|
HAVE YOUR SAY!
Post
your views on any subject under the sun but please avoid being vulgar
or rude. Brudirect is pleased to be your host and, of course, the
views you may air are yours alone and we disclaim any responsibility.
So go ahead enjoy and have your say!
Click Here To Join!
Click Here To View
Previous Have Your Say!
|
EARARSE
ULTRA NATIONALIST:
Don't try to add sugar and salt, if you are a gentleman why not
arrange a forum in front of the Malays. I challenge you won’t
dare to say what you have written here. I can tell you that you
will become dead meat, so my advice is*DONT PLAY WITH FIRE*
CINA BRUNEIAN JHN 10.01.2003*
|
|
Chinese
Connection:
You are right when you said, "the Chinese Pehin cannot
even speak Chinese or read or write it properly" However, he
can speak Hokkien, but not pure/properly ... ada campur Melayu lah!!!
I would consider him "Cina-Melayu" and he knows Quran/Islamic
politics quite well, I was told. Anyway, Cina or Melayu doesn't
matter, as long as he is loyal to the country and HM. kopi o
boy 10.01.2003*
|
|
pegawai
ABDB & Isteri:
OOOOI Dang limah, banar jua tu, membosan kan kali ah membaca pasal
scandal2 ani. It happens, I know but does it have to be
"advertised" here? Ruangan ani jadi macam tabloid tah
plang. penuh gossip, tuduh menuduh.........hmmmm.....susah hendak
percaya siapa yg bercakap benar..... Abc 10.01.2003*
|
|
Chinese
connection:
May be you think you are superior - Fine! Maybe you think your
girls are cute- fine! Banyak jua ku liat amoi2 bejalan2 pakai
pakaian yg sangat buntak dan ketat. SOME Paha basar2 nampak urat
hijau. That's cute? sorrylah. Bebe 10.01.2003*
|
|
Chinese
connection/Unknown:
Good one from "Dadidu's friend"..and look! What
traditional doctor is conning who?? Is that a Chinese tradition?
Cheat? oops... Just a short remark but I think that's would be
enough for the time being :) Brunei Jati 10.01.2003*
|
|
Alcohol
Licence: Another strong support:
Alcohol is sold in Brunei properties abroad so why not in local
businesses? Are we saying that if things are sold in Brunei
operations abroad we don't care whether it is halal or haram, but
when things are sold in Brunei it must be 100% halal. Aren't we
being too faced here? Make it a freedom of choice. Those who want
to drink should be allowed to. Those who want to abstain for
religious reasons would be able to do so too! As before. To be
strong Muslims one must live in the midst of the world's
temptations - including alcohol and overcome it. Not outlaw the
temptations! If we outlaw the temptations how do we prove to us
and others that we are spiritually strong Muslims? Come on wake up
and debate on the intellectual level. Not on the emotional or
religious level only. Budiman 10.01.2003*
|
|
Bruneian:
Before we embark into 21st century challenge, Bruneian Malay ought
to change their obvious "crab in the bucket" mentality
and change it into "mentality semut" i.e. sama -sama
senang dan sentiasa bersatu serta tolong menolong di antara satu
dengan lain regardless of class or caste. Bakar
10.01.2003*
|
|
Pengangguran:
Saya hanya ingin berkongsi dengan semua pengalaman dan perniagaan
saya. Saya pencen dari ABDB kira-kira 10 tahun yang lalu.
Usia saya baru 49 tahun. Dari mula saya pencen, saya dan
isteri saya berniaga sayur dan buah didepan rumah saya. Saya
membeli van untuk kemudahan pengambilan dan pengangkutan
sayur-sayur dari Lawas dan Limbang. Tiap-tiap Khamis saya ke
Lawas dan ke Limbang setiap Jumaat pulang hari. Saya
mengambil secara terus dari kebun-kebun sayur dan buah
ditempat-tempat tersebut. Minggu-minggu saya lakukan
sehingga sekarang. Sekarang saya ada 3 pembantu untuk
menjual digerai saya. Kira-kira 4 tahun lepas, saya mula
membuka kedai runcit dan kedai dobi didepan rumah saya. Hari ini
pendapatan saya bersih $3,000 sehari. Nasihat saya,
rajin-rajin lah berusaha, rezeki Allah luas. Bagi yang
berpelajaran, gunakan lah kepandaian dan berfikirlah. Dari
pengalaman saya, sudah 10 tahun saya mengambil sayur dan buah dari
negara jiran. Memang dinegara kita ada kebun sayur dan buah,
tapi belum mencukupi. Fikirkan lah! Dan begitu juga
dengan bekalan ikan. Sama-sama lah kita membangun negara
kita. Sulaiman sulaimantaha@hotmail.com
10.01.2003*
|
|
ABDB:
It's proven setenggah kamu ani pemikiran tolol. Why do you provoke
or threaten the wives. Don’t you think it would only
create more anger? Face facts these really happen, until you
stop mengatali laki org, then your life will be peaceful. I
know one lady officer, she should be your role model, and she’s
married, young & beautiful, polite too. That is what I
call a woman. A woman who destroys the happiness of another
woman is a whore, slut, bitch because these people do not have
hearts. Kawan 10.01.2003*
|
|
Samanosuke-pembetulan:
lurus sudah tu ejaan jawi atu memang catu, HA SIN BA ALIF LAM LAM
HA , di sana mana payah ada WAW, ejaan atu ikut ejaan arab sudah
tu, syukur jua kita prihatin atu.. sama-sama saja tani tagur
menagur ah Pemerhati 10.01.2003*
|
|
Alcohol:
Alcohol - What scientific/medical research says about alcohol
consumption (in MODERATION!) compared to your belief? Which view
is logical, credible and masuk diakal? Apa-apa pun perlu di fikir
secara rational dan logik, ya kan? Awang Cool 10.01.2003*
|
|
Mr
Ignatius Stephen:
"His thorough probing into every issue and impartial write
ups are the best. So too is his willingness to get his teeth into
an investigation. Mr Stephen is out on the street - out in those
restaurants feeling the pulse of Brunei." Thorough probing?
Yeah right! He'll just write anything that comes to his head to
fill in the spaces in BB. Out on the street - in those
restaurants? Yup, he'll be in the restaurants alright - in the
coffezones, coffebeans, empires all those fancy restaurants
where all the rich and "important" people hang out
with their "important" views. Yes, he is the man of the
people! Cheng Hos 10.01.2003*
|
|
Pegawai Wanita
ABDB: Pasal Pegawai Wanita ABDB ani memang banar. Nama-nama
yang kana sebut di sini ani bila kana selidiki pun memang banar
apa yang kana ceritakan pasal durang ani. Ganya memanglah bukan
tempat yang sesuai di sini ani untuk menceritakan keburukkan orang
lain. Dan yang kena sebut nama-namanya sini ani ambil baik saja
sebab kalau nada keulahan sendiri nada jua orang kan mengucap.
Pandai bisdia diam tu kalau sudah sangal. Tapi kalau biskita
melayan jua perkara ani indakan pandai abis.Ani ku dangar sampai
ada yang mencari PI... tah konon kan mentrack siapa menulis etc.
Sedangkan yang kena tulis ani memang benar. Abiskita kan mencari
PI ....cuma akan memburukkan lagi keadaan. Kalau diri kana
fitnah barangkali. Tapi kalau sudah banar atu talan saja jua apa
jua boleh buat terima saja hakikatnya perbuatan abiskita yang
telah lalu adalah satu kesilapan dalam hidup. Dan bagi yang sudah
berjaya menjadi madu kepada kaum sejenisnya.. tahniah memang
nyaman laki orang ani beranak tah banyak-banyak. Aku pun sadar jua
ku ikut-ikutan menulis sini ani... tapi bila memikirkan apa yang
ku tulis ani bukan untuk memfitnah tapi untuk menyadarkan... ok
lah.. dosa sikit saja tu jangan marah aaah... maaf ku arah
abiskita ah Pegawai Wanita ABDB.. kalau laki bisdia melayan dan
kamu tau mikirkan laki orang mana jua kamu mau tu.. yang banarnya
oleh sebab hidung basar macam kuda nada orang mau.. laki orang
laki orang lahhh...macam kuda .. kudalah.. asal dapat laki orang...
bariss.. baris sedia.. laki orang semua barisss.... yang parut
burui-burui belakang.. yang segak kedepan...... nah.. pilih tia
Pegawai Wanita mana suka...tapi ingat.. yang lawa saja dapat pilih
yang handsome.. yang cam kuda mesti pilih yang cam kuda jua..
fahammm? Pernah Lanji 10.01.2003*
|
|
Stay
Neutral:
I call for all Bruneians to stay neutral. Don't get involved in
other country's politics. We don't need to point fingers or
boycott other countries; we don't need to take sides. Interference
will only make us the bad guys because we do not really know what
is happening up front. Remember, Darussalam means Abode of Peace.
Don't spoil our country's name (and our own!) by interfering. Me
10.01.2003*
|
|
Apa
sudah jadi dg kerajaan kitani?:
Apa sudah jadi dgn kerajaan kitani ani kan? Kapih sudah kah? Masa
atu, malas ku kan menceritakan perkara yg sebenar: aku atu membuat
'claim', sekalinya sudah kesana, ia minta itu and ini. Sudah
datang kali keduanya, mintanya lagi yg itu dan ini. Geram jua hati
rasanya tu. Sekali katanya; andang-syarat bisdurang cematu, kalau
inda lengkap, inda tah dapat dorang memprocess. Sekali kali
ketiganya ku datang, katanya ada lagi ketinggalan. Padahal, apa yg
dimahukannya atu ah, ku sertakan sudah semuanya. Marah ku atu, ku
tanyakan tah, cuba deh, biskita tulis, satu persatu, apa yg kita
benar-benar mahukan ani. Tulisnya tia arah keratas. Nah, kali ani
tia, mun katanya ada lagi yg kan diminta nya ku timpalaki ia.
Sekali sudah ku kesana, kan becakap tia kedia lagi. Sekali, belum
habis cakap nya, banar eh, ku timpalaki, apa lagi ia mahu kan? Ku
lihatkan keratas yg ditulisnya segala apa apa yg dimahukannya ah.
Nyangku, tulisan biskita kan ni? Ingat kita yang kita menulis ani?
Semua sudah ku tick apa-apa yg ku sertakan ani. pandai ia terdiam.
Sudah atu, ku tanyakan, berapa lamatah kira-kirakan processnya tu.
Katanya, sebulan kedua bulan. BAH! Syaratnya banyak, minta itu,
minta ini, tapi processnya, batah. Jangan-jangan malas kan
berkeraja bah bisdia atu. Sudah ditanya-tanya kan, di kurek-kurek,
dirista-rista kenapa lambat atu. Nya: NADA BUDGET!!!!! Komeng
10.01.2003*
|
|
Alcohol
Licences - The Reply:
I still support Haji Mohd WL Abdullah's point of view. His
suggestions were well thought through. If B$7.0 million is spent a
month, that's B$84.0 million a year. That's a hell of a lot of
money to turn our backs on. Think what it can do for local
businesses. Some describe alcohol as 'air kencing syaitan' (the
devil's piss). If that is so why is alcohol served in our
hotels abroad? Don't forget we make profits from the sale of
alcohol abroad. If it is allowed in our hotels abroad, why not
locally? We seem to be selective in our halal-haram criteria. When
we agree with something and want to do it we say its halal. When
we want to avoid doing something or ban something we describe it
as "haram". Sounds hypocritical doesn't it? I remember a
conservation with a senior long serving enforcement officer. He
said that by banning alcohol we have only encouraged its smuggling
into Brunei. He said, "before the smuggling was from Brunei
to Malaysia. Syndicates were smuggling it along the beach in
four-wheel drives complete with armed occupants. It was up to the
customs officers in the neighbouring areas to stop the smuggling
as it was entering their territory." Now the smuggling is
inwards, from the neighbouring areas into Brunei. This has created
a major headache for the enforcement officers. So if we sell the
stuff on Brunei properties abroad why not just take off the ban
the stuff locally? This will have the advantage of crippling the
smuggling syndicates once and for all? Ben Lee
10.01.2003*
|
|
Parliament
House:
Why hasn't Brunei got a Parliament House of some sort? If we do,
dapat jua melihat arah tv, where segala chief kampongs, org atas2,
Ministers, etc bercakap and discuss with the probelms that arise
in Brunei. Take here, in England, for example. Everyday, they are
showing what's going on in the Parliament House and from there, we
can see, which one is really doing his job and care about
masaalah2 yg rakyat hadapi. We could see all the decisions made,
all the plans, and other issues that are transparent. Lagipun,
macam2 sudah masaalah di Brunei atu. Yet, sometimes,nobody seems
to care,even talk about it. Tahutah brunei atu, salah cakap, Go to
Prison! So why not diadakan parliament House? daripada
menteri2 kitani atu duduk di ofis tah ganya doing NOTHING! Lagipun,
our HM atu pun, mana jua kan selalu tahu apa masaalah yg kitani
hadapi. Harap kan bisdorang menteri atu becakap saja. Malas tah
dorang ingau. Kurang hasam kan? Seamus 10.01.2003*
|
|
Another
revelation:
The Malays are loosing out in business and now in politics. Why do
we need some Chinese Pehin to handle international affairs, do
they write the speeches for our leaders and basically do the
talking to outsiders. Singapore is stabbing the minority Malay in
their back and in a coup to force them out of the country by
non-violent means. First all job applicants must be Chinese
speaking except if you happen to be of Indian Christian faith. Now
they asked women not to wear tudong, one of the basic pillars of
Muslim religion, so these Malays will migrate to Malaysia or
Brunei. Changing streets name from their original Malay names into
Chinese name in Chinese characters. Then they are now a growing
Israeli businesses blossoming in that country. We need to learn
form this and don’t be blind. They have a fortress in Brunei at
Kota Batu complete with discos and bars and what have you. through
business and politics, they will hope to single us out. They have
conquered business, now they set to conquer politics through their
Pehin who sit high in government and diplomatic sectors. I have in
my list several Chinese Pehins, can’t say it here otherwise this
comment will not be posted. The insider 10.01.2003
|
|
A
reply to an ignorant slitty-eye toad:
Chinese connection said and I quote :"If you want cute, cute
girl, or cute, cute boyfriend you marry the Chinese right?"
And my response to that is: "If you also want a pussy or a
dick yg inda bebasuh and main palit pakai tissue paper, marry the
Chinese. If you're lucky, you might also see traces of the brown
stuff whilst doing it the doggy style. How utterly
disgusting!" Malay connection 10.01.2003*
|
|
Mimi:
Sorry mimi, I m not fat or overweight as you think.
You e-mail me so that I can send my pic to you. A couple of weeks
ago a young local lady had requested me to accompany her as her
'temporary boyfriend' to her company's end of year dinner. She was
even willing to pay me $200 plus free outfits for the party.
Unfortunately I dengan penuh hormat rejected her request because I
am already married and had to attend another similar party the
same evening. Actually I rejected her because I am too 'skinny'
for her and I suggested her to contact other man to accompany her
for the party - there are many unemployed people around who may be
willing to be her 'temporary boyfriend' and wished her good luck.
I think it’s ok for Brunei men to be overweight and fat.
This shows that they have lots of $$$$$$$ ..... may appeal to
those slims and beautiful ladies (yang sanang2 belurih laki kaya)!!!
Jan marah eh mimi...... Mus 10.09.2003*
|
|
Eararse
ultra nationalist:
How dare you insult us… Not all Malay are racists..bayi ko
anie..kalau kan bejumpa..bertumbuk..berbukut mari tah.. come
on..show me your shoalin kungfu! pendekar harimau jadian
10.09.2003*
|
|
Pengangguran:
Wahhh! bayangkan gaji seorang menteri $40,000 sebulan - that
amount boleh membayar gaji pekerja $500 seramai 80 orang. Kalau 5
orang menteri ..... 80 X 5 = 400 pekerja. Alum lagi dimasukan
jumlah gaji timbalan menteri!!?? ........ mudah-mudahan
pehin-pehin menteri dan timbalan pedulikan nasib para penganggur
di Brunei ani. Ruang parut seorang menteri sama jua dangan ruang
parut seorang penganggur kali ah? Mus 10.09.2003*
|
|
Bruneians
gullible?:
are Bruneians gullible in everything?… the elderly with their
MLMs, gold, shares, business, 'kains', house to house
salesmen/women and the youngsters with their sorry state lost of
identity and lack of maturity con doctor 10.09.2003*
|
|
Lesbianisme:
kenapa makin banyak bini2 yang ku kenali ani, inda tulen kan?,
paningku memikirkan samada menunggu lelaki gagah maliana kah? atau
andang suka bini2?..di skulah full bini2 atu maybe bejurit kali
eh? kenapa dayang2 suka barang sendiri, barang laki2 ani inda
cukup kah? atau laki2 brunei ani inda dapat diharap?. bini
lagi nyaman dari lelaki 10.09.2003*
|
|
Chinese
Businessman:
To Mr Bombatsi, I Know that most of the businessman
in Brunei Is Chinese Not The Malays. I don’t think you know The
Main Reason To This Phenomena. You Want to Know why then read
this! Malays Are Muslim And In Islam Gambling In Order To Earn
Money Is Not Allowed (haram) meanwhile Chinese community Will earn
thousands of Dollars After A round Of Game. And this will make
them filthy rich to start a business. Don’t get me wrong I'm Not
anti Chinese. It’s just facts. Apam Balik
10.09.2003*
|
|
Promod...are
funny!!:
mengenai bini2 sijenny sama si Paula atu bukan mewakili SEMUA
perempuan Brunei, its just a matter of opinion. FYI, I'm a bank
executive here with a pan-Asian face and a body you can only dream
of. I am half American and half Malay, but I don’t shout out
loud I represent original Bruneian, unlike the infamous Jenny and
Paula, besides I am really annoyed with the immaturity of MANY
Bruneian 'boys'. Yes!! They are not men. They are not husband
material. Especially boy swings and 'scrubs' bakas jelitawan
10.09.2003*
|
|
Bigots
and fanatics:
The damage is done. Let us together call for racial integration,
there should be no compromise on this matter as we now face a
racial divide; needless to say, it is, under the circumstances,
the only viable course of action available. There is no halfway
house when it comes to racial integration. This culture of
division is not going to do the country any good. Stop this
"Chinese blah-blah-blah, Malay blah-blah-blah" before it
gets out of hand. The culprits, no matter who they are, should be
hauled up for serious breach of behaviour by going against
national interests. The ministry should exercise caution when it
comes to appointing people to positions of authority whose actions
should be stringently monitored. Only those, irrespective of race,
colour or creed, who have the interests of the nation at heart,
free from racial prejudice, of right calibre, integrity and
honesty should be considered. Jaafar Munap
10.09.2003*
|
|
Terkenang:
Ada ku terbaca dalam suratkhabar Berita Harian Malaysia , ada
mengatakan buah pisang mencegah dari angin ahmar....amalkan makan
buat pisang .....Allah sahaja yang Maha Mengetahui.... Peminat
10.09.2003*
|
|
Open:
sebenarnya pengganguran di Brunei ramai....kesian benarku kan
dorang ani....tapi apa boleh buat bersabar saja, jangan putus asa
, cari kerja lain seperti membuka bisnes....syukurkan apa yang ada....tingkatkan
amal dan takwa...semoga Allah memberi Rahmat dan Kesenangan diri
dan keluarga...aminnnnn...... kesianku 10.09.2003*
|
|
Adopt
Chinese way of thinking:
I don’t think it is true any single race like the Chinese are
intelligent than others. This is about culture. The Malays need to
change the way they think. Chinese developed much faster than
Malays because of how they think. Do not let any force to use you
and control you. Think about it, if you all are free your mind, do
think without constraints, do what you think is right, not what
other people think, then you will triumphant. Chinese culture is
based on freedom of thought use it. racie ideal
10.01.2003*
|
|
In
support of Ignatius:
I agree with Quawi, Ignatius is a roving reporter and this is fact
and also roving in the dark and this is fact. " One night at
a dark parking lot at Kiarong"
stevens 10.01.2003*
|
|
HMG
should give unemployment benefits:
Dear Icha, Perantau and all concerned about rising unemployment in
Brunei Darussalam. My point in raising the issue with the higher
authorities is that since we don't have any Parliamentary due
process of law to pass bills of rights in our beloved nation, so I
put forth my strong recommendation for His Majesty's Government to
consider introducing financial aid (unemployment benefits/dole, if
you like) for all the unemployed citizens. If civil servants are
given "Elaun Kurnia Khas", then why are the jobless
being deprived of such generosity? For the VIP's (Very Important
Penganggur) to apply for jobs, they need spending money to buy
even a piece of paper, etc, etc. Look! Even though American
economy is currently in tatters, the White House still allocate
huge sums for unemployment benefits! As I mentioned before, the
Government has to consider as well that the unemployed in this
country doesn't only comprise the thousands of fresh
school-leavers and graduates but also hundreds of men and/or
single mothers who are in their late 30s, 40s with many mouths to
feed! Needless to say, why should our own people have to go
through hardships working in neighbouring countries or further
abroad when the country's economy are feeding thousands of
outsiders in this peaceful nation?! Keris Warisan fiberoptix9m@hotmail.com
10.01.2003*
|
Brudirect
Forum:
Assalamulaikum. As I scroll through the comments in the Brudirect
Forum, the level of hostility being generated by our people
saddens me. I understand that the forum is used to air grievances
and to bring to light certain things, which may not be right in
our society but it is another thing to incite racism, waging
verbal assaults on each other with no end and complaining about
unbelievably trivial matters. IS THIS THE LEVEL OF INTELLEGENCE
BRUNEIANS ARE CAPABLE OF? I THINK NOT. Can you imagine what goes
through a first time visitor's mind when he or she visits this
site and finds Bruneians fighting among themselves all over the
place? Most would just leave you guys to finish off each other and
laugh at the infantile mentality for their own amusement. Well,
not me. I'm a Bruneian, born to two cultural heritages; Malay and
Chinese, raised in a village by working class parents and earned
my education in UK through tears and struggle. AND I"M PROUD
OF BEING BRUNEIAN. HERE'S A WAKE UP CALL, WELCOME TO THE 21ST
CENTURY. The Internet allows so much freedom to express
yourselves, please channel positive energy and constructive
comments so not to embarrass yourselves in front of the whole
world. And don't say the rest of the world can kiss your *ss
because you don't give a f**k about what the rest of the world
think. It's important that you do, the world is constantly
watching, one way or another and some will take advantage of us
when they determine that this is the average amount of brainpower
in the general population. Do you think that most will use force
to overtake us? Too obvious. Influence through subtle means to
disrupt community ties and harmony, then you have social
discontentment to feed all sort of anti-establishment movements,
resulting in the collapse of the family structure and leading to a
disorganised society with low expectations and unimpressive
ambitions. RISE TO MEET THE CHALLENGES TO BUILD BRUNEI UP AS ONE
PEOPLE, BELIEVE IN!
