


 


 March 21st, 2017  |  08:52 AM  |   1055 views

KALIMANTAN BARAT - PONTIANAK

 

Inspektur Kodam (Irdam) XII/Tanjungpura Kolonel Inf Sudarmadi mewakili Pangdam XII/Tpr menghadiri acara deklarasi masyarakat Kalimantan Barat anti Hoax yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya, di Kantor Gubernur Kalbar Jalan A. Yani Pontianak, Senin (20/03).

 

Dalam sambutan Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya  mengatakan, acara Deklarasi sangat penting karena dengan Deklarasi, menunjukan bagaimana sikap merespon dampak negatif kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi, terutama terhadap penyebaran berita yang tidak benar dan tidak dapat dipertangung jawabkan  atau Hoax melalui Media Sosial  berupa  Facebook, Twitter, Intagram, BBM dan lain-lain yang menggunakan jaringan internet.

 

“Indonesia adalah Negara Ke-6 terbesar pengguna Medsos diseluruh Dunia. Oleh karena itu, pengguna Media sosial atau media online yang disebut Nattiizen kini terus bertambah karena hanya dengan mobile phone saja, mereka bisa bebas dan sangat mudah mengakses facebook atau twitter untuk berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan atau membuat berita, bahkan bisa mengedit, menambahkan, memodifikasi tulisan gambar, video, grafis dan berbagi model content lainnya”, papar Wagub.

 

Wagub menjelaskan, setiap orang yang dengan sengaja dan  mengakibatkan berita bohong serta menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi eletronik diancam pidana maksimal 6 tahun dan atau denda maksimal Rp 1 miliar sebagaimana tertuang  dalam pasal 45 A Ayat (1) undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi danTransaksi Elektronik (ITE).

 

Usai Deklarasi dilakukan penandatanganan Deklarasi anti Hoax di wilayah Kalbar  yang dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten dan Provinsi serta dari kalangan murid-murid SMA dan PNS Prov Kalbar.(Pdm)

 


 

Source:
courtesy of KALIMANTAN NEWS

by KALIMANTAN-NEWS

 

If you have any stories or news that you would like to share with the global online community, please feel free to share it with us by contacting us directly at [email protected]

 

Related News


Teacher Killed, Five Students Injured In Lok Kawi Accident

 2018-02-21 08:39:55

Liu Wen: China Supermodel's New Year Message Sparks Row

 2018-02-21 08:51:50

Short-End Treasuries Fall, Asia Stocks Trade Flat: Markets Wrap

 2018-02-21 09:35:48