THE BEST IN US TO PROGRESS TO THE NEXT LEVEL OF DEVELOPMENT,
STRIVE TO REACH BEYOND WHAT IS EXPECTED OF US AND ACHIEVE THE
HIGHEST ACCOLADES. In whatever life, in whatever social class, in
whatever race or whether you're red or yellow IC, IF YOU WERE BORN
ON BRUNEIAN SOIL, THEN YOU ARE THE SONS & DAUGHTERS OF BRUNEI
DARUSSALAM. YOU ARE THE FUTURE OF THIS COUNTRY, YOU WILL BUILD A
BETTER AND STRONGER NATION THROUGH THE COLLECTIVE EFFORT AS ONE
PEOPLE. YOU ARE OUR HOPE AND YOU ARE OUR PRIDE. Don't prove us
wrong and don't prove the pessimists right. Assalamulaikum. One
People,One Nation- Our Brunei 10.01.2003*
|
To
Chinese connection:
YOU said: The truth: the Chinese are superior lah. Brunei cannot
even do international relation without the Chinese Pehin. You need
the Chinese that is it. If you want cute, cute girl, or cute, cute
boyfriend you marry the Chinese right? See, you cannot live
without us. Chinese connection 09.01.2003
To Chinese connection:
The actual and painful truth: You're such a joker! Any more jokes
up your sleeve? Please stop all these traps and tricks. It's not
working dude cause we all know the TRUTH! By the way, the Chinese
Pehin cannot even speak Chinese or read or write it properly...
hehe sorry. Try again...
*gong xi fatt cai* Dadidu's Friend 10.01.2003*
|
|
Stop
racism and egoism:
I suggest comment yang ada pasal racism di sini ani di censor.
Bukann nya kan memblock freedom of speech, ganya nya, nada bukti
yang kukuh bagi Cina superior from Melayu and vice versa. In a way
each kaum ada kelebihan and kekurangannya. So, kepada yang men
ego-ego kan bangsa nya atu, sadar tah. Kamu atu tinggal jua di
Brunei and you all should be united bukan nya memecah kan
perpaduan. Kalau ada yang men ego-ego kan bangsa nya atu, jangan
tah di layan. Buat inda tau saja, though mbagi geram hati membaca.
Lama-lama pandai ia kelamuan tu. Orang yang ego ani selalunya
pelajaran nya inda seberapa, terutama tah dalam kes race ani.
Entah-entah darjah 6 pun nda pas kali, tapi iski kan ikut-ikut
dalam Have Your Say ani. Boleh jua ikut atu, ganya befikir tah
dulu sebelum menulis your opinion. Bukan nya ikut rasa hati saja.
Otak mesti jua di guna kan. Bah atu saja. Bye.
Hazy 10.01.2003*
|
|
pegawai
ABDB:
sangal sudah membaca scandal-scandal orang ABDB ani, tukar tah
scandal-scandal yang lain.....RBA sudah, ABDB sudah.... bah
scandal orang-orang hongkong bank kah, standard charts kah. DST
kah, BSP kah, RTB kah...........or jabatan-jabatan kerajaan yang
lain.......hehehe tukar-tukar angin lah sikit...... julie
10.01.2003*
|
|
Pegawai
Wanita ABDB:
Pegawai Wanita Tulin, duiiiii maaaaaa... yang kau perasaan kana
bubut ani kenapa? habis dah lawa mu perasaan mu kana bubut? mua
cam kau ani bah nada ku berani menjual sebab kana bali pun inda
laku.. kalau kana bagi pun ku inda mengambil. Sekali ku tanya
kawan ku di MINDEF macam ani.. 'Eh, siapa kuda baru balik krusus
atu ah? kana bubut banarkah? lawa? ' sekalinya kawan ku kali
pebaik ia melintas alum kami pernah kan mengangkat kirai... sian
sian....
Depan rumah Ustazah 10.01.2003*
|
|
ABDB:
Pegawai Wanita Tulin, Tulin sundal tah kau ani. You think you're
clever, perasaan diri boleh jadi bini kedua, with ulah macam ani,
you think pelakian mau memperisterikan kamu, sayang fikir lagi, to
pelakian kamu ani for them to feel young and needed. ok
kalau inda takut career, bah mari tah. why should we care
about laki kami if ia memalukan bini dengan ulah mata keranjang,
& ikut nafsu, biar ia gugur jua. Tapi most of kamu ani,
sebenarnya pelakian only joking, kamu yg penuh perasaan. Para
Isteri 10.01.2003*
|
|
Pegawai
Wanita ABDB:
Pegawai Wanita Tulin, rupanya kau tah yang kana ceritakan sana
sini ani? memang jua bah kalau sudah terasa diri atu besalah kawan
sendiri sebalah pun inda sadar masa menaip. Cani saja kau atu
sudah jua kana liat dari peringkat bawah naik jadi Pegawai patut
iskinya lain dari Pegawai lain.. kesian merasa naik dari bawah.
Jangan tah perasaan mun kau atu kiamat dunia baru tah kali ada
Pegawai beguna kan kau atu. Mun sudah macam kuda nada kali jua
lelaki teseliur. agatah beceramin dulu.. kau fikirkan jua mun
career gone bukan lagi biji mata mu putih tu nah 'NEINDAH' mu ah
turut tebeliak putih. Apa pedahnya cam daging buntu nada kana
jamah.... Isteri Pegawai Terakhir 10.01.2003*
|
|
Pegawai
Wanita ABDB:
Pegawai wanita the Sexiest, muahahahahahahaha… jadinya kau tah
yang paling seksi ani ? yang tangah-tangahnya bebutir atu kan?
patut nyaman. iatah patut selalu menjadi menjadi sebutan sal butir
mu atu lain dari yang lain.. sebagai lelaki ingin jua ku kan
merasa butir mu atu.. nanti tah ah bila kau free? Genuine
XLcpl 10.01.2003*
|
|
ABDB:
Pegawai wanita the Sexiest, barigali, perassan kau atu sexiest.
Pui....!!! 10.01.2003*
|
|
Reply
to Awang Cool:
SENDIRI KO DISANA ATU. APA MAZHAB MU AH?? Dayang Hot
09.01.2003*
|
|
Singapore
losing its appeal:
Who went to Singapore during the school holidays? Not many I
suppose. Most were in KL. Singapore has lost its appeal to
Bruneian holidaymakers. Not only it's expensive but lately its
arrogant attitude like banning tudong in school should already
signal how anti Islamic and pro Israeli that country is. Commenter
09.01.2003*
|
|
SEJARAH
ANGIN AHMAR:
To Hamba2, tertunggu tunggu: Syukur. Disebalik
banyak perkara-perkara yang tidak patut hangat dibincang diwebsit
ini, ada jua insan yang ingin benar benar mengetahui hal
ehwal ugama. Sila lihat http://www.sengkarai.com/sejarah_angin_ahmar.htm
Ada banyak lagi ilmu dan tauladan yang patut kitani ketahui
didalam website itu. Hamba 09.01.2003*
|
|
RBA
magazine:
I just arrived back in Brunei and while looking through the old
newspapers saw an article about the RBA. As a Bruneian and
an aviation enthusiast it makes me proud to know that we can make
a magazine that is distributed around the world. Brunei
Yakin 09.01.2003*
|
|
Nasionalistaipau:
Greeting everyone... wishing you all the best of luck and we
people don't like to talk big and called anyone SI PALOI or
whatever you call anyone and condemn anyone. I have many friends
especially Malays even have cousins who are Malays in all four
districts and I know what Islam and the Last Prophet Muhammad ever
taught all Muslims the way to live with non Muslims...
Please don't create unnecessary racism and condemning that will
cause unnecessarily dissatisfaction among us, no good you
know, what the Prophet had told us that we people are the same
only Taqwa to Allah is accepted in front of HIM!!! So stop
Mengumpating the Pegawai Askar Wanita and whatever topics caused
it also haram like you are eating the flesh of your cousin sand
brothers. Stop all the nonsense about the superiority because
there are no human who are superior than Allah..... May Allah
Bless you all..... Chan Tung Huat 09.01.2003*
|
|
Baik
bawa bertaubat kalau....:
Awang Cool, just wondering if you are a Muslim or
not. If you are, then baik tah bawa bertaubat immediately.
Makanan dan minuman ani kan jadi darah daging kitani bah ni.
Kalau kitani makan dan minum yang inda tantu-tantu halalnya, bukan
saja jadi darah daging kitani barang haram atu tapi zuriat kitani
pun tepalit jua atu... nauzubillah. If you are not a Muslim,
then forget about what I have said. Have a nice day. Hamba
Allah 09.01.2003*
|
|
Senyuman:
apa boleh buat sudah nasib suratan badan....coba terus coba
usahakan dan kejar lagi kerja atu , belum dapat belum beranti...kalau
boleh tanamkan sifat suka berniaga...bejual cara kecil-kecilan
dulu kalau maju buka perniagaan besar-besaran...nah kita yang
untung...banyak untung kan...jangan biarkan bangsa cina , india
berniaga ....sebolehnya kita org melayu jangan ketinggalan
berniaga jua apa saja asalkan halal....dan juga bukan jua kan
menyingkir bangsa atu berniaga , kalau boleh bawa bersatupadu
untuk memajukan perniagaan...sama-sama mengaut keuntungan,
pasalnya kalau dibawa berunding cara baik , baik jua hasilnya kan.....kan
halnya jua......dan lagi ku rasa banyak cara-cara untuk kita
mendapatkan kewangan , kalau rajin bertanam sayur-sayuran,
menternak, menangkap ikan , atupun kalau mau jua , dimana ada
kemahuan, di situ ada jalan....bah jangan marah eh...ani hanya
cadangan yg kecil saja.....berusaha , berdoa dan bertawakal satu
tangga kejayaan....mudah-mudahan dapat kerja dan mendapat hasil
yang bermanfaat. Ros 09.01.2003*
|
|
Hilang
kah?:
woi mana tia comment ku pasal Pehin Abas atu?? Kenapa tia comment
ku pasal Mr Manila atu jadi 2 kali??? Eh Mr
Editor... bangun laaaaa..... mana tia comment ku pasal Pehin atu???
Kana delete kah? Napa? Takut? Inda jua patut takut pasal ku liat
nama Pehin Hussein ada jua kana sebut...!!! Lain kali kalau kan
edit anything... biar edit bisai2... jgn sampai comment ku hilang
and comment satu atu jadi 2 kali... Blue Cabriolet 09.01.2003*
|
|
Alcohol:
Drinking send you to hell? Bull! That fits your conservative
views. Some drink, some don't. If you don't drink, that's your
business, but don't pandai-pandai, saying "you go to
hell." I NEVER get drunk (mabok), and outside the country, I
only drink occasionally, one or two glasses for socializing and
feel good/great. What's wrong with that? A bit is good for health,
especially when added to beef stew. I had tasted it in UK. Yummy! Awang
Cool 09.01.2003*
|
|
Any
German language class I can join?:
I’m very much interested in learning German language, so is
there any particular class run by someone or embassy where I can
join up? Thank Q. Evril LAVANGE 09.01.2003*
|
|
Racism
and organized Crime:
First of all, I respect the Chinese! They're born to be
businessmen. They are the people who have the wits. They can be
ruthless when they had to in order to restore order and respect.
Malay people should take example how they run their businesses.
The Myth that they are superior to us when it comes to business is
something that we cannot blame them for. We have only ourselves to
blame for this situation. If it wasn’t for this great
people, there won’t be Insurance Companies, Computer Companies,
Workshops, Department Stores (HUa Ho?!) in Brunei. So people
who ever started this plagued topic about racism, don’t judge
them in a bad way just because they’re much more successful than
Malay people. We should learn from them. I personally, would have
a Chinese man to be my legal advisor or business partner SHOULD I
ever become a businessmen. And about Organized Crime, yes
Chinese do have the "triads" but it doesn’t mean it's
their culture even though it's started ever since the 18th
century. Organized Crime exists among any human race. The bookies
saga, Chinese people from Miri or anywhere were blamed to bring
the 'gambling' culture to this virgin Country. Do not forget the
fact that MALAYS who are MUSLIMS wanted a piece of the gambling
action too! Sources that I gathered, confirmed that is not
JUST Chinese who running organized crime in this country. Other
'immigrants' from the old Japanese days started such cult too. Bombatsi~
09.01.2003*
|
|
I
AM AVAILABLE puan pegawai wanita ABDB:
Salute! Tabik! Hormat! I'm Major Baddie Loverboy alias (Ret.)
Major James Hewitt (ex-lover of late Princess Diana) reporting for
duty, ma'am. Ganya kediaku ani inda too pendek inda too panjang,
sederhana tapi mengancam jua i.e. just your average loverboy next
door lah katakan. Mari tia pegawai wanita kancang atu. Let me have
a go at trying my level best to make a damn good Muslim wife out
of her, Insya Allah. Who should I report to for her figurative
details and name and address? I'm serious! Major Baddie
Loverboy 09.01.2003*
|
|
To
Mus:
Fat, overweight, ugly, miserable, selfish, need to cover up - The
same things can be said for Bruneian men! Especially ones like
YOU! No doubt the other readers will agree that you are most
likely ALL of the above! So cover up - and shut up...there's a
good boy. MiMi 09.01.2003*
|
|
TANDAR
AWAM:
Mun tandas awam di Lantai Dasar di Yayasan SHB atu inda ku
kebersihan dan kebisaian. Rusak merusak,lakap melakap, habis
menggunakannya mestii tuang air pakai baldi untuk membersihkan.
Inda berapa bersih lagi tu. Terpaksa tah ku bersihkan sendiri
sebelum memakainya. Ubaya-ubaya nasihat ku kepada kaum
hawa,sentiasa lah bawa tisu basah (wet tissue) yang selalu pakai
memalit anak-anak atu. Sebab tisu atu amat berguna, apalagi kalau
time indada air, macam waktu aku menghadiri satu jemputan
keramaian di kantin JKR beberapa minggu lapas. Airnya tutup sama
sekali. Baik jua ada tisu basa atu. Dan pasal tandas-tandas ani,
baiktah diajarkan anak-anak kitani menjaga kebersihan, jadi durang
atu inda kira di mana, pandai menjaga kebersihan, dan untuk
keselamatan durang jua dari segi higienik. Anak-anak ku (bukan
memuji ni ah), ku ajarkan tu supaya mencuci tandas yang akan
durang gunakan dan lapik dengan tisu kering sebelum duduk di
atasnya (jika buang air besar), dan inda lupa durang jua ku
ajarkan membawa tisu basah dan kering. Pasal tandas-tandas awam
ani membari takut banar, mun menjangkit gatal-gatal saja, tapi
kalau menjangkit penyakit lain, bukan kah bahabar tu? SAMLA8692
09.01.2003*
|
SAYANG!:
I was just concerned about our country, Brunei been developed in
terms of everything that the other developed country did. One
thing disappoints me is the Bangunan Guru-Guru in Capital. It was
officially opened by HM but till now the building remains
empty...nothing inside, not used!! Apa gunanya ia diresmikan tapi
nda dapat digunakan.... liat dari luar look interesting tapi hanya
sebagai perhiasan saja nada guna kan......why don’t the use the
building....people can turn the view to that building to shop
rather than tertumpu ke Yayasan... membazir bah mun dbiar kan saja
macam matu... I hope the relevant authorities ambil maklum perkara
ani..
We love our country and want something new and interesting!!! Brunei
Youth 09.01.2003*
|
|
Tiang
Bendera:
Hantap jua. Tiang bendera pun menunggu kerajaan membari kah? Kalau
biskita ani patriotik, mesti biskita berikhtiar membuat tiang
bendera sendiri. Inda payah bah, aga saja kadai-kadai hardware,
cari tia batang paip yang sesuai untuk dijadikan tiang bendera.
Biskita ani luan ingin sanang tia ganya, teluan jua. Tiang bendera
pun mau yang FREE! Apalah! Kalau hendak seribu daya... Bruneiku
Sayang 09.01.2003*
|
|
Urgent
Comments:
Pagi tadi aku atu kan mempam tayar kerita ku. ada queue di stesen
minyak atu. then sambil menunggu giliran ku, teliat tah ku sebuah
pick-up Hasbullah Daud Construction (BP4250) mengisi minyak diesel
ke dalam tong di belakang pick-up atu. Pemandunya naik dari siring
& membuka penutup tong. liat punya liat, tenampak tah ku
tulisan jawi nama syarikat atu.. Location arah rear side..
ejaannya (huruf jawi) HA SIN BA (1 ayat) ALIF LAM LAM HA (1 ayat)
DAL ALIF WAW DAL (1 ayat). kalau disebut bunyinya HASBUALLAH DAUD.
terang dan nyata ejaan ALLAH tu dengan tanda sabdu &
panjangnya. sekiranya barangan yang ada design yang seakan2 bentuk
ejaan ani(kasut nike, cover rim) jadi isu keugamaan, apakah halnya
dengan yang ani? indakan pegawai melesen yang berkenaan inda ambil
perhatian. abis kena langkahi bah tu di pick-up atu. kan ku tagur
tadi, pemandu pick-up atu bukan melayu.. apa taunya. tukar lah
ejaan atu.. kalau HASBULLAH ejaannya HA SIN BA WAW LAM LAM HA. Samanosuke
09.01.2003*
|
|
Urgent
Comments:
Pagi tadi aku atu kan mempam tayar kerita ku. ada queue di stesen
minyak atu. then sambil menunggu giliran ku, teliat tah ku sebuah
pick-up Hasbullah Daud Construction (BP4250) mengisi minyak diesel
ke dalam tong di belakang pick-up atu. Pemandunya naik dari siring
& membuka penutup tong. liat punya liat, tenampak tah ku
tulisan jawi nama syarikat atu.. Location arah rear side..
ejaannya (huruf jawi) HA SIN BA (1 ayat) ALIF LAM LAM HA (1 ayat)
DAL ALIF WAW DAL (1 ayat). kalau disebut bunyinya HASBUALLAH DAUD.
terang dan nyata ejaan ALLAH tu dengan tanda sabdu &
panjangnya. sekiranya barangan yang ada design yang seakan2 bentuk
ejaan ani(kasut nike, cover rim) jadi isu keugamaan, apakah halnya
dengan yang ani? indakan pegawai melesen yang berkenaan inda ambil
perhatian. abis kena langkahi bah tu di pick-up atu. kan ku tagur
tadi, pemandu pick-up atu bukan melayu.. apa taunya. tukar lah
ejaan atu.. kalau HASBULLAH ejaannya HA SIN BA WAW LAM LAM HA. Samanosuke
09.01.2003*
|
|
Revelation:
Don’t be stupid. You Malays cannot live without the Chinese.
Where will you all be without the Chinese? Where will you be
without Singapore? You all will still live in the house made of
stilts in the thick green emerald jungle. ha ha ha. Think
before you say anything bad about we the Chinese. The
Chinese are better everywhere. We can conquer your country through
the sheer use of our much, much superior intelligence, but we
kesian you all, we do not do it, but beware don’t push us. Who
will the world sided if there is civil war, off course we the
Chinese. look at Malaysia, divided now into Singapore and
Malaysia. The world knows Malay cannot count for much, evidence is
Singapore, so much development, giving so many benefit to the
world. Common, just count your blessings and appreciate the
existence of Chinese in Brunei, without which you all will still
be like orang utan living on trees. Eararse ultra
nationalist 09.01.2003*
|
|
The
truth: the
Chinese are superior lah. Brunei cannot even do international
relation without the Chinese Pehin. You need the Chinese that is
it. If you want cute, cute girl, or cute, cute boyfriend you marry
the Chinese right? See, you cannot live without us. chinese
connection 09.01.2003*
|
|
Genuine
XLcpl:
Napa Genuine Xcpl, dangki ko nama si Ustaz Rock, sakit hati
mu.Kalau menulis pasal kan bekelahi, you are very good at it. No
wonder ko kena kick dari ABDB ko inda bepalajaran. genuine xcpl
tah ni, antah antah imitation ia tah inda kana gunai. Kan mencaci
org saja kerajanya. Pegawai wanita the Sexiest
09.01.2003*
|
|
INQUIRY:
Does anyone know who I can talk to if I have a work related
problem? I have already written to a few govt body but so far no
answers and it’s getting on my nerves. If possible, I would like
to seek an audience with His Majesty so that I can tell him how
some government officers are abusing their powers on their jobs. JAMIE
09.01.2003*
|
|
Life
cost less than 12 pairs of shoes:
Borneo bulletin 8.1.03 - "driver jailed 8 months for causing
death under influence of syabu" Brudirect 9.1.03 - "shoe
thief caught with 12 pairs and jailed" - 1yr 6 months.
Conclusion?? Life cost less than 12 pairs of shoes in Brunei...isk
isk isk.. Chinkanos 09.01.2003*
|
|
Pegawai
wanita & isteri2 pegawai ABDB:
Hanu, kalau sanggal skip pulang... you atu peyibuk jua. Hal
yg banar. Bah siapa kan investigate, ok tu, perkara ani yg
banar terjadi, nada d takut kan. Org investigate atu terasa,
ya tah... Eh aku pun habis cerita lagi sal wanita2 ABDB,
kalau ada baru nanti tah lagi. Masa ani memerhati ulah ulah
dorang. Limah 09.01.2003*
|
|
Bekerja di
perantauan:
Hello penganggur-penganggur terhormat. Banarnya biskita atu...
payah kadangnya kan dapat keraja masa ani. Mungkin kekosongan
jawatan yang ada sedikit... yang memohon ramai. Kalau bukan kroni
terpaksa tah kena kemudiankan. Macam kediaku ani nasib dulu pun
lebih kurang macam penganggur-penganggur yang ada masa ani.
Macamanapun kediaku mencuba nasib bekaraja di Kuala Lumpur (KL).
Alhamdulillah, kena terima jualah, dapat keraja dan gaji yang
lebih baik daripada yang sepatutnya aku terima di Brunei. Oleh
sebab di KL ani banyak pesaingan, tepaksa tah kitani keraja lebih
rajin dari orang lain. Insya-Allah, ilmu yang ditimba di KL ani
akan dibawa muleh ke Brunei nanti... boleh dikongsi-kongsikan. If
you can "sell" yourself, you can work di mana-mana,
including Brunei. Bekaraja di perantauan memang terasa sunyi, jauh
dari keluarga. Kalau dulu setiap minggu ada jemputan kahwin dan
boleh jumpa kawan-kawan, masa ani it's all work, work, work! It's
okey... at least bekerajalah jua dan menjarum EPF setiap bulan. I
can't afford to waste my time looking for a job. Jauh pun jauhlah!
Perantau 09.01.2003*
|
|
Doa
angin Ahmar:
Akum Hamba, apakah doa angin ahmar itu? Thanks Hamba2
09.01.2003*
|
|
Pengangguran:
Kan menyampuk sedikit pasal pengangguran ani ah.. well.. kalau di
liat tahap pengangguran di brunei ani semakin meningkat..
rata-rata people yang write in dalam ani menuding jari kepada
kerajaan. Kalau di fikirkan memang banar pulang, but biskita mesti
fikir, biskita menuding jari telunjuk kepada kerajaan sedangkan 4
jari yang lain sedang menunjuk diri kita sendiri. Kerajaan atu
bukannya satu perkara saja kan di kelinga nya.. tapi macam-macam.
What i'm trying to say here is.. jangan salah kan satu pihak saja..
why not, penganggur atu sendiri berusaha untuk dirinya sendiri.
Jangan jadi tukang tunggu dan berserah saja pada pihak2 yg
berkenaan. Kalau satu cara inda dapat eg. mengapply dari SPA
bekali-kali.. cari keraja di bidang swastakah.. bebisnes
kah..rezeki di bumi allah ani banyak .. yang penting pelbagaikan
usaha kita apanya orang.. di mana ada kemahuan di situ ada jalan.
In case you say that kelulusan yang di ambil nda banyak kraja yang
menyambut.. y not.. ambil short courses or workshop or apa
apa lah yang bermanfaat eg. Livewire atu.. so ada jua pengetahuan
baru dan memanfaatkannya utk mendapatkan pekerjaan yg lain ..daripada
menganggur betaun2 nada buat apa2. Inda ja? Memang mesti ada org
cakap.. "batah tia lagi kan abis blajar" .. well tempoh
belajar atu bukan satu isu besar.. biskita nda rugi apa2 tu dlm
tempoh biskita belajar atu.. yang penting kita boleh manfaatkan
pelajaran kitani atu dan usaha. Atu macam satu investment bagi
kitani.. so fikirkanlah .. mulakan dengan satu langkah dan dari
sana biskita boleh menuju ke tempat yg biskita mau. Icha
09.01.2003*
|
|
Pengangguran:
Kan menyampuk sedikit pasal pengangguran ani ah.. well.. kalau di
liat tahap pengangguran di brunei ani semakin meningkat..
rata-rata people yang write in dalam ani menuding jari kepada
kerajaan. Kalau di fikirkan memang banar pulang, but biskita mesti
fikir, biskita menuding jari telunjuk kepada kerajaan sedangkan 4
jari yang lain sedang menunjuk diri kita sendiri. Kerajaan atu
bukannya satu perkara saja kan di kelinga nya.. tapi macam-macam.
What i'm trying to say here is.. jangan salah kan satu pihak saja..
why not, penganggur atu sendiri berusaha untuk dirinya sendiri.
Jangan jadi tukang tunggu dan berserah saja pada pihak2 yg
berkenaan. Kalau satu cara inda dapat eg. mengapply dari SPA
bekali-kali.. cari keraja di bidang swastakah.. bebisnes
kah..rezeki di bumi allah ani banyak .. yang penting pelbagaikan
usaha kita apanya orang.. di mana ada kemahuan di situ ada jalan.
In case you say that kelulusan yang di ambil nda banyak kraja yang
menyambut.. y not.. ambil short courses or workshop or apa
apa lah yang bermanfaat eg. Livewire atu.. so ada jua pengetahuan
baru dan memanfaatkannya utk mendapatkan pekerjaan yg lain ..daripada
menganggur betaun2 nada buat apa2. Inda ja? Memang mesti ada org
cakap.. "batah tia lagi kan abis blajar" .. well tempoh
belajar atu bukan satu isu besar.. biskita nda rugi apa2 tu dlm
tempoh biskita belajar atu.. yang penting kita boleh manfaatkan
pelajaran kitani atu dan usaha. Atu macam satu investment bagi
kitani.. so fikirkanlah .. mulakan dengan satu langkah dan dari
sana biskita boleh menuju ke tempat yg biskita mau. Icha
09.01.2003*
|
|
KENAPA
DAN MENGAPA (BUAT PEG.POLIS):
kenapa dan mengapa barek polis inda dibenarkan memasang air-con,sedangkan
barek kerajaan yg lain bulih...bil electric sendiri jua membayar...tekana
flat bulih memasang...kami yg pangkat randah ani mau jua keselesan
bah....inda kan yg tinggal di-flat sama rumah pegawai saja yg
bulih mendapat keselesan....barek polis di-daerah lain dapat jua
memasang,kenapa ia daerah brunei-muara ani inda bulih,heran jua tu
ah....bulih tau kenapa dan mengapa...pasal pangkat randah atukah
inda layak mendapat keselesankah....?Awu klu inda yg pangkat
randah buat kaja alum yg atasan atu dapat nama kali..... PENGHUNI
BAREK POLIS 09.01.2003*
|
|
Jelitawan
lumpuh:
kesian ... lumpuh rupanya. . biar tia bah. ingaukan diaorg
atu kawin atau inda. diri atu?? ada sudah?? take care saja. jgn
sampai jari atu lumpuh jua karang. payah menakan keybord atu.. Promod
09.01.2003*
|
|
To
Hamba:
eh....terima kaseh atas uraian sejarah angin ahmar atu.
tapikan yang memberi sedeh nya, ia tah tu, doa nya atu nada bah di
penghujung tulisan atu.
Tolong dih, bagi tau bah doa angin ahmar atu. tertunggu
tunggu 09.01.2003*
|
|
Sambutan
Hari2 kebesaran di NBD:
Saya penghuni rumah kerajaan sejak berapa tahun sungguh kesal
kerana selama ini tidak dibekalkan tiang bendera seperti yang
dibekalkan di kedai-kedai dan rumah-rumah pangsa di Beribi. Tiap
kali Negara Brunei Darussalam akan mengadakan acara-acara
kenegaraan atau rasmi ada tah notis yang dimasukan ke dalam peti
surat yang menyuru akan sama-sama meraikan sembutan Hari
Kebangsaan, Hari Keputeraan dan sebagainya untuk mengibarkan
bedera Negara Brunei Darussalam. saya bagi wakil-wakil yang
tinggal di kawasan perumah kerajaan memohon kepada yang berkenaan
agar dapat membekalkan tiang-tiang bendera yang saya maksudkan itu
agar kami dapat meraikan majlis-majlis kenegaraan dan rasmi di
NBD. Penghuni Rumah kerajaan 09.01.2003*
|
|
buku
teks di pggmb dan uniform sekolah:
setuju ku tu pasal buku teks yang terpaksa di bali tahun tahun di
pggmb sadangkan masih ada buku teks bakas di pakai oleh abang
abang atau kakak kakak nya yang masih boleh di gunakan....sudah
tah kami rugi wang ringgit pasal membayar buku teks yang sama tiap
tiap tahun..satu lagi hasilnya buku buku teks yang sama betimbun
di rumah inda tahu di mana kan di salurkan dan di mana kan
menyimpan akhirnya terpaksa di buang sebagian nya. bukan kah
sayang dan membazir tu namanya..Coba tah tolong dihh beri saranan
pihak mana yang dapat saya salurkan buku second hand yang masih
boleh di pakai semula ani. Satu lagi saya hairan kenapa
pihak kerajaan khusus nya kementerian pendidikan tidak
menseragamkan pakaian sekolah anak anak kitani ani...kasihanlah
ibu bapa terpaksa belusir sana sini mencari/membuat baju sekolah
dan kasut sekolah yang terpaksa mengikut selera anak anak padahal
kalau kerjaan menetapkan putih dan sama jenisnya senang mencari ..kenapa
tidak mencontohi negara negara jiran yang sudah maju dan tidak
menyusahkan rakyatnya dalam menseragamkan uniform sekolah...kalau
anak satu inda juga apa tapi kalau ada yang anaknya ramai dan
pendapatan pun cukup cukup makan...kasihan ehh....camana kan tu....pikirkan
tah... sani 09.01.2003*
|
BINI2
LAKI2 PUNYA CERITA:
Jikalau katani ingati samula carita manusia ani yang dijadikan
ALLAH YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG bermula daripada Nabi
Allah Adam alaihissalam yang kamudiannya dijadikan Siti Hawa
sewaktu di syurga. selanjutnya terjadilah macam2 peristiwa
sehingga diperintah menghuni dunia, dan seterusnya beranak pinak
dan terjadilah kisah yang sedih dan duka, juga suka dan gembira di
kalangan manusia. mana2 yang tau manjaga diri (lahir dan batin),
insya-Allah selamat tia dunia dan akhirat, dan mana2 yang tau
manjaga lahirnya saja, atu inda tah katani tau tu, yang MAHA TAHU
ialah ALKHALIK jua tu. siapa2 pun abiskita yang manulis parkara
baik tantutah baik jua balasannya tu (tatapi yang pantingnya:
ikhlas; bukannya kan manunjuk2: kadiaku tah pandai: kadiaku tah
bijak: kadiaku tah mahir: kadiaku tah tau atu tau ani); mana2 yang
manulis parkara sabaliknya, tantutah ada jua balasannya tu: BANAR
INDA, USTAZ2 DI UBD? Baik bini2kah atau laki2kah, yang panting atu
ialah tau manja!
ga hati dan minda, supaya diri inda tarikut2 dangan parkara inda
baik. ada jua banarnya yang manulis dangan hasrat manyaru bini2
supaya pandai jaga diri, mun inda pandai atu, ia tah mudah kana
giring ka tapi tu. yang panting jua indung bapa masti tah tau hal
ani ... maapkan saya maapkan saya maapkan saya ... eh eh eh barapa
banyak maap daaaa ... mindasli sambalpusu@yahoo.com
09.01.2003*
|
|
Pegawai
ABDB:
Sepatutnya kamu yang pegawai ani menunjukkan contoh yang baik arah
orang bawahan kamu, ani inda. Adang tah macam atu. Baik pulang
pangkat kamu atu dibagi arah soldadu ah. Sebagai pegawai kamu ani
kan sepatutnya bertanggungjawap, berdisiplin dan dipercayai. Ani
inda kamu tah pulang yang disebaliknya. Iatah ku dangar kalau
soldadu yang berulah udah tah kana guardroom. Kalau pegawai mana
sampai ketahap atu tu. kana sokong ada pulang tu! inda adil macam
atu wah! Cuba tah adakan disiplin arah pegawai jua, ani inda arah
soldadu saja. Iatah nya orang kalau ketua udah macam atu apalagi
orang bawahannya. Yang inda bersalah pun terkana jua. Bukan atu
saja eh... macam mana tia pegawai atu kan menasihat bawahannya
kalau ia pun macam atu. Ish ish ish inda boleh jadi kalau macam
ani kan? Pegawai wanita dan lelakinya sama saja ulahnya. Fikirnya
pangkatnya atu dibawa kekubur kali. Iatah kitani jangan mudah
terkana oleh durang ah. Macam mana tah dorang ani menjaga kitani
kalau ada peperangan ah? Silap2 haribulan kitani pulang yang
menjaga dorang...hehehe.. maklumlah ada yang pengecut! Mana tia
pemerintah ABDB ani? Sepatutnya ia menasihatkan pegawai2nya.
Laksanakan tia tugas dengan betul. Adakan disiplin supaya pegawai
atu inda berulah macam atu. Memalukan saja! SeriBulan Seribulan@hotmail.com
09.01.2003*
|
|
Oshin
oh oshin:
To all brudirect citizens out there, saja kawan ku ani inda
mau-maunya kan menyuruh, anyone out there yang bolah menyokong RTB
utk menyiarkan lagi drama jepun Oshin atu kah?, bukan jua.... bah,
program di RTB atu membari boring hantap bah, kucing-kucing ku di
rumah pun inda berminat kan meliat, jangan tah kucing, amah-amahan
yang keboringan setelah sehari berkerja pun sudah kan pandai
demand inda mau meliat program brunei mau tia pulang Astro Ria
atau pun TV3, demanding jamu amah karang ani...So nya my friend
ani, harap harap tah barangkali org RTB meliat forum ani,
and tebuka tah ati bisdia kan menyiarkan rancangan atu. oshin
no 1 fan beequeen100@hotmail.com
09.01.2003*
|
|
Gila-gila:
Mana inda laki-laki tebubut-bubut kan bini-bini, terang-terang tah
pakaian atu menjolokkan mata, mengiurkan mata sang pria baik
bebini maupun bujang...nah lagi mau dirunding, suka malayan
laki-laki perasaannya kena sukai oleh laki-laki ani...apa lagi
bini-bini yang mengiurkan ani mau dibawa bejalan-jalan, mana-mana
laki-laki masuk asalkan ada belanja nya bini-bini ani...bertukar-tukar
pasangan, lepas seorang seorang...kadang-kadang perasaannya
laki-laki ani mau kan benar-benar tempatnya...kena janjii lagi tu
, bejanjikan menyediakan kerita mewah , bejanjikan menjadikan
isteri kesayangan...apa lagi mau eh bini-bini ani...tapi sudah
bersatu janji tinggal janji....akhirnya kecundang dan frust...inda
mau buat laginya katanya ..... imannya inda tia kuat buat lagi hal
atu .... layan lagi laki-laki atu.....sedar buat, sedar buat.....akhirnya
dosa dibuat.....hilang segala kecantikan, ketrampilan seperti
sampah ditiup angin..... Penyayang 09.01.2003*
|
Takraw
and Pg Haji Matassan:
Kasian jua JK Pestabaru dibantai oleh Pg Haji Matassan dalam Media
Permata dan kemarin dalam sukan radio jam 4.30 petang.
Ambong banar bunyi macam tah ia atu expert dalam sukan sepaktakraw
coaching dan management.Apa jua diri atu eh cakap saja tu dan kena
hasut oleh2 kawan2 rapatnya.
Setahu kami dan dari yang kami dengan masa ia jadi Naib Presiden
Pestabaru nada jua maju malahan mudnur pulang nada berusin dan
pernah ia anjurkan liga takraw daerah menjanjikan duit cash kepada
pemenang2 kejohanan sepaktakraw diberi cek tapi kosong sampai
sekarang p[un belum diterima cash prizes atu.Ia tah mengata dulang
paku serapih mengata orang ia yang lebeh.
Tau jua ia yang pemain2 dalam sepaktakraw atu rajin belatih
walaupun nada imbuhan dan semangat mereka kental dan demikian jua
AJK pun sukarela jua.Macam bola khabrnya mereka beralaon bulanan
dan ada alon latihan pun anda jua berapa maju dan sekali saja jadi
juara piala malaysia 99 dan lain2 kejohanan kaput jua.jadinya
adakah pg haji matassan pun berfikir bahawa AJK BAFA dibawah
pimpinan Pehin Dato Haji Hussain atu kucar kajir.
Sebagai bekas pemain Pg Haji Matassan mesti faham bahawa bukan nya
presiden dan ajk yang malatih pemain2 dan pemilihan pun miatu jua
kerana coach adalah professional dan diberi gaji lumayan dan
mereka lah yang bertanggong jawap mengenai kemantapan
pasukan.pemain2 pun jangan jua malas dan keras kepala nada mau
berlatih inda mau diberi fitness.bukan saja atu pendedahan dalam
dan luar negeri puin perlu jua tapi masalah kewangan persatuan
patut jua diambil kira.
Jangan2 cakap sesuka hati atu salah ani salah fikir dulu diri
sendiri atu bisnees managment pun lingkup dan bankrap kan
mentadbir persatuan tah ia lagi. kur semanagat.kan mengambil
kesempata kan keluar negeri saja tu at the expenses of persatuan.
Terim kasih dan semoga Pg sedar jua akan diri kita atu
ngian.jangan cakap sesuka hati without facts and figures.badminton
lagi kuat dan kental presidennya - menteri bah dan banyak wang
persatuan ani jua tapi ada pernah mendengar badminton selama anin
dalam sukan sea atau asian games dan lain-lain kejohanan dapat
pingat.jadi lemah tahu jua jk badminton atu inda pandai dan lagi
pandai pg haji matassan. Aljabar Noor aljabar66@yahoo.com
09.01.2003*
|
|
Car
prices:
Where is the car prices on the main page of Brudirect? It's taken
over by the Tourism board. How boring.. car agent
09.01.2003*
|
|
Kan
ikut bebaris hari kebangsaan:
Kan mencadangkan kepada Pehin (pen?) Hussein,
kami sebagai wakil pengganggur di Brunei nada kan dibuat, iatah
kan ikut bebaris dapan sultan nanti sempena memeriahkan sambutan
Hari Kebangsaan. Kami nada kan dibuat bah!. Kami boleh menari,
menyanyi, belakon, ketawa, membuat persembahan nanti dapan sultan
dan orang ramai dari seluruh dunia. Supaya pehin sadar mun nganya
bebaris biasa2, atu boring tu!. Ni nah kami ah! kotakan tia
pemedulian yang sepatutnya ada pada nama kementerian atu.
kebudayaan, BELIA!!...boleeeeeh?! adang menaluuu ani. pisang
dan anggur dua biji 09.01.2003*
|
|
Brunei's
or certain people?
Just wondering whether Brunei's latest economic outlook benefited
the VIP's the most. 95% VIP a.k.a Government and the rest 10% went
to the people of Brunei. Hmm? Is that fair? Why no public
announcement about our current and REAL economic status? pehin
atau pen? 09.01.2003*
|
|
How
far, how long, how much?
Funny this when we are talking about our new prospects from the
oil and gas industry, compared to the overall development of
Brunei. It's not balanced. Brunei could be better than Singapore.
Since there is no transparency in the Government, our future has
yet to be seen. Communication infrastructure is not sound for one
matter. limtat 09.01.2003*
|
|
KERAJA
SUDAH PANUH:
Cerita pasal pengangguran ani inda kan behabis. Dimana-mana negeri
pun berlaku. Lagi pun, macamana kan membari keraja orang baru ani
sedangkan keraja arah kerajaan sudah panuh. Pejabat sudah panuh.
Ada yang sampai mejanya dengan meja dangan sebelah atu kan bertemu
ganya lagi. Mun orang sebelah atu bini2, sudah tia karang ada
orang fitnah skandal atu skandal ani. Tinggi melangit pebaik
kelulusan kitani. Dimana kan diasak orang menganggur ani ?. Inda
jua patut orang sudah keraja atu kan dibuang, penganggur baru ani
pulang kan dimasukkan ?. Kan dibuat Jabatan baru ? Pejabat baru?
Sanangnya cakap. kalau indada kegunaan, buat apa bina yang baru.
Selagimana orang kitani masih mengharapkan keraja dengan kerajaan,
selagi atu tah pengangguran akan terus berleluasa. Baik tah pulang
berjual lauk dipasar gadong. Mun kamu kan tahu, ada penjual atu
belurih sehari $500. Mengalahkan pegawai kerajaan berkelulusan
ijazah M.A. Tolak modal ganya $250, tinggal lagi $250 sehari untuk
pendapatan. Yang berjual sayur hampir pasar gadong atu membaritau,
sehari kadang-kadang sampai $300. Modal ganya untuk membali minyak
kereta sama membeli biji benih sayuran. Tapi mun sudah ramai orang
kan bejual lauk atau sayur, inda tia lagi tinggi pendapatan.
Sampit tia jua. Akhirnya timbul jua masalah pengangguran. Ish...ada
masalah lagi. JPA (Jabatan Pengangguran Awam) 09.01.2003*
|
|
Kepada
sipaloi nationalista:
Paloi banar si nationalista ani, we don’t understand what
nonsense this nationalista is talking about. What
language pun we don’t know. Like Indonesian ada jua cakap nya
ani. Orang mana kan tu. Keluar kau eh. ultra nationalist
09.01.2003*
|
|
Siuk
sendiri:
Andangnya jua setengahnya laki-laki ani gauk , bini-bini kuat
mengatil...kalau suami berakal , walau pun tegila-gila atu ia
punya pasal...yang penting bini-bini jaga diri dan berakal jua...supaya
dapat di hargai....mun bini-bini pandai dan pintar walaupun gila
laki-laki atu...inda jua maruah bini-bini atu tegadai...tau jua
kali ahhhh laki-laki sebilangannya dapat menilai seorang bini-bini
yang baik maupun tidak baik...bagi kaum hawa jangan terus putus
asa.....cari dimana kesilapan diri kaum hawa atu...wahai bini-bini
beri berakal arah laki-laki, jangan sampai laki-laki atu
merendah-rendahkan kaum hawa...berpada-pada tempat yang baik...jangan
melampaui batas...sebab laki-laki kena cubit tiada bekasnya..tapi
bini-bini kena cubit nampak bekasnya...gempar seluruh dunia
bini-bini membawa keruntuhan akhlak disebabkan perbuatan tangannya
sendiri....wow ...perbaiki dan tingkatkan imej sebagai seorang
wanita tulin semoga menjadi wanita shalihah amin.... Manchogirl
09.01.2003*
|
Fasal
Buku Teks Sekolah:
Assalamualaikum...peminat-peminat Have Your Say!!!!
Kediaku ani menulis bukan nya fasal lain tapi fasal buku teks
sekolah yang dikeluarkan oleh jabatan kurikullum pendidikan
Brunei. Antah apa fasalnya buku-buku teks ani susahkan dicari
dikedai buku. Puas ku mencari buku English workbook darjah 6.tapi
semuanya abis dijual. mengapakan jabatan atu inda mencetak
banyak-banyak inda cukup lagi keratas di brunei ani, sampai
supplier memberi tahu arah kadai kaling atu, inda ada stock lagi.
Macam mana anak kan belajar, tahu jua bisdia ani kan
menghadapi peperiksaan PCE tahun ani.
Kalau sudah susah-susah baik tah tahun depan biar tah di sekolah
yang menjual buku ani...jadi guru-guru tahu masalahnya, inda jua
durang kan memarahi anak murid sesuka hati fasal inda ada buku
atu.Diberitahu di kedai inda ada stock lagi mana durang percaya.
Ada tunya...mustahil jua habis?
APA PANDANGAN AWDA...ADAKAH PATUTSEKOLAH SAJA YANG MENGGEDALIKAN
BUKU-BUKU TEKS ANI? Bapa Meradang 09.01.2003*
|
|
Mr
Manila:
alaaaaaa guys... Forget bout the oh-so-retarded Mr Manila's
comment... ia ani nada keraja bah iatah membuang masa membuat
stupid comments... just to get us all annoyed.. So tani biarkan
saja ia atu... because we all know apa yg ia cakap atu inda banar...
bini2 kitani sexy or inda sexy betanding ngan bini2 negeri lain
atu inda penting lah guys... yg penting kitani inda byk dusa (sal
inda meliatkan aurat)... kalau sapa mau digelar sexy, suka hati
dorg lah kan pakai baju ketat sampai nampak kismis atu biar dorg...
some day dorg akan berasa bedusa and biar Tuhan saja kerajakan
dorg.... tani just live with our own life as it is... janji saja
kitani happy.... tapi doesn't mean boleh makan berabis ahh... hehe...
kitani mesti jua keep fit for our health bukan pasal kan fit
supaya dpt pakai baju ketat... atu saja lah my comment.. Cheers to
all the ladies..... Blue Cabriolet 09.01.2003*
|
|
Mr
Manila:
alaaaaaa guys... Forget bout the oh-so-retarded Mr Manila's
comment... ia ani nada keraja bah iatah membuang masa membuat
stupid comments... just to get us all annoyed.. So tani biarkan
saja ia atu... because we all know apa yg ia cakap atu inda banar...
bini2 kitani sexy or inda sexy betanding ngan bini2 negeri lain
atu inda penting lah guys... yg penting kitani inda byk dusa (sal
inda meliatkan aurat)... kalau sapa mau digelar sexy, suka hati
dorg lah kan pakai baju ketat sampai nampak kismis atu biar dorg...
some day dorg akan berasa bedusa and biar Tuhan saja kerajakan
dorg.... tani just live with our own life as it is... janji saja
kitani happy.... tapi doesn't mean boleh makan berabis ahh... hehe...
kitani mesti jua keep fit for our health bukan pasal kan fit
supaya dpt pakai baju ketat... atu saja lah my comment.. Cheers to
all the ladies..... Blue Cabriolet 09.01.2003*
|
|
Thanks
but no hangover support Ben Lee:
Profitable spin-offs or not, Ben Lee, we Muslims don't wish to
share a fiery room with you in Hell. We understand it's only your
beer-head and liquor-brain talking. Why don't you open up an
Alcoholic Anonymous Forum website instead. Don't drink and write
and stay sober always! Osama bin Laden Jr
08.01.2003*
|
|
Kepada
Pehin²:Kepada
Pehin² D Brunei,Kalo dah rasa diri atu Tua,baik tah minta pencen
awal²,membuang masa dan usin Duli saja.Bagi tah chance kepada
orang² muda lagi, Diri atu puas sudah menugap usin rakyat dan
Duli,biar tia pengantinya orang² yang berperasaan terhadap rakyat.
Gaji Basar megalahkan Taman Jerudong Park, tapi menderma jarang
jua kedengaran,Kina tia saja ada namanya yang menderma.. Pencen
Tah Dan Segera Lah Betaubat,nanti mampus nda sampat bertaubat. Mr
T 08.01.2003*
|
|
Mata,
telinga, lidah yahudi tok ya JAGAL:
Benarnya wang ultra nationalist tok. Awas kamu situ, yang kasi
duit nya buat laman nih tu lah tu badan-badan berita yahudi di
Barat sinun ya, lepas tu nya dikirim ke pengintip rahsia kafir
bangsa penjajah tu ya! Pandai-pandai lah tu ya buat cerita sal
kelemahan-kelemahan dalam negara pasal duit dari wire agencies
antarabangsa masuk ja ke dalam akaunnya sab tu lah ada modal buat
laman nih, cam tok ya! Inda secara langsung ya jadi pengkhianat
musuh dalam selimut lah tok ya. Sal ya bukan orang kita ya peduli
apa ya kalau ya betul pembelot negara berdaulat cam negeri kitak
ya, nasionalista. Hati-hati yo kamu! sik ya ke sia 08.01.2003*
|
|
Siuk
sendiri:
andangnya jua setengahnya laki-laki ani gauk , bini-bini kuat
mengatil...kalau suami berakal , walau pun tegila-gila atu ia
punya pasal...yang penting bini-bini jaga diri dan berakal jua...supaya
dapat di hargai....mun bini-bini pandai dan pintar walaupun gila
laki-laki atu...inda jua maruah bini-bini atu tegadai...tau jua
kali ahhhh laki-laki sebilangannya dapat menilai seorang bini-bini
yang baik maupun tidak baik...bagi kaum hawa jangan terus putus
asa.....cari dimana kesilapan diri kaum hawa atu...wahai bini-bini
beri berakal arah laki-laki, jangan sampai laki-laki atu
merendah-rendahkan kaum hawa...berpada-pada tempat yang baik...jangan
melampaui batas...sebab laki-laki kena cubit tiada bekasnya..tapi
bini-bini kena cubit nampak bekasnya...gempar seluruh dunia
bini-bini membawa keruntuhan akhlak disebabkan perbuatan tangannya
sendiri....wow ...perbaiki dan tingkatkan imej sebagai seorang
wanita tulin semoga menjadi wanita shalihah amin.... Manchogirl
08.01.2003*
|
Stop racist/ultranationalist:
jgn terlampau racist ani..perlu di ingat bahawa perang dunia
pertama berlaku adalah di sebabkan racist..Russia terlampau kan
menyebelahi puak slav serbia dan perang dunia kedua meletus sebab
racist jua kerana hitler terlampau obsess kan bangsa aryan yang di
anggapnya superior daripada bangsa-bangsa lain..dan jangan juga
terlampau nationalistik...tahu kamu nationlistik/nationalism etc
ani adalah ciptaan orang barat...yang terlampau ego kan
bangsanya..sehingga ujudlah negara berbangsa {nation-state]...kemudian
idea ani di ekspotnya ke benua-benua asia/afrika--negara arab jadi
negara berbangsa -- so as afrika---sedangkan sebelumnya mereka atu
adalah satu (united]---negara berbangsa ani diujudkan oleh
orang-orang barat semasa zaman koloni atau imperialis bermula
1870an..apabila negara-negra ani sudah jadi negara berbangsa
terutama di middleeast -- semangat islam mula melemah kerana
mereka lebih mementingkan bangsa --- sebab atu sampai sekarang org
islam inda bersatu seb!
ab spirit national atu lebih di utamakan dari agama islam....di
asia sama jua..orang barat datang ketani semua pun
dipecah-pecahkannya jadi negara berbangsa maka tinggal lah islam
sebab atu kitani melaung-laungkan MELAYU dulu baru ISLAM BERAJA...bukankah
sekular tu..................CUBA FIKIR....SO JGN TAH TERLAMPAU
RACIST DAN NATIONALISTIK ANI..........ISLAM IS OUR WAY
BAH....baru cooooool. k2 k3 08.01.2003*
|
|
Pegawai
wanita & isteri2 pegawai ABDB:
Adangtah eh pasal skandal2 ani. sangal ku membaca. hanu
08.01.2003*
|
|
Banarnya
semala8692:
Tabik polis... fikirkan dan teliti bebaik nya urang ramai, jangan
dianggap negatif saja, banar pulang menjalankan tugas! kami hormat
TAPI.... kalau kawan-kawannya sanang-sanang saja lapas! nada
nampak salah nya tu walau betentat kah ia, rim sport basar hantap
kah tu, tayar luan lebar kah, bejamurankah di bonet belakang
kereta biskawan durang atu.. Dui! nda tah apa tu eh! atu baru
kereta.. balum rasuah, mendangar jua urang ramai kali ah! ayooo...
bikin malu sama penguasa saja! kereta? liat tah di barek-barek
balai polis, lagi rugged! kalah bukan pulis tu! sanang lagi keluar
masuk ke Balai... cuba tah di tinju-tinjau! balai Polis kitani ah!
jangan melampau... ubaya-ubaya nya KITANI urang brunei... Tabik
sekali lagi! terompak 08.01.2003*
|
|
ABDB:
Assalamualaikum.. Sangal jua udah membaca komen2 ani. Macamani lah...
Nada ada bini-bini yg rela diduakan. Jan tani bersorak ketawa di
atas kesedihan org lain. Awal-awal ani mengambil laki org.. esok
lusa org mengambil laki tani.. Its all up to us actually. Kalau
pun dikacau oleh laki org.. pandai2 tah mengelak. Walau pun inda
sampai tahap berzina... tapi setiap perbuatan yg membawa kepd zina
pun haram jua. To
Para Isteri.. Sabar... Cubaan dunia akhir zaman memang kdg2
menyakitkan. Berikan saja yg terbaik utk keluarga. Berdoa mudah2an
suami-suami kitani mampu menepis godaan. Kalau ia masih inda mampu..
sembahyang istikharah tah... Mudah2an diberi petunjuk. Jangan
kerana seorang lelaki yg bernama suami kitani inda mencium bau
syurga. To para suami... gunakan tah akal yg 9 atu untuk mencapai
hidup yg penuh keberkatan. Nafsu ani kalau diikutkan.. sampai mati
pun inda akan berkesudahan. Jan kerana seorang wanita kitani
menggelepar di neraka. Dunia sudah tua.. Sepatutnya kitani sebuk
menghimpun amalan bukan berpesta dengan kemaksiatan dan
kemungkaran. Sekadar ingatan.. Prihatin 08.01.2003*
|
|
Negaraku jua:
I agree with you jack koo! Brunei ani, nya org
brunei, entah ah, inda bertantuan. Terutama sekali, bangunan2 yang
terdapat di negara ani. Contohnya, bangunan2 komersial di kiulap
atau bunut, atau bangunan2 kerajaan yang lain. My point is, look
at the architecture, none is interesting. Cubatah, kepada arkitek2
brunei yang berbakat atu atau kepada siapa saja yang berkenaan,
designtah bangunan yang bisai2. Ambillah inspirasi dari negara2
lain such as dubai, singapore, dimana bangunan2nya, baik swasta
mahupun kerajaan atu ah, designnya sophisticated dan modern.
Apakan brunei ani, inda jua patut inda mampu kan. Mana tia duit
banyak2 atu? Ani ah, sudahtah bida designnya, inda lagi bertantu
tu susunannya, lintang pukang, contohnya d kiulap. And satu lagi,
highwaynya pun kuat berubah2 (take kiulap for e.g). Sekajap cemani
usulnya, sudah atu berubah tia lagi, cubatah tetapkan tah iman atu.
Ani ah, sudah berapa juta tu terbuang! Juliet
08.01.2003*
|
|
Pegawai
Wanita ABDB:
AkU.., Biar tia malar bab Pegawai Wanita ABDB ani. Kalau kau inda
suka jangan baca ok? Biar tia bah kami merupakkan Pegawai Wanita
ABDB ani lagi pun andang layak jua sudah kana kurapakkan... selagi
ulah bisdia capi-capi dan lanji ..selagi atu tah siok menulis
pasal durang ani. Ku dangar-dangar ada dua tiga orang Pegawai
Wanita merungut sebab kawan seorang membawa lumpur semua tepalit..
nah catu jua rasa bini-bini Pegawai ..seorang lakinya kana kacau
semua terasa ..macam kata pepatah kalau paha kanan kana cubit,
paha kiri pun terasa jua.... Bakal Datin 08.01.2003*
|
|
Pegawai
Wanita ABDB:
Panglima Harimau Garang, Aii? UstazRock
yang menulis orang sebarang lautan pulang terasa? lagi tia 'OUT'
Kalau sudah andang rock atu rock jua.. ubah tia diri atu Ustaz
dalam IRC pun makai nick UstazRock, nah kana
sambangi rupanya andang jua rock.. bah bila lagi belumba kereta? Genuine
XLcpl 08.01.2003*
|
|
cari
website??:
macammana nak lihat keputusan peperiksaan yang telah di keluarkan
oleh jabatan pendidikan. sebelum ni saya gunakan website
bruneians.yoll.net tapi skarang ni website tu tak boleh buka. so
sesiapa yang tahu mengenai nya tolong inform kat saya ok. trima
kasih. Leelen taz_yana@yahoo.com
08.01.2003
|
|
Ignatius
Stephen:
Wang ultra nationalist, dong like that... kalu no proof this
Brudirect belongs to him... sik bolih we all condemn him, orang
Islam no can road to say like this, because ah.. Our Nabi never
taught us saying this way. Bagus jua tuk kalu ada kedak ia, kalu
mau cakap, cakap aja, sibuh di di kata sidak Ignatius tuk orang
asing lah apa aje lah. So my advice kitak nak cakap.. cakap and
dong ngata orang sesuka hati yo... dosa tau.... nasionalista
08.01.2003*
|
|
ABDB:
Eh para isteri, jaga laki kamu atu, dorang atu inda jua saint.
So wat if kami be sms, bukan kami meniduri laki kamu. Kalau dorang
melayan, why not too. Ada terjadi seorang isteri pegawai,
bila tau laki begila with pegawai wanita, habis d sms nya dengan
perkataan kasar, padahal laki nya jua 2x5, tebubut bubut.
Konon nya if kedia ku inda stop, my career is gone. Nah mana...?
If I'm down so is your husband, in the end diri jua takut, cakap
basar. Eh para isteri, apa kamu kan buat kalaunya laki kamu
masih jua mau kan kami. Kamu putih bigi mata karang bila ia
banar2 bah. Pegawai Wanita Tulin 08.01.2003*
|
|
MIB
atau UGUT?:
Nah ani baru ya, anggota polis mangugut rakyat. Cuba jua
pikir dulu deh, negara ani berdasarkan MIB atau Ugut-mengugut?
Jangan kalau inda dapat menerima kritikan atu kan mengugut tia
pulang. Mun jua pasal komplen orang ramai atu kan jadi masalah dan
dianggap memburuk-burukkan anggota polis. Cuba baca baik-baik dan
teliti setiap komen atau komplen orang ramai atu. Ada jua banarnya
kali tu kan? Kalau setiap komplen atau komen kan diambil jadi
jahat saja, macam mana kan maju dan memperbaiki persatuan yang ada?
Rungutan orang ramai atu ada jua banarnya tu, walau inda 100%.
Macam kereta tinted (sederahana, bukan yang labih-labih macam
kereta orang atas-atas atu), inda jua kali melanggar undang-undang
tu. Kalau ia melanggar undang-undang, salah tia kali di negara=negara
maju yang undang-undang ani berasal. Mungkin ada banyak pengikut
di Brudirect ani yang banyak keluar negeri samada melancong,
belajar atau lain-lain. Banyak jua kali yang udah melihat
pemandangan di luar negeri atu. Inda jua seteruk di negara
ani undang-undangnya pasal kereta ani. Cuba tah pihak abiskita
keluarkan beberap jenis kebenaran untuk ubah suai dan
melawa-lawakan kereta dan dirikan satu pejabat khas untuk tujuan
pemeriksaan, ujian dan kelulusan ubah suai atu. Setiap pemeriksaan
dan ujian dikenakan pemilik kereta atu bayaran perkhidmatan inda
lebih dari BND$300.00. Jadi sesiapa saja yang kan melawa-lawakan
kereta durang atu tahu apa yang kan durang buat, dan tahu batas
ubah suai atu. Jadi kerajaan KDYMM pun ada pendapatan yang
diperolehi dari cara yang "LURUS" jua. Dan yang
mengganggur atu banyak jua bekerja. Dalam hal ani, potong spring
atau memendekkan kereta tetap dilarang, aku pun inda setuju tu.
Ani rungutan orang ramai inda mahu diambil tahu dan inda mau
penyesuaian dan pembaharuan dibuat, mana kan inda orang ramai
sasak. Dan pihak abiskita atu baik tah dicanggihkan alat-alat
kereta peronda dan juga di pejabat atu. Jangan karang ada orang
membuat panggilan talipon palsu inda dapat dilacak. Kalau rakyat
senang hati negara pun tenang. Dan ingat, kalau orang biasa
mengugut sesama sendiri berat hukumannya, tapi kalau anggota
beruniform berbuat miatu, lebih berattttt lagi wang. Atu saja,
jangan marah ah, dan ampun, jangan ku dihantam. samla8692
08.01.2003*
|
|
scandal
trend:
Trend masa ani be'scandal'! so far alhamdulillah me inda involved
though 3x kana offer oleh laki org, from 2 different man auto
monthly deposit lah, itu lah, rumah lah, anything i want be
given.. nyaman pulang bunyi the 'package' kalau ku 'dahaga' sangat
at least one offer i take, jadi tah.. tapi dosa mau ingat! Wifey
08.01.2003*
|
|
Minum
Kelapa atau Minum Arak:
Alhamdulillah...dengan adanya pengetahuan luas macam BK atu sudah
memadai untuk menutup mulut semua urang yang inda puas ati tentang
PENGHARAMAN ARAK, semuga kitani mengambil iktibar dari BK atu....
Tentang penyeludupan masuk ayam/daging/talur dari negara jiran atu....nampak
nya semua urang di Brunei anie alum lagi berapa
paham mengapa kana buat cematu.....kalau abiskita kan mau
tau lagi, negara2 sahabat Brunei dari Timur Tengah lagi mengikut
jejak langkah Brunei Darussalam dalam membali makanan anie....dalam
erti kata lain, Brunei lebih maju setapak dalam memilih makanan
dari luar negara supaya rakyat Brunei selamat 7 keturunan dari
memakan ayam/daging/talur yang inda tantu asal usul nya....walaupun
disembalih dengan basmallah, tetapi kebersihan dan kesihatan mesti
lah dijaga....anie ajaran Islam ang sempurna. Semuga kitanie semua
hidup didalam aman dan sentusa, makan minum dijaga, jangan sampai
mendapat darah daging yang tidak sempurna, USUL MENUNJUKKAN ASAL,
baik berwaspada dari awal, jangan sampai ulah anak Brunei makin
inda sempurna.... cheers..... ^_^ Glaswegian to be....
08.01.2003*
|
|
Organized
Crime in Brunei??: I
need more details in this case. Any replies highly appreciated! Familia
Infamia 08.01.2003*
|
|
lapar
banar pehin ABDB atu:
luan banar jua diorg atu sampai usin laburan askar pencen pun d
minjam.ingat usin nininyakah?mentang2 ada title sukatinya mbuat
camatu jack koo 08.01.2003*
|
|
Racist:
Theres a saying ... "Chinese are the Jews of the
east" ... about this Chinese being more superior than Malay,
in fact the Chinese think that they are more superior than to any
other race. .. This goes way back in history ... there is this
Chinese dato' in malaysia said in an interview on TV that the
Chinese in ancient china regards other people as 'BARBARIANS' or
as he interpreted in Malay "Orang Liar" !!! anti-anti
08.01.2003*
|
|
Air
oohh.......Air:
aku hairan ah napa jabatan air atu, tau udah paip malar bocor
diLumapas, usaha kan tah. Ani batah2 sama jua dari dulu,
asal air kurang pasal paip bocor. Inda atu yang biasa lah,
ada something wrong from Layong. Eee....beri garam ati.
Tau udah pagi2 org kan mandi apa, biar tia labat air a2 kah.
Mengusai atu biar late night ke midnight kah. Ani siang2 atu
org menyuci baju, memasak apa bah 2. Eh...napa kan inda kan
pandai faham ah. Kamu jua sangal menjawab org balik2
menelefon apa. Padme 08.01.2003*
|
|
Unemployment:
Unemployment; Saya sangat tertarik dengan beberapa komen
daripada beberapa individu dalam forum ini terutama keris warisan
dan anak tiri drp cairo. Masaalah ini adalah isu yang tidak
pernah selasai. Kerajaan telah mencuba ways and means to
solve the problems yet it still depriving. Antara lain cara
yang telah dilakukan if you all can recall ialah daripada Labour
Department iaitu Skim Apprentis dan dibantu oleh beberapa private
sector. Sounds nice and seem to solve if not partly
quarterly of the problems. However, it never can be done
overnight. There is no magic or bujang segandam.
Unemployment affected by many factors. Biskita can name them
one by one. Walaupun Brunei di kategorikan dalam developed
country, years ago but pembangunan nya tidak selaras. Kalau
dikaji darisegi pembangunan akedemik atau pun infrastruktur atau
pun kesihatannya sedikit sebanyak setanding, but pembangunan
industri maseh lagi jauh ketinggalan daripada negara yang
membangun yang lain or worst if compare to some developing
countries. Pembangunan industri dan perkhidmatan yang sangat
berkurang membuat kan lepasan universiti left
unemployed..sometimes mismatch with the requirement. Dalam
hal ini nampak nya perancangan pendidikan dan keperluan daripada
agensi kerajaan lain tidak selaras. Walaupun few years back
pendidikan had request requirements of the areas to be filled up
immediately by locals. But perancangan ini kurang berjaya
sepenuhnya sebab terdapat calon tidak ada atau pun memilih
terutama dalam bidang yang kurang digemari especially bidang
teknikal atau sains (medical is excluded). Apabila
penyerahan sponsorship kepada penuntut hendaklah diterangkan
keperluan mereka untuk pengajian atu. Contoh medical.
Lain hal yang menghantar siblings sendiri. Some government
agencies must work closely with each other and now another
agencies will come up another remedy to solve this issue. I
may say it will become a duplication of work of other existing
agencies or else we are starting from scratch and at the end we
will go to nowhere. IF we look at grassroots level, bukan saja kan
berusaha to solve unemployment saja, but we look at our
population. one may wonder, how industry develops very fast if
market is minute i.e miniture elite market. Compared to
Singapore, it is smaller than Brunei yet with about 3 millions
population their national market is even look promising.
Bebalik semula kita kepada unemployment. kebanyakan ini adalah
graduates.belong to middle management or junior executive. dimana
Brunei can accommodate such a big number for them. If we
only can offer them for teaching or as for anak tiri from Cairo.
dimana she or he will go to? Private sector?mendokong kemajuan
sektor swasta? Kebanyakan graduates sudah menganggur dalam masa
yang agak lama. They are worn out and wasted slowly. I
remember interviewed one of them yang sudah lama menganggur for
almost 3 years, graduated from overseas, but when asked very
simple questions related to the job and his areas, unfortunately
he couldn't answer well and it saddened me very much. Beliau
kehilangan pengetahuannya. However, there are some lucky
graduates yang telah berkeraja diluar negeri, with good payments,
siapa yang rugi? Our graduates are country's valuable assets..so
please everyone out there have your say. Mariah
08.01.2003
|
|
PETUA:
mengapa
kian banyak terjadi begini ada yang menggilai suami orang atau
sebaleknya.kitani ini sebelum kawin ada panggangun meberi tahu ani
patut dibaca semasa belayar,bahkan macam2 jua , pada ustaz2
tolong tia surah apa patut dibaca supaya mengelakan perkara ini
jangan berluasa ... Kan ku ajar baca ani takut salah tia ,supaya
suami isteri terasa nikamat berumah tangga hanya orang inda beguna
kan orang lain selain suami atau isteri akan tetapi ada yang
meneggor salah tia sirik tia, baik jua meneggor atu saya terima
jua . Akan tetapi ini tujuan saya paham tah abis kita semata 2
merukun rumah tangga kalau salah jangan tah diamalkan. Syaratnya
sembahyang hajat 2 rakaat bermohon pada tuhan semoga bekekalan
dunia dan akhirat kalau salah seorang menemui tuhan niatkan
kalau sudah pergi biarkan tia suami atau isteri kawin lagi
bacaannya :bismillah sampai abis jangan lupa lemak manis.. Atau
berisalam dahulu.....????? 7 rasa engaku rasa rasa bertiti
sapanjang rambut... Jangantah diabis kali...itu baru bayangan dan
acah2 aja kalau mahu tahu siapa saya orangnya selalu minum dikedai
kopi dibandar jalan roberts waktu pagi sahaja jumpa lagi
Ray 08.01.2003*
|
|
Re:
This isn't fair!!!!!!!:
Dearest Stacey, Let me update your knowledge
pertaining to the Free Education offer to PR. Recent reply form
Ministry of Education (MOE) in Borneo Bulletin regarding
a complaint more or less same as what you had addressed.
WHY NOT FREE FOR "A" LEVEL EDUCATION. Smart person like
you might have read the comment and the reply made or if you
haven't let me retype the statement: MOE had agreed to reduce the
Fees fo "A" Level from B$225 (Science Stream Students)
and B$220 (Art Stream) to B$130 per month. Although at the moment
the new policy does not apply to "A" Level but there is
at least a REDUCTION on the fees. This shows that MOE is trying
its very best to help the PR on this matter. I know you just want
to express what you should think it be but please be rational. Rosalinda
08.01.2003*
|
|
Truth
about eSpeed:
to respected users of eSpeed. There is no such thing as instant
email, no such ridiculous thing as 128 kbps, no such thing as
video streaming and net meeting in this country. In other
countries, yes it has been around for a long time. In Brunei our
own technicians are just a normal computer technicians, having a
degree major in computer science and some just diploma as network
administrator. There is no dedicated Internet professionals, no
dedicated real network experts. Nothing. As a result our Internet
network and Internet connection are the worst in the world.
that’s the truth. This is an insider reporting. The
insider 08.01.2003*
|
|
Alcohol
Licences- A Support:
I wish to support Hj. Mohd WL Abdullah on his suggestion to
reintroduce alcohol licences in Brunei. It is refreshing to see
such a broadminded and tolerant comment from local Malay. The
licence can be given out based on a lottery system to the winning
tenders. Besides the entrepreneurs mentioned don't forget others
such as RK (of KE), ASC (of RVH), PAHAR, PBM, PHKPAR etc. Give the
licences to local entrepreneurs on condition they employ OTHER
LOCALS. For example: Ibans, Dusuns, Chinese and any Malays who
feel no religious prohibition in working for these firms. The
customs declaration and forwarding of the drinks will also have to
be done from port to these business premises. It is hoped these
forwarding companies will also employ locals. So from the awarding
of alcohol licences one gets the spinoff or bonus in creating
employment for locals. Think about the customs taxes, which will
be collected for the taxable duty imports on these drinks. The
government benefits in terms of increased revenue. Haji Mohd. WL
Abdullah's estimate of B$800,00 spent at weekends is a realistic
estimate. That's B$3.2 million a month on weekend consumption. If
daily consumption is included that figure could easily top B$7.0
million a month. At the moment all this money is leaking out to
the surrounding areas. This money can benefit locals if spent
here. Given a chance which entrepreneurs would pass up the
opportunity to do such a profitable business? Haji Mohd WL
Abdullah's idea is logical and makes strong commercial sense.
Right now we seem keener to give the advantage to foreign
businesses in the neighbouring areas rather than helping our local
businesses instead! Ben Lee 08.01.2003*
|
|
Blind
us from temptation:
I have to agree with ultra nationalist. Our problem in Brunei
stems from our own blindness to what is going on here in our own
land. Our country is slowly controlled by foreign pests, using the
weapon of temptations so called "freedom of speech" in
various alleys especially the medias to dictate where the country
would be for one goal and one goal only, that is to destroy us,
breaks out family institutions, topple our long established
culture for one and all and all for one, wipe out our religion and
annihilate our race. Using medias such as Brudirect to the same
tactic and evil of Israel and its Zionist cronies, driven by the
words of Satan to destroy the religion of god. Think about this,
today only Islam stands between Satan and heaven, where Satan
would do its best not to let humanity win the heaven. This is
Satan’s final battle, using all he have to destroy Islam, but
look with all the power and evil words of Satan's tools, Islam
still standing but barely, we need to be more patient. But evil
will fail good will prevail. No matter how strong they seemed to
be, how mighty they look. We stick together for the sake of peace
and humanity. Our forefathers fought even a greater enemy than
this, we will prevail. "To god who art in heaven, forgive us
our sin" ... "guide us in this time of hardship and
blind us from temptations". The one 08.01.2003*
|
|
The
truth about gays and dykes...:
To Han's fan (I'm a girl by the way) : Whatever dahling... You can
say that I'm jealous, a clerk, a girl once ditched by the
so-called hetersosexual Hans or whatever your heart
desires... because as far as I am concerned, I know who Hans is
and I know what he's like. FYI missy, you're only admiring him
from afar whereas I, on the other hand, know this fellow inside
out and guess what honey? He isn't what he seems. Aga tah ko
layah-layah in front of him without a shred of thread on your body
and I bet you a million bucks that you ain't gonna see his lil
willy do its thang. By the way, has anyone got an invitation to
Hans' wedding to Aini Tuah? What a joke! A dyke marrying a fag!
What is this bloody world turning into! Rupert Everett
- not! 08.01.2003*
|
|
racism:
ini pasal cina sama melayu ah! mengingat cerita p ramlee
dulu2..ingat biskita?!..so kalau kitani hidup sebumbung di brunei
ani fikirkan saja."dia punya nasib dia makan, lu punya nasib
lu makan, apa salah lu makan sama2". kalau ada yang kan
memalui cakap pasal makanan cina orang melayu makan, talur tah tu!!.
kemajuan brunei ani sama2, cina melayu fikirkan. tebayangku, kalau
laki bini, melayu cina, cemanatah ceritanya tu, kalau api
perkauman ani dimarak-marakkan?. pontianak damuan
08.01.2003*
|
|
Irresponsible
journalists:
Why do journalists tend to write things up about stuff that have
no truth behind it? When requested to come and talk in
person with the people concerned, they said they were tied up.
Isn't it the job of a journalist to actually jump for the story
and have thorough research so that readers have clear
understanding of what is being covered in the story? PLEASE
BB journalists - clean up your act and rise to the occasion
whenever! rosalinda 08.01.2003*
|
|
TULISAN
RTB 07.01.2003 – FORUM:
Terima kasih kepada kadikita yang meliat forum atu dan merasa
kurang senang kerana penyampaiannya menggunakan bahasa asing dan
sememangnya inda bersesuaian dengan nisbah penduduk negara katani
yang majoritinya berbahasa Melayu. sebagai orang Melayu katani
patut menggalakkan orang berbahasa Melayu dan mengurapakkannya di
mana-mana supaya bahasa katani ani tetap subur dan digemari oleh
semua bangsa di dunia ani. orang yang pandaikah atau mahirkan
berbahasa asing jangan tah luan ambung, kerana kemahiran atu
sifatnya sementara saja tu, lagi pun bahasa asing atu, misalnya
tah english language, bukannya asli inggerisnya tu, yang kudapat
fahami, bahasa inggeris atu pun hasil daripada campuran
berbagai-bagai kata dari eropah, jadinya katani ani jangan tah kan
ambung-ambungkan, yang katani ani fasih berbahasa asing atu. yang
patut katani tanamkan dalam diri katani ani ialah gunakan tah
bahasa melayu dengan betul, jangan luan main antam-antam saja,
yang nahunya inda betul pun dibantai-bantai jua, macam jalama
penyampai di siaran tv dan radio di negara ani yang main syok
sendiri. ya tah jua manyababkan orang ramai yang mimang inda
berapa tau pasal nahu ani, menganggapnya lurus, bisdia pun
ikut-ikutan tah jua, jadi tah 2x5 tu. justeru itu, hubaya-hubaya,
fikir dan semak kamus atau tanya kepada yang tahu...@maaf jikalau
biskita terasa tersinggung, kan halnya jua, yang patut ditegur atu,
wajar jua ditegur, supaya ada rasa insaf dan mahu membetulkan
segala kesilapan yang pernah dibuat. jumpa lagi. CIKARMINDA8103 Ucop
08.01.2003
|
|
In
defence of Ignatius:
OOh how could those untrue words about Brunei's, most popular
reporter, be printed? Ignatius Stephen is an institution in Brunei
and should not be attacked. His thorough probing into every issue
and impartial write ups are the best. So too is his willingness to
get his teeth into an investigation. Mr Stephen is out on the
street - out in those restaurants feeling the pulse of Brunei.
Viva La Ignatius. May your efforts go on forever! Quawi
08.01.2003*
|
|
Mr
Ignatius:
This is in reply to "ultra nationalist"..please note
that not all businesses are run by Bumiputra, as the government is
encouraging foreign investment into the country, attitudes like
yours will do more harm to the country than to Mr Ignatius. You
know why Mr Ignatius can publish and operate BruDirect because he
has more support from higher authorities than you. As for
Bumiputra run businesses, are you running a business yourself? Is
it making millions of dollars? Or are you just sitting at home
waiting for a foreign company to come and offer you partnership...
John 08.01.2003*
|
|
penganguran:
tentang isu penganguran ani -- sebenarnya boleh di reduce jika
kerajaan mengujudkan peluang perkerjaan yang baru. kerajaan brunei
jangan takut membuka peluang keraja yang baru pasal brunei banyak
usin!!!!!!!. setahuku banyak lagi profesion yang brunei belum
terokai dari sesimple-simple perkerjaan sehingga ke tahap yang
preofesional yang boleh mendatangkan faedah pada negara. kalau kan
di list out betimbun!!!!!! (bukannya guru atau doktor saja peluang
keraja yang balik-balik dilaung2kan] kerajaan mesti ingat rakyat
mempunyai hak atas kekayaan brunei atu......untuk rakyat menikmati
kekayaan atu caranya wujudkan perkerjaan -- jadi rakyat bukan saja
dapat menikmati kekayaan negara dari wang gaji yng di terima tapi
ianya juga menguntungkan negara. fikir baik-baik ni -- bukannya
kan lapas tangan --- ingat tu despartation can cause a lot of
problems...orang yang mengangur ani desperate ni..good luck. k2
08.01.2003*
|
|
Nippon
Maru:
With all due respect, Herbert Glenn P. Reyes, sorry to learn that
you were one of the victims of that tragic accident in 2001. But
for more detailed and official response to your enquiry, I suggest
you contact your Alumni (SSEAYP) Association in Manila. Perhaps
they could liase with the Brunei parties concerned on the outcome
of the inquest, if they haven't done so already. I thought it was
already settled amicably but you ought to go through proper
channels formally, just to be sure. Ace2Islam
08.01.2003*
|
|
Pegawai
Wanita ABDB:
Oiiii AKU, nah you ani ketara dusanya, bukan boring tu, tapi
terasa. Kenapa kan, perkara ani banar. Until ABDB
management does something to implement firm rules against the
officers & juniors then we wives will stop. Selagi
perkara ani terjadi, selagi atu kami menjatuhi nama ABDB. Isteri
Pegawai 08.01.2003*
|
|
Ultra
nationalist - One-sided?
To Ultra nationalist: To say that Mr. Ignatius
Stephen or this Have Your Say section is one-sided towards Israel
is really ridiculous. The reality is, majority of the contributors
had been extremely one-sided towards Palestinians (suicide bombers
= freedom fighters = Jihad) and anti Bush/US. I am sick and tired
of hearing these biased views. The reason why AlQaeda &
Taleban were defeated was because US-Bush were 'good' people.
Allah blesses good people! nationalist2
08.01.2003*
|
|
Kad
IBB Baru:
Siapa ada mengalami problem dgn kad etc IBB baru atu. Ani my
xperience, bila ku enter pin number ia terima,dah tu aku kan check
bakinya.katanya salah pin number padahal lurus sudah ku enter pin
number kalau inda cana ku bolih masuk. Selepas atu ku cuba keluar
masok lagi ok di terima and then try to change pin number ...BOH!!...
di talannya cia.Ani kan org kan beguna duit. pakal saja kapak
bomba atu jauh dari etc machine ahhh..kalau inda bemara tu machine
atu ku kerajakan...hehehe jangan marah nanti keluar unknown dgn
gigi kapak nya. Anyone share stories about kad etc IBB baru atu.
Peace to unknown Nismo 08.01.2003*
|
|
Pegawai
Wanita ABDB:
TO SPECIAL PRIVILEDGE (affairs-polygamy), I know you're a woman,
dari segi perkataan mu atu. Aii sudah kau jadi seorang
isteri then will you realise why. Jangan menguna kan "Dalam
Islam, 'polygamy' (maximum 4) diberikan kepada lelaki" as an
excuse memuaskan nafsu, tuhan membari lelaki 4 quota ada sebabnya,
walaupun ia mampu. Think 08.01.2003*
|
|
Unemployment:
This is not current news. We have to consider the employment
situation here. To work in govt sector, it really depends on job
vacancies in that sector. But if you are related to any higher ups
or married to their kin, then, a post can be made vacant
specifically for you. So, normal folks, tough luck! As in private
sector, which govt dept do we associate unemployment with? To me
it should be the departments, which give approval for foreign
workers to work here. But is it easy to fully put the blame on
those departments? A big NO! Because if the departments
concentrate entirely on jobless locals, other parties(company
managers) will complain, either verbally or by writing, giving
copies to much higher authorities in order to get what they want.
Also some of these managers are the higher ups or someone related
to them. So no matter what, their applications WILL be approved.
Usually these managers employ a large number of foreigners. Hence,
opportunities for locals decrease. Regarding jobseekers being too
fussy & job-hopping from 1 company to another while waiting
for offers from the govt sector, it does happen even though not
all the time. I think that’s why some companies prefer to take
in foreign workers. Who should tackle this problem? We must
remember that jobseekers includes all those that are not employed
& looking for work, no matter what their academic
qualifications. We can start by selecting simple jobs for those
with low academic qualifications, I mean, do we need expert ice
cream man from the Philippines to hand us an ice cream cone?
Can’t we train our locals to serve in a restaurant or assist us
in a supermarket? I'm tired... going back to sleep now.... one
good thing about being unemployed, I can sleep whenever I want
to... Jubei 08.01.2003*
|
|
Penipu
dan Pengotor....:
kisah ani belaku di arah tandas awam di Yayasan yang bebayar 20sen
atu..atu ok baik jua bebayar atu..insyallah tejamin jua kebersihan
dan keelokkan harta benda tandas...ani kisahnya tukang jaga
pilipin jamban atu..tadi aku ani ke tandas sana atu..ok baya 20
sen..buat-buatku menanti labih duit ada pilipin bini2 lain
tarus-tarus masuk tam=ndas atu nda payah bebayar...aku pun
heran..ku tanya c tukang jaga tandas yang jua pilipin atu..eh
kataku nda payah bayarkah tu perempuan atu..katanya'tidak payah
itu pekerja jaga kedai sini juga' ..aku pun ok lah..tapi terasa
jua macam ia atu bedusta...so aku pun tunggu Q lapas bini2 pilipin
yg dalam tandas atu..tau kamu apa, udah ia keluar tisu buangnya
dalam lubang tandas...aku pun marah..ku cakapi..so masa ku kan
keluar tandas atu, ada lagi datang bini2 pilipin lain, tarus jua
masuk nda bebeyar..ku tantang tukang jaga tandas yang pilipin
atu..tunduk ia tarus..nda jua halnya kalau durang ani nda payah
mbayar ok,mana tau 20 sen atu untuk dikirimnya ke PILIPIN...
tapi ani udah tah nda payah mbayar pengotor bah...lapas atu aku
pun masuk di salah sebuah kadai di yayasan atu...buat-buatku milih
barang ku tanya tah salah seorang sales girl di kadai atu, samada
durang mesti mbayar kah nda kalau masuk tandas di yayasan
atu..katanya bayar eh... so nyata tah c tukang jaga tandas PILIPIN
atu menyalah gunakan tugasnya ..ia itu dengan tidak mengenakan
bayaran kepada kawan-kawan sebangsanya...kepada pembaca Brudirect
semua, ani bukannya aku mengomplen ani pasal bayaran 20 sen atu,
atu memang aku sokong, tapiinya adalah pasal c tukang jaga PILIPIN
atu n Tersangat PENGOTOR orang sebagsanya yang disuruhnya masuk
nda payah membayar sekadar 20 sen atu...... anak Brunei
08.01.2003*
|
|
Apa
kena dengan awak ni MAMAT ?:
Bila masa saya tulis pasal awak ?. Nampaknya awak ni bukan orang
Brunei tulin sebab tu awak tidak faham dengan apa yang saya tulis.
Kali ini saya tulis menggunakan bahasa Malaysia. Soalan saya
kembali, apa kena dengan awak ni MAMAT atau BINCANG2 SAJA ?. Saya
tulis pasal ALIM, bukan pasal awak. Jangan perasan ya. Tulisan
saya itu saya tujukan pada orang yang memakai nickname ALIM yang
suka menghina orang, yang sasak (dengki) bukan terasak-asak,
dengan ceramah ugama. Sasak dan terasak-asak adalah dua perkataan
yang berlainan maksud. Dia hina saya dan BK sebagai 'ekor'. Ini
perbuatan orang kurang hajar biadap. Saya tujukan tulisan saya
pada orang yang memakai nickname ALIM, BUKAN PADA AWAK. Mana saya
tau awak alim betul atau tidak. Awak nak tolong orang atau tidak
itu awak punya pasal lah. Lagi sekali saya tegaskan, tulisan saya
tempoh hari bukan ditujukan pada awak tetapi saya tujukan pada
orang yang menggunakan nickname ALIM. Dan awak bukannya ALIM kan
?. Jadi, kenapa pulak awak y6ang terusik ?. Sebelum buat komen,
minta bantuan rakan untuk memahamkan tulisan orang terlebih dahulu.
P/S: Ishhh...buat apa saya nak tulis pasal awak ?. MAULA
08.01.2003*
|
|
negaraku:
aku dari dulu sudah inda puas ati psl negara tani ani.contoh nya
taman jubli d kiulap tabiar inda bejaga .klau bisdurang bepikir
pandai buatlah jeti batu!!! jgn kayu !!krg balik2 meusai .cubatah
buat tpt mainan kanak2 ataupun ada 'HAPPENING" JGN KRG DPAKAI
STAHUN SKALI.banarkah taman atu harganya 4 juta?tapi
taman jubli atu nampak mcm bukan 4 juta .bunga2
nya mati.eh! nanti tah ku sambung lagi .ada lagi kan ku curahkan jack
koo 08.01.2003*
|
|
website
pix:
can Brudirect put the missing children's pix on its main web page,
albeit a small one, to help people remember their faces. Many
thanks. ibn syariah 08.01.2003*
|
|
Sexsy
Bruneian Gal:
I bet some of the Bruneian Gals are very gorgeous and damn sexy
compare to those other Asian gals. That why a lots of Bruneian men
have lots of affairs outside their marriage with Bruneian Gals? I
my self really admire by looking at this new and trendy generation
of sexsy Bruneian gal. God help meeee. Realman
08.01.2003
|
|
Pengganguran:
Inda dapat dinafikan memang ianya satu masalah yang besar yang
mesti ditangani oleh semua pihak sebelum ianya menimbulkan
perkara-perkara yang tidak diingini. Seorang kawan terpaksa
menganggur kerana diberhentikan oleh majikan yang mengalami
kerugian. Beliau tidak mengalah dengan keadaan. Beliau
mula berjual donut bagi menampung kehidupan nya dan juga keluarga.
Beliau mendapat keuntungan kurang lebih $1,000 sebulan...bersih.
Itu hanya dengan menjual donut, dua kali sehari, pagi dan tengah
hari. Sudah setahun beliau berkecimpung dengan penjualan
donut ini. Dapat dirumuskan disini, yang penting ialah
kemahuan. Dimana ada kemahuan disitu ada jalan.
Mudahan kawan saya ini akan mendapat ketenangan dalam hidup beliau.
AwgMohammad 08.01.2003*
|
|
Medical
Forum last nite 6/1/2003-rtb:
siapa membuat rancangan atu?...berita kah? kalau namanya berita
andang siuk sendiri, cakap inda serupa bikin, ingat iklan, dari
org brunei untuk orang brunei?...andangnya inda kan pandai sadar
cemana kan menyampaikan maklumat dgn berkesan. mun sudah penonton
brunei inda faham, matlamat rancangan inda berjaya..FAHAM joe
jambul!!! bahandur gurung 08.01.2003
|
|
Racist:
Now I wonder, kalau semua bangsa Cina d suruh balik ke China and
bangsa India kena suruh balik ke India aku ani balik ke mana ni ah
heheheeh d lahirkan d Brunei but my blood sudah mix laaaaaa dari
darah China, arab, dusun, kedayan heheheeeheheh so where should
aku balik ahhhh.. Come on laaa guys these people are innocent laaa
jangan d sebabkan orang yang inda educated or educated but nda
menggunakan otaknya dengan betul ketani orang Brunei no matter apa
bangsa berpecah belah olehnya ntah2 c Unknown atu bukan orang
Brunei saja kan menyuruh tani berpecah belah so let us ignore him
or her okkkk byeeeeeeeee Darah Campur 08.01.2003*
|
|
Pisau
cukur:
kan tau adakah inda orang pernah tekana bini2 pisau cukur, atau
ada bini2 yang pisau cukur sana atu. gold diggerkah, apakah.. hal
ani terjadi arahku and kan tau whether I'm alone in this and kan
tau kenapa bini2 tergamak jadi pisau cukur ani? uhuk! Uhuk! achee
johari 08.01.2003*
|
|
bukan
brunei nyanta:
c paula lawa?!! lawa pasal mamanya adalah!! tapi kan becakap ia
wakil brunei? cali tu eh! walaupun ia org brunei tapi terus tarang
ia inda mewakili SEMUA perempuan di brunei. berapa banyak yang
hasil kahwin campur? dan si paula ani, jenny 2 X 5 lah!, kalau
bapanya inda famous, atau ia inda becakap pasal separuh melayu,
nada kitani tau yg ia ani melayu. kalau ia ke UK, jadi urang putih
tia!, lain muha, lain perangai..dan lagi, berapakan udah umur
diorang ani? alum kahwin kah? memilih orang kaya yang inda peduli
dara atau inda? jelitawan lampuh 08.01.2003*
|
|
Pegawai
Wanita Askar.......:
He he siok jua membaca Pegawai Wanita Askar ani....hebat jua...andangnya
bah tu zaman IT mestilah ada affairs baru lah ada um...kan
dikatakan selalunya orang ada affair ani orang berpelajaran rendah...tapi
sekarang ani inda jua macam atu...pegawai Wanita jabatan
perkhidmatan Awam pun Yang gajinya superscale c pun mengambil laki
orang jua.....padahhal d Brunei ani mengikut statistik kaum lelaki
lagi ramai dari wanita.....tapi laki orang jua lagi nyaman dan
romantik....betul kah?....aku mahu join club mengambil laki orang....supaya
inda ketinggalan kerita api lah.....di mana apply can someone tell
me apply ka kementerian Pertahanan kah atau Jabatan Perkhidmatan
Awam?....he he excited ku..... Gian 08.01.2003*
|
|
Orang
Tempatan kerja Di Sykt Swasta:
Assalam alaikum, Sebanarnya batah udah kan ku cakapkan ni tapi
barutah terlaksana, di tahan tahan sakit saja hati, baiktah di
kongsikan di dalam ruangan free ani kan diapa tia. Aku ani Rakyat
di negara ini jua, memang original ni. yang menjadi sakit hati ku
ani pasal orang tempatan ketani bekeraja di swasta inda kana
kelinga oleh orang yang sepatutnya bertangung jawab. Kadang kadang
mendangar pegawai kerajaan yang bercakap "anak tempatan ani
inda suka bekeraja, inda mau keraja, malas keraja, inda panadi
keraja" sakit bah hati ani. perasaan ku batah udah akuani
bekeraja di swasta, mun kita kan tahu rasa nya kanbebiangsung udah
jubur ku inda jua kana ucap orang tempatan ani bagus , pandai,
rajin, padahal kalau bukan orang ketani yang bekeraja mana diorang
( majikan) punya kompany maju atau untung. mun ganya dapan boss
basar ketani durang macam sotong , pasal mengampu nombor satu.
bersambung.... Rustam 08.01.2003*
|
|
Chinkanos:
Hi there, Chinkanos.... Thanks.... I don't mind having another
friend... There's no such things as too many friends.
Have you guys realised that the traffic lights near SOAS College
& St' Andrew's School are terribly annoying? If you are
driving from Kiulap towards Bandar, did you guys ever realised
that the lights changes VERY fast? I've encountered it so
many times, after the 4th or 5th car (if you are lucky because
there're some drivers who like to take their sweet time to
accelerate), and the lights quickly turn red. This has
caused traffic congestions everyday. Doesn't anyone from the
relevant dept actually know about this problem? Or are they just
simply having the malas-tah-ku-ingau illness like always??
Do something PLEASE!! peace & harmony
08.01.2003*
|
|
ABDB
dan sebagainya:
Lurus kah cara abiskita yg kan mengeluarkan nama2 org yg
berscandal2 atu di forum awam anie? Jangan catu eh.. Mun org yg
beperangai nda senonoh atu tah di ucapkan nada bemaruah, jangan
tah diri kan ikut 'membuang' maruah sndiri. Perkara cani doesn't
happen di ABDB saja, mana2 pun ada. Mun kan di bocorkan nama2
durang atu krg, nda kan memalukan keluarga nya. Nda pedah2 org
nada salah2 pun kana. mcm tah durang atu suka jua ahli keluarga
nya berulah catu! Mawar Biru 08.01.2003*
|
|
SEJARAH
ANGIN AHMAR:
Penyakit angin ahmar ialah penyakit mati sebahagian badan yang
biasanya datang secara tiba-tiba dan sukar pula diubati. Walau
bagaimanapun dengan rahmat Allah SWT kepada hamba-hambanya maka
melalui Nabi Muhammad SAW, umat Islam dikurniakan doa yang sangat
mustajab dan besar faedahnya bagi menjauhi penyakit tersebut.
Penyakit angin ahmar ini mempunyai sejarahnya tersenderi, telah
ada semenjak zaman Nabi Sulaiman AS. Semasa baginda mengadap
segala rakyatnya termasuk segala jin, manusia dan binatang,
tiba-tiba baginda merasa bangga diri. Dalam hatinya berkata
siapakan makhluk allah yang tidak mahu tunduk kepadanya. Seketika
itu juga menjelma satu makhluk seperti lembaga manusia yang besar,
gagah, hebat serta garang. Nabi Sulaiman AS terkejut dan
mengeletar lalu bertanya kepada lembaga itu siapakah dia dan
mengapa ia datang. Lembaga itu menjawab bahawa dia adalah
Ar-Raihul Ahmar(Angin Ahmar) iaitu penyakit yang amat berbahaya
dari lain-lain penyakit. Ia di beri kuasa untuk mendatangkan
kesakitan kepada anak cucu Adam, termasuk boleh memersap ke dalam
urat saraf, darah dan otak seseorang sehingga hilang akal. Nabi
Sulaiman AS segera mengarah panglima-panglimanya agar membunuh
Ar-Raihul Ahmar itu, namun lembaga itu menjawab bahawa tiada
sesiapa makhluk yang boleh membunuhnya, lalu segera menghilang.
Angin Ahmar masih ada hingga zaman Nabi Muhammad SAW dan pada hari
ini. Pada zaman Nabi Muhammad SAW, cucu baginda iaitu Saidina
Hassan bin Ali pernah terkena penyakit rongga dan keluar darah.
Ketika itu, turun Malaikat Jibril memberitahu bahawa Hassan
terkena penyakit Angin. Lalu baginda bertanya adakah ubat
penawarnya. Jibril menjawab 'ada' lalu ghaib. Sebentar kemudian
kembali memberitahu Rasulullah bahawa Allah SWT telah mengurniakan
doa mustajab bagi sesiapa yang membacakannya walaupun sekali
seumur hidup. Baginda pun membaca doa ini, lalu Saidina Hassan pun
sembuh Baginda menganjurkan kepada para sahabat agar mengajarkan
doa ini kepada umat Islam yang lain. Kepada mereka yang terkena
penyakit Angin Ahmar, hendaklah berusaha mengamalkan doa ini
seberapa kerap, terutamanya selepas solat. Sesetengah ulama
menulis doa ini dengan dakwat pada mangkuk atau pingan putih,
kemudian di basuh dengan air lalu sebahagiannya di sapu pada
anggota yang terkena penyakit tersebut.
Hamba 08.01.2003*
|
|
Mr
manila:
to mr manila, keep your big mouth shut this is a
Muslim country, if you want to do whatever you want or as free as
you like go back to your own country, we don’t need you here,
there are many more Bruneians who can run the country. Cheerio Pare
08.01.2003*
|
|
Buku
lama:
mengapa ada sekolah private yang glamour (pggmb)inda membolihkan
anak muridnya memakai buku buku teks bakas kakak/abang yang
terdahulu untuk tahun berikutnya sadangkan masa ani baguna bah
duit yang d pakai untuk membali buku buku yang TERPAKSA d bali d
sekolah atu sendiri.barangkali inda jua semua ibubapa yang mampu
untuk belanja apatah lagi kalau anaknya semua sama sekolahnya
atu.buku form 1 - 3 sudah harga nya 200+ ,kalau anaknya form
1,2,3 mati,makin tia kan mareloan.so tolong dih pikirkan. mnta
long 08.01.2003*
|
Tandas:
1. adakah pihak dari jabatan jabatan sekolah yang mamastikan
keadaan sekolah terutama sekali sekolah persendirian meneliti
tentang kebersihan sekolah terutama sekali TANDAS.pernah ku datang
ka sekolah anak ku yang baru d KG teliat jamban sekolah atu.ya
allah,mambarigali bah.anak ku yang damit ani pun pernah
membaritahu yang ia sendiri inda sangup dan inda pernah masok
jamban atu,sangup ia menungu balik karumah manahan kan ba..... ani
bah.
2. satu lagi perkara,banyak sekolah persendirian yang sudah
baaircon bah bilik darjah bisdia atu,tapi n.l.p.berakas ani kasian
kalau ku maliat anak ku masok ka kerita ah,merah padam n bapaloh
paloh bah balik ka rumah.kalau dapat d usahakan olih pg atu,syukur
alhamdulillah. way cey 08.01.2003*
|
|
Pegawai
Wanita ABDB:
Adang tah luan kan dikurapakkan issue ani macam inda ada
issue lain yang lebih penting untuk disumbangkan. SIDETRACKER
08.01.2003*
|
|
Keadilan
Bekeraja:
A'kum, sebenarnya yg kan ku bagitau ani aku pasti semua org tau
udah tapi inda dapat berbuat apa2, so ku nyatakan di sini supaya
kalau ada sesiapa yg membaca ani DAPAT BERBUAT SOMETHING dalam
membentras masalah ani. Kitani rakyat Brunei, semua ada hak dalam
bekeraja yang penting belajar kuat2 dan steady dalam xm, tapi
nampaknya di Brunei ani masih lagi ada gejala MEMILIH2 tapi inda
lojik! misalnya baru2 ani ani banyak student dari Mesir yang kana
ambil keraja walaupun baru 2,3 bulan balik ke Brunei , yang
membari panas hati kalau yg steady2 atu ok jua lagi tapi yg dapat
ani termasuk jua yg INDA STEADY RESULTNYA. ok lah to be fair,
maybe atu ia punya nasib lah, tuahnya, TAPINYA banyak jua lagi
student yg STEADY2 bahkan lebih baik dari durang atu DAN lama jua
sudah abis belajar, lama udah menganggur, KENAPA INDA KANA AMBIL
KERAJA????? hairan kami bah!!!! kalau di tanya durang yg
bertanggungjawap atu, jawapannya inda lojik, katanya beperingkat2
ngambil tapi kena org awal udah abis belajar masih alum kana
panggil? kena ayg baru abis, alum lagi panas punggung bagas
belajar udah tia kana ambil??? cuba jawap dih. kalau org yg tau
agama, haram jua tu mendahulukan yang akhir dari yang awal, kalau
kana panggil interview then kana pilih ok jua lagi! ani nada
interview, tarus panggil dan dapat kaja, cana kan tu? Dan lagi,
usulnya durang ani memilih antara org belajar oversea dan tempatan,
antara org dermasiswa dan bukan dermasiswa! inda pecaya? banyak
buktinya!!! tanya tia org yg menganggur masa ani, 3,4 tahun
menganggur tapi result steady, alasan durang atu bukan dermasiswa!!!
kenapakan? org bukan dermasiswa ani ani KURANG PANDAI dibandingkan
org dermasiswa kah? rasa kami sama2 jua belajar! sama2 bersusah
payah kan pass! bahkan lagi durang atu bersungguh2 kan belajar
sebab bayar sendiri dibandingkan org dermasiswa! pokoknya nada
beza bah, TOLONG DIH JANGANTAH DIBEZA2KAN KAMI ANI, KESIAN BAH
KAMI ANI. satu lagi, ketara jua org membezakan antara student
oversea dengan student tempatan! UBD atu kurang bagus kah? kurang
pandai? sama2 jua kami belajar dan periksa tu. so kenapa kami yang
awal udah graduate ani alum kana panggil keraja tapi org Mesir
yang baru 2,3 bulan balik udah kana panggil? otomatik lagi tu
jawatannya tarus ada, inda payah interview! PENGANIAYAAN BAH TU
ARAH KAMI. kalau kirakan result kami di UBd second upper dan
second lower atu kira bagus jua tu dibandingkan org dapat Makbul
saja dari mesir. Antah ah. bila gejala pilih memilih ani kan abis
kan? Orang belajar ani bersusah payah bah, dapat kana buat cemani
arah kami, membari putus asa. tapi sabar plang jua, nya orang ada
hikmah disebaliknya, ganya kami memprotis ani kan membagi
kesedaran dan membuka mata org Brunei ani bah. Tolong dih, jangan
buat kami macam ani. Jangan bagi alasan yang tidak lojik. Kalau
ganya alasan nama2 kami kana tindih atau terpihit jangan tah, INDA
KAMI PECAYA TU, cuai banar jua pun nama pun pandai kana tindih,
kecuali sengaja menindih! Jangan pikir kami ani inda tau bepikir.
semoga kana balas saja perbuatan biskita atu dan diberi kesedaran,
amin.... majukan tia negara kitani ani, ambil tia pegawai2 baru,
pekerja2 baru, uang fresh2, yang masih muda dan lebih banyak idea,
jangan pikir kami muda tapi nada pengalaman, cana kami kan ada
pengalaman kalau inda dilatih? sampai bila pegawai2 yg berumur atu
kan biskita simpan pasal malas kan mentren org baru? yang umur
pencen atu pencen tah! apa lagi di tunggu2? banyak lagi org muda
menunggu jawatan biskita atu. Alhamdulillah, mudahan dgn coretan
kami ani akan membagi sedikit sebanyak kesedaran dan manfaat untuk
semua. takut pada tuhan, atu lebih utama dalam kitani kan mencari
rezeki ani...renungkan bersama...sekian, wasalam. NurulAin
& Ahmad 08.01.2003*
|
|
To
Mr. Ignatius Stephen:
Eh? Is Mr. Ignatius Stephen atu is actually the boss of Brudirect?
Is it not Prince Qawi? Oh, so this Ignatius Stephen is actually
Brudirect boss. No wonder this Have Your Say section is one sided
towards Israel. Because the boss is a foreign reporter rupanya.
Eh, Ignatius Stephen you can go back to where you came from lah,
just sell off this website to a Bumiputra, you have no right lah. ultra
nationalist 07.01.2003*
|
|
SSEAYP
2001 accident:
I would like to inquire what was the result of the inquest? I was
one of those who were victims of the said accident. I hope this
can be settled soon. herbert glenn p. reyes docglenn1963@yahoo.com
07.01.2003*
|
|
Racist:
You know what? Siuk jua cakap pasal racist-racist ani. Maybe we
all are racist to a certain extend. I am proud to be Malay kalau
boleh semua orang yang bukan asal Brunei pegi pulang semua ke
negeri asalnya! You know yang asal China pegi balik ke China - but
alas damn it man, did a bit of research and found out that
"Anthropologists trace the home of the Malay race to the
northwestern part of Yunnan, in China." (www.sabrizain.demon.co.uk/malaya)
Damn it man I have to go back to Yunnan in China! Haiyaah, we
Malays all have to go back to China! Wonder if my cousins up there
still recognise me ah! Wait you bloody Anthropologists - me gonna
kill ya! Dadidu 07.01.2003*
|
|
Fahami
betul-betul dulu:
Eh! kadang-kadang susah jua menulis ani ah. Lain yang ditujukan,
lain pulang yang terkena. Lain yang ditulis, lain yang difahami.
Sebab atu tah masa disekolah dulu PEMAHAMAN KARANGAN dalam subjek
bahasa melayu adalah paling utama. Aku menulis kemarin pasal orang
minta pendapat tentang jampi. Diakhir tulisan aku tulis
"P/S" yang membawa maksud peringatan dan sebagainya.
Kemudian aku tulis komen pada seseorang yang memakai nickname
"ALIM". Kepada "Bincang2 saja" dan sekarang
pakai nick "BUKAN ALIM BUT MAMAT" yang minta pendapat
pasal menjampi, tulisanku pada si"ALIM atu inda kena mengena
langsung dengan kita. Tapi kutujukan pada seseorang yang penyasak
dengan ceramah ugama, memandai menggelar orang (makhluk Allah)
"ekor". Diulangi sekali lagi, inda ditujukan...inda kena
mengena...inda berkaitan dengan biskita. Harap dengan penjelasan
ini akan dapat memahamkan biskita. Sila minta ulangkan jika perlu
lebih kefahaman. Jadi inda perlu ditimbulkan orang sudah mencium
Hajar ul Aswad beberapa kali nanti boleh menimbulkan sifat riya
atau ujub kerana ada yang mampu mencium 16 kali tapi orang lain
inda mampu. P/S: Patutlah kadang2 malas orang kan memberi pendapat
kalau diminta. Takut lain pemahaman. BK 07.01.2003*
|
|
A
bait?
I counted myself 'fortunate' to have read those comments by 'unknown'
depicting Chinese and Malays. My first reaction to that
was, Oh boy. To Nismo and the others, don't fall
into his trap because he simply wants you guys to react badly to
his comments and then ignite a WAR of words about issues
concerning Chinese. You yourself know that most Chinese in Brunei
are not like that and do not think that way so I need not say
more. To Ignatius Stephen, shame on you for allowing such
irresponsible comments to get 'filtered' through.... Jacko
07.01.2003*
|
|
To
UNKNOWN and others:
Well I realised what I wrote, but then again jangan tah sampai
emosi-emosi kalau kan membalas atu. Kalau pun si UNKNOWN
capi-capi atu membuat, bagitau saja tah apa yang di tulis nya atu
smuanya crap. Ia sorang ganya perasaan tu diri nya superior. Inda
payah tah jua, kitani sebagai bangsa Melayu kan mencela bangsa
lain ganya tah di sebab kan oleh that UNKNOWN monkey. Nda semesti
nya ia sorang punya idea ertinya semua chinese setuju sama ia.
Kali si UNKNOWN talur atu saja-saja kali kan membuat
huru hara arah Brudirect ani. Bah, atu saja. Minta maap kalau ada
terkasar bahasa. To UNKOWN, baik tah buat keraja
yang berfaedah. Nada untung nya ko kan mengucap orang Brunei mun
ko jua tinggal di Brunei itself. Sadar kan tah diri mu atu. Bye. Hazy
07.01.2003
|
|
Fahami
betul-betul dulu (Part II): Aku tulis sekali lagi supaya cepat
faham dan inda timbul buruk sangka atau salah sangka lagi. Kepada
"bincang2 saja" tulisanku pasal ALIM itu inda kena
mengena langsung dengan kita. Cerita pasal "ALIM" atu
kutujukan arah orang lain..ya..arah orang..ya..arah orang lain,
yang pernah menghina aku dengan mengatakan aku seekor. Sila rujuk
tulisannya tempoh hari ketika ia menggunakan nickname ALIM. Inda
mungkin ku menggelar awda ALIM dan sebagainya kerana hanya Allah
saja yang tahu adakah orang atu benar-benar alim atau inda. Minta
maaf, saya ingin tarik balik kata-kata "INGIN BELAJAR ILMU
ATU" tempoh hari. Nanti lain pula kefahamannya. Kepada
pembaca yang faham, aku minta tolong arah biskita semua supaya
dapat memahamkan maksud tulisanku arah "bincang2 saja"
yang bertajuk JAMPI YANG DIBOLEHKAN. Minta tolong tah ku arah kamu
ni supaya inda lagi ada salah sangka. P/S: Pemahaman bahasa
melayu ani sebenarnya mudah. BK 07.01.2003*
|
|
Dec
astro Mag:
To phil...you're not the only one. I have not yet
received my December mag too never mind that it is already
January. It’s already January and still no Mag! It’s managed
by DST ...So that’s nothing new. Left out
07.01.2003*
|
|
Unemployment/Pengangguran:
No 1 Priority:
That does it! I firmly believe HIS MAJESTY THE SULTAN AND YANG DI-PERTUAN
NEGARA BRUNEI DARUSSALAM and ALL CABINET MINISTERS and all the
POWERS THAT BE in this beloved peaceful nation SHOULD GIVE THE
TOPMOST PRIORITY to this never-ending NO 1 PROBLEM OF
UNEMPLOYMENT! Having read Penganggur 2000's
heart-rending contribution to this forum (in Malay, "DImana
keadilan" dated 06-01-2003), I strongly suggest that this
critical issue should be made as AN AGENDA in the forthcoming
National Day celebrations on 23rd February 2003. Before this
"silent time-bomb" gets out of hand and turns into a
NATIONAL CRISIS, all levels of the Bruneian Society from His
Majesty's Government's highest administration to the Private
Sector's top-notch corporate leaders should play leading role in
trying to at least minimise the situation from deteriorating any
further. Just look at what happened in most countries in turmoil
like Argentina, Venezuela, Brazil and not to mention our nearby
neighbours, the ROOT CAUSE is more often than not are GREED and
UNEMPLOYMENT which leads to 1001 social menaces e.g drugs! Just
sit back and think for a second, Penganggur 2000 is
one of tens of graduates from Egypt but there are hundreds more
graduates from UBD, ITB, and other universities and higher
institutions of learning from overseas still unemployed for years
on end. And in a few weeks time, thousands more "A"
Level and "O" Level students will join the long list of
unemployed youths of the nation and even worse still matured
family men (supposed to be breadwinners!) who were unfortunate
victims of circumstances i.e. layoffs, disabilities, etc. also
menangis tua jua I need not delve too much into this urgent matter
of NATIONAL INTEREST because who am I to talk too much about it
but a simple HAMBA ALLAH yang redha terhadap apa jua takdir Ilahi
yang menimpa. Tetapi kesian dan prihatinlah keatas anak watan
bangsa rakyat jati yang menderita indada bekeraja. Wassalam. Keris
Warisan fiberoptix9m@hotmail.com
07.01.2003*
|
|
Hooray..Bravo
Peace and Harmony:
Maka habis lah riwayat unknown dgn senjata pemusnah Peace and
harmony. Nismo 07.01.2003*
|
|
Jalil
bin Jalal:
Cuba ko jawab tulisan Aljabar Noor 06.01.2003 LabuLabi
07.01.2003*
|
Jobless:
I think MOE needs to look into Education matters in the country.
They must look closely at those subjects relevant to the
development of the country, where this will lead to employment in
the later day. Take MTSSR for one, they're a good example. They
offer courses, which are relevant to the country's needs, such as
catering, engineering, woodwork etc. We make use of these people
after they graduate or they open their own business. They have a
place in the community.
So other educational institutions need to look at this, rather
than blindly offer courses, which are not relevant to the
development of the country. In other countries students have the
chance to build themselves towards multimedia and technology
advances, why not us? Give us a chance, so that our young people
have other things to do than hanging around in shopping complexes
doing nothing and let us show our excellence with the help of
experts. Jobless 07.01.2003*
|
|
Genuine
Xcpl pintar:
UstazRock memberi pandangan, bukan minta org percaya atau inda.
Genuine XLcpl jgn menilai org dgn namanya. Tak ada pehak yg di
sebelahi cuba memberi pandangan mana yg patut management ABDB buat.
UstazRock inda semestinya org maksiat. Ia cuma nickname saja,
belum tentu ayer kencing syaitan ada dalam perutnya. Dont judge
the nickname that sound rock maksiat tah tu org atu. Alum tantu...
berlagak suci bukan nya payah sekarang ani, pakai saja jubah
kibar-kibar. simpan nama elok-elok. tapi belakang... Panglima
Harimau Garang 07.01.2003*
|
|
Medical
Forum last nite 6/1/2003:
The 'medical forum' last night was not entertaining to most of us
Malays. My dad was there (who does not speak or even understand
single word of English) did not bother to watch, instead he read 'Pelita
Brunei' I brought back for him to read earlier the day. I’m also
surprised the host was an Indian, where we could have Malay host
so to speak 'speak in Malay medical forum'. I think most of the
population here are Malays, so this forum was meant for
expatriates? Or those who are fluent in English???. Please change
this medical forum from English language to Malay language so its
easier for elderly and Malays to understand all about this medical
problem in the country or if they have any problem of sort can
sought medical attention immediately at local clinics. We're
Bruneian Malays, why we have to talk in English where most
audience does not understand them. Local TV programmes are better
in Malay. Di sini ani saja cakap English because I know most of
you who write here are fluent in English. ***Banyakkan drama
Melayu Brunei yg membina*** ***No violence please*** Terima Kasih
RTB kerana sentiasa bersama kami RTB 07.01.2003*
|
|
Pegawai
Wanita ABDB:
MALAR jua pegawai Wanita ABDB ani eh!!! Inda ada Topic lain kah????
Cuba tah berbincang pasal LAIN, hal ehwal semasa kah....
bermanafaat jua....... ani boring... banci ku membaca pasal
pegawai2 ABDB ani. AkU~ 07.01.2003*
|
|
Peace
& Harmony:
I feel that all those blasted responses to comments by unknown
are not meant for Bruneian Chinese. For most of us Malays
in Brunei, we have been living together in harmony with local
Chinese for generations and we regard them as Bruneian brothers
rather than Chinese. Almost every local Chinese can speak Bruneian
language very well which sometimes difficult for us to distinguish
whether they are Chinese or Malays, in fact some of them have the
habits of saying 'InsyaAllah', 'Alhamdulillah', and 'Subhanallah'
even though they are not Muslims. And most important some Chinese
are actually our Muslim brothers. So let’s continue living in
peace & harmony. Mus 07.01.2003*
|
|
National
Day:
Napakan National Day masa ani, inda lagi diadakan di stadium?
Payah rasaku di Taman bandar atu, cos, mana banyak org ampit
melihat except for org besar2 saja yg di grand stand ah. Ada
grandstand di sebalah pun, selalunya untuk kegunaan org yg
mengambil bahagian. Kalau kan melihat, terpaksatah org
bertinggiran di pagar2, naik atas pokok2, pas atu gugur keatas
pagar, mati tercucuk. Nah! Bukankah, kalau di stadium, bisai.
Parking senang, org ramai pun boleh ampit duduk apa. Ani sudah pun
parking jauh, traffic jam apa. Kalau ada performance di padang,
duiii, entah, apa kah bentuk yg dorang buat ah, yang nampaknya
ganya, dorang menari teralai-alai, unggat unggat. Seamus
07.01.2003*
|
|
Accidents:
Kesian jua mendangar cerita Brunei sal kanak2 kena langgar atu.
Cubatah slow kalau hampir sekolah atu. Tahu sudah banyak kanak2
sekolah melintas lintas. Lagi satu, baiktah bagi zebra crossing
jua with ada blinking lights on both sides of the road, and kalau
boleh jua, bagi traffic lights untuk pedestrian/ kanak2 sekolah
kan crossing around school areas atu. And kalau masih ada jua
accident, bagi hukuman yg berat lah denda £1million kah, potong
kakinya supaya inda dapat menakan minyak lagi. NAH! Mun sudah
babal atu. P.S: pernah kan terlanggar masa crossing makai zebra
crossing!!Kurang hasam kan? Seamus 07.01.2003*
|
|
Rupert
Everett -Hey, you're gay too hah?:
Oh Please....Rupert Everett, from the way you say about
ex-magistrate is clearly that you're jealous. First, he's very
successful in achieving his education, which made him a
Magistrate/attorney and make good earnings which obviously you
don't. What...you work as a clerk or what!!!! He has a good future
in singing career and he composed his own songs. The reason he
left government because he had a good offer elsewhere. Other than
that if you are girl, I'm sure you would've been turned down by
him because you could be too ugly or penyibuk/gatal or if you are
man or gay obviously he is not like that (inda kana layan). You
know it is a sin to fitnah orang. Jangan luan penyibuk nampak tah
diri atu jealous!!!. Han's Fan (I'm Girl by the way)
07.01.2003*
|
|
Wahai
Pengutuk Sekaumku:
kepada those yang pandai mengkeji mengutuk, memakai perambahan dan
pepatah lah , yang mengaku dirinya sempurna pandai menjaga laki
and kan memberi nasihat diluar batasan dan sebagainya ,
bisai-bisai tah sedikit jangan luan memburukan nama orang
dikaitkan ABDB. seolah-olah tah ABDB tah saja yang membendung
masalah social. masalah ani dari zaman jahiliah sudah tu... yang
kamu mengutuk teruk sangat atu sudah dikategorikan hampir
serupa bangsa jahil .. inda kah kamu sadar kah...memang kamu ani
berangkali jua inda tahu zaman kita ani lebih dashyat dari zaman
jahiliah. Jadi hati-hati ..hadis dan quran menjadi pegangan kitani..
jangan sampai kamu mempersoalkan hadis dengan membuat pendapat
yang berlawanan tanpa huraian orang yang lebih arif mengenainya ,
murtad kamu karang inda faedah-faedah.. nauzubillah.. lagi satu
kalau kan kamu kan menghakimkan orang atu berhati-hati jua.. media
IT bukan inda dapat kana track down PI.. karang kana sue paning
lagi lagi kamu. Siok-siok mengutuk kana bawa ke court.. yang kedua
sayang amalan ... kamu mengutuk orang yang dikutuk mengambil
amalan kamu. double checkmate.. adang tah buat tah media ani bagi
yang constructive . langkah pembaikan memang sudah diusahakan oleh
pihak yang berwajib, kamu sendiri ingat makan minum, tempat
tinggal dan sebagainya mungkin dari hasil kerajaan .. jadi jangan
dihina diaorang atu.. buatlah general sikit .. faham jua orangtu..
perfectness masih jauh.. jangan berlagak didalam internet..
mun pandai berusaha jadi menteri ..kalau takut tapi pintar buduh
kepada laki suruh laki berhanti dari ABDB. kamu bekeraja membari
makan laki pulang.. adang tah.. Adang1 Freda
07.01.2003*
|
|
BUKAN
ALIM BUT MAMAT:
TO MAULA Bukannya saya terasak2 atau menonjolkan
diri kamu salah anggap ia berlaku kelurusan tempat saya duduk,dan
rebah dekat saya. Apakah itu salah menolong orang. Indakan kita
berlari atau memandai2 diri itu dekat saya yang berlaku. Apakah
Maula akan duduk diam , sekiranya kita dapat menolongorang dalam
kesusahan dengan bekalan sedikit yang ada pada saya,saya cubakan,
adakah mereka memberi wang pada saya adakah mereka mengucapkan
terima kasih pada saya.Merkea terus berlalu.Ingat kita menolong
kerana Allah. Ini lain pula anggapan.. Sesunggohnya orang menolong
saudaranya dalam kesusahan nescaya Allah akan menolongnya. Yang
saya persoalakan boleh atau tidak ani terus menembak2,payah jadi
orang ALIM ani biar sedarhana saja itukan bagus, hidup senang... MAMAT
07.01.2003
|
|
Names
NCB names!:
The Narcotics Control Bureau (NCB) cracking down on drug smuggling
detained a government servant on December 31 ---> Names! We
want Names! Why must it be hidden from the public? Who cares if it
is a government servant? Biar ia malu....perkara bodoh di buat
biar satu brunei tau. woahahaha padan mua! kan jadi kaya harta
haram. Bah baritau namanya...mun inda pedah saja di siarkan. Justice
Believer 07.01.2003*
|
|
Brunei
women most sexy in Asia: Eh,
Mr Manila. I want tell you, isn't the Bruneian Paula recently
voted as Asia's most sexy women? Why are you jealous kan? And one
more thing, you ani cakap melayu macam orang Brunei, who are you
kan, Filipino or Bruneian? Brunei admirer
07.01.2003*
|
|
Adang
tah:
adangtah kan berkurapak hal dangan cubatah banngunkan negara
kitani ani supaya maju seperti negara jiran atu maritah sekelian
rakyaat kita berganding bahu sama para menteri kitani atu bantu
bisdia atu bah secara jujur iklas kalau pun nda kalas lutanan
kalau pun inda tinggal ka utan kesian bisdia atu bah hj aziz
07.01.2003*
|
|
Redha:
adang tah kan berkurapak pada perkara yang kitani inda labeh macam
kuyuk menyalak bukit taukah kitani anikah adalah bangsa yang jauh
tertinggal kitani harus belajar lihat saja usul kitani banyak
kekurangannya yang harus dipelajari jangan tah kan memdabik dada
diriatu pandai mun pandai kan menganu dangan saja sampai bilapun
inda maju cuba tah liat berbagai isu telah terjadi kebelakangan
ani sebagai contak isu penganguran dilkalangan penuntut atau
graduan lepasan ubd inda kita terkabir dimana kan menaroh bisdia
atu bah semuha kan bergantong ka kerjaan saja cuma tanh iktiarkan
hat bah sendiri ujudkan peluang perkrerjaan seperti menjual
kuehkah asak jangan menganu orang sudahhat ahmad albab
07.01.2003*
|
|
Pegawai
Wanita ABDB:
UstazRock, true....like what Genuine XLcpl
says, selalunya yg memulakan kan flirtation ani is perempuan,
laki2 kalau nampak that person is easy boh...jadi lah ia. So
it's we women who holds the key to adultery & affairs.
Like myself, I've been approached by lots of married men, but it's
all up to me. Inda jua ada respondce if I don’t make it
happen, eg flirting, joking etc. Pelakian ani bila di
tinggal anak bini baru sadar, now ingat nyaman, siok, in the end
of the day kamu kena paloikan, kesian... Pegawai Wanita
perkara ani bukan di buat buat, these are facts & it happens.
If you wish the wives to name names, boleh but face consequences
nya. If it won’t stop & you can still proceed with your
disgusting childish attitude, well liat tah apa akan terjadi.
Be prepared to find another job, you may win our husband but you
will live in hell until the day you realise the mistakes that you
have incurred. Isteri Major 07.01.2003*
|
|
8
yrs old died:
I blamed the sender. An 8-year-old, how could you let her
cross the road alone, moreover why didn’t you send her all the
way home. If you volunteer you ought be responsible.
You are a stupid, heartless person. Think
07.01.2003*
|
|
Mr
Manila / Bruneian Galz:
To all selfish commentary (Mr Manila or Bruneian Galz), I would
like to tell you guys please don't try to make a small matter to
be a big ridiculous article. It is all about Mr Manila trying to
comment about the Brunei ladies’ selfish, miserable &
overweight problem, which goes to the one who eat chilli and feel
it's hot!!! But to you Mr Manila please mind your words you are
only a tourist, I know a lot what is happening in your ‘BELOVED'
country which is far different, selling ladies, gambling, or
whatsoever which are so obvious and pretty shameful. I am not
going to defend neither Mr Manila nor Brunei ladies. I as a
Bruneian found that some ladies in Brunei show impolite &
selfish behaviour to tourist/visitors, most of them seemed not to
respect foreigners. Please give them a warm smile, they are
visiting / working for our country and not some of you are willing
to work in that kind of Firm/Factory/Private Sector. I myself feel
a bit UPSET & MALU when I hear there is a lot of foreigners
who come & work herein Brunei where not many are really
willing to do so. Mr Manila I know you feel proud of your country
because there are a lot of sexy pretty ladies but please don't try
to talk non-sense because it is up to them, why you bother??? Mind
your own monkey businessLAH!!! Lastly, I want you guys please care
/ mind whatever you are going to say. Thnx!!!! Shania
07.01.2003.
|
|
Lapar
Duit:
Assalamualaikum...Ada siapa-siapa out there bapanya ex-soldier kah?
Saya ani kan betanya sama ada bapa biskita sudah tertipu oleh
Kementerian Pertahanan untuk melabur saham. Kononyan saham ani kan
membangun kedai Runcit. Perkara ani terjadi 5 tahun yang lalu.
Sedikit berita tentang ani pun inda ada. Pernah ada orang betanya
status saham, bisainyamu dengan selamba menjawab yang saham atu
terbantut pasal PEHIN meminjam duit laburan orang-orang pencen ah.
Bah Berapa orang bertitlekan PEHIN di Kementerian atu. Macam duit
bapa nya sanang-sanang meminjam. Kalau ada PEHIN yang terbaca ani
terasa pedas baik tah balikan duit lakas before ku hadapkan
perkara ani arah lawyer. Biar orang tahu berapa desperate SI-PEHIN
atu!!! So, anyone yang bapanya mengalami perkara ani....... Sara
Ahmad 07.01.2003*
|
|
Mafia
Exists here?: ..And
I'm not talking about small-time street gangs either. I'm talking
about an organized crime syndicate. Curious..
07.01.2003
|
|
LT
KOL BUAYA:
Dalam askar ani ada Lt Kol Buaya, baru saja bersara, ia ani pandai
bermuka muka, Kalau rekrut pergi membuat latihan hutan inda ia
pandai melawat macam macam saja alasan nya sibut tia dsbnya.
Tetapi kalau askar wanita membuat latihan hutan paling ia suka. 7
hari dalam hutan pun perasaan nya sekejab. Kalau membuat latihan
ambush malam paling serenok ia akan ikut menunggu tempat ambush
site sampai pagi, masa ambush askar mesti meniarap menunggu musuh.
Lt Kol akan tiarap disebelah askar wanita yg sudah di targetnya
dan kemudian mengajar cara memegang M16, di sini ia mengambil
kesempatan untuk meramas ramas dan juga di tindihnya. Masa ambush
tidak boleh bising kalau kenyamanan terpaksa diam juga, sebab itu
adalah satu disiplin tacti ambush. Waktu mandi disebelah petang
paling ia suka juga ia akan ikut konon mendengani askar wanita, ia
akan menunggu ditepi tebing dan melihat askar wanita mandi
topless. Di kawasan tempat tidurnya akan di kelilingi oleh askar
wanita yg sudah dipilihnya. untuk menemani tidur. Lihat lah betapa
hebatnya Lt Kol tesebut kalau di hutan. Luar hutan lain lagi.
Dipadang Golf Tutong kem ia akan mengajar main golf khas untuk
askar wanita, kamu faham lah cara caranya macammana terpaksa
ditakul bini2 atu dari belakang, dan ia akan siuk mengandatkan anu
nya atu. Kalau kan tahu nama nya ia lah Lt Kol Hj A--s. Ia ani
pernah dulu jadi ADC boss basar kitani, tapi kabur jua, sebab
stoking makan kasut, faham kamu tu, bini best fren nya di mamamnya,
iatah kena tendang. SPY ABDB 07.01.2003*
|
|
Racist:
Banar tuu ada setangah cina di brunei ani yang racist inda semua
ler..ada setangah nya sahaja. Aku sendir bah perna kena langgar
oleh bangsa cina brunei adakah ia plang menyalahkan Kaum
Melayu..cilalaka banar cina atu samapai masa ani ku dandam cina
atu alum ia tau brunei ani majoriti melayu..tarang tarang bah ia
menyalahkan melayu...padahal urusan langgar atu aku sama kedidia
saja ani dibawa bawanya tah kan bangsa melayu di brunei ani yang
melanggar keretanya sebelum ani..eih Cina inda tau adat banar lupa
daratan..cina atu..so kepada kaum cina yg lain jangan tah ambil
hati cakapan ku ani ani hanya ada segelintir saja tuuu yng
macamiatu...iatah kalau ada setengah nya kawan atau saudara
macamiatu baik tah di nasihati janga sebab nila setitik rosak susu
sebelanga.......nya pepatah melayu masuk ke kandang kambing
mengembek, masuk kekandang kerbau menguak........ mooo.....Hidup
aman sejahtera Di Bumi Brunei Darussalam.. Anti Racist
07.01.2003*
|
|
Pegawai
Wanita ABDB:
Adang tah kan bercerita hal org lain atu, karang kalau kana diri
sendiri padan muka. Atu dorang tah punya hal kalau ia buat ia tah
yang bertanggung jawab tu. Ani boring plang kan membaca nada lain
pasal cerita ani saja. Adang tah biar tia org punya pasal
"sendiri tebang sendiri pikul". kami ni ingin jua kan
membaca cerita lain lagi yg lebih membina OK.. Sekian jangan
maraahhhh............. pembaca setia 07.01.2003*
|
|
Pegawai
Wanita ABDB:
To: Sarjan Jeman & Kopral Sibaju Hijau The
pegawai wanita kidit with the pony-tail kuntut is off-hand!!!
She is mine, ...forever mine, until the sky falls upon my
head,.... Until the lordship up there decides to convert my mortal
soul into particles of protons, neutrons & electrons,
thereafter diminish into the white lights in the spiral galaxy of
the milky way,.... until the whole world is blown to kingdom
come!! Awww.. Somebody please scream!... 9383 Bohjan Guntur
Gurung 07.01.2003*
|
Pegawai
Wanita ABDB:
Kepada Sjn Zeman yang saya hormati, saya ingin memberi sedikit
pandangan mengenai dengan hasrat biskita untuk memperisterikan
pegawai wanita ABDB, kerana perkara ini pernah saya alami sendiri.
Pada suatu ketika dulu saya amatlah berkeinginan untuk mencapai
hasrat yang sama. Saya mula terpikat
dengan seorang pegawai wanita sejak beliau menjalani latihan
rekrut lagi, yang mana pada masa itu saya juga bertugas sebagai
jurulatih rekrut lelaki. Sebagai mana
hitam pun beliau pada masa itu, saya tetap menaruh hati kepada
beliau, cinta pandang pertama lah katakan! Walau
pun saya mengetahui bahawa adalah menjadi polisi ABDB untuk tidak
menggalakan perkahwinan diantara pegawai dan peringkat rendah,
tetapi ada juga beberapa pasangan pegawai & peringkat rendah
yang masih berkahwin dan salah seorang daripada pasangan tersebut
tidak diberhentikan dari ABDB memandangkan akan tugas specialist
mereka. Ini adalah atas dasar keputusan pegawai atasan
yang berwibawa. Saya juga berharap mudah-mudahan perkara
sedemikian akan terjadi kepada saya. Ini
membuatkan cinta saya semakin mendalam kepada beliau.
Secara diam-diam saya sendiri selalu 'menyelamatkan' beliau dari
didenda secara berlebihan olih jurulatih-jurulatih beliau.
Setelah beliau tamat latihan rekrut dan dinaikan kepangkat Pegawai
Kadet, saya pun meluahkan seluruh isi hati saya kepada beliau.
Rupa-rupanya cinta saya berbalas walaupun beliau faham dengan
polisi yang dinyatakan diatas. Ini membuatkan
semangat saya untuk menyunting beliau semakin berkobar-kobar. Demi
cinta, saya sedia berkorban masa, tenaga serta wang ringgit untuk
memadu asmara dengan beliau. Disangka panas sampai kepetang,
rupanya taufan ditengah hari. Selang beberapa hari sebelum
beliau pergi berkursus diluar negeri, beliau telah meminta saya
untuk menyerahkan kehormatan saya kepada beliau untuk dinikmati
dengan buas. Walaupun pada mulanya agak
keberatan, tetapi demi cinta saya rela menyerahkan segalanya
termasuk sesuatu yang berharga bagi diri saya. Selepas peristiwa
itu, layanan beliau kepada saya semakin dingin dan hambar, sudah
belurih katakan. Selepas manis saya dihisap,
saya dijadikan sisa untuk dibuang begitu saja.
Saya mencuba sedaya upaya untuk menghidupkan semula api cinta kami
berdua, tetapi malang tidak berhasil.
Selepas beliau pulang dari berkursus, saya cuba lagi untuk
membaikkan keadaan tetapi tidak juga berhasil, bak kata perambahan
askar - 'service no longer required'. Pada akhirnya saya mengambil
keputusan untuk mengundurkan diri dengan perasaan hiba dan hati
terluka. Tidak ku sangka bahawa wanita
yang ku puja selama ini hanya bertujuan untuk menodai diri yang
lemah ini. Pada masa ini saya hanya melayan perasaan saya dengan
menumpukan masa kepada tugas sepenuhnya, berikrar untuk
mempertahankan negara, bangsa dan ugama yang sepatutnya saya
cintai dengan tidak berbelah bagi, daripada mencintai beliau.
Kepada pegawai wanita yang selama ini ku puja, diucapkan selamat
maju jaya dalam segenap lapangan. Sekian saja kisah yang dapat
saya coretkan buat renungan sejenak Sarjan Zeman.
Bukanlah saya bertujuan untuk mematahkan harapan Sarjan untuk
memiliki isteri seorang pegawai tentera, tetapi saya tidak mahu
melihat insan lain yang bergelar lelaki kecewa dan kecundang
begitu saja selepas dinodai dengan tidak ada rasa peri kemanusiaan.
Sekian cebisan insan yang dirundung malang di perbatasan.
aww.... mercy!!! Kopral Sibaju Hijau 07.01.2003*
|
|
This
isn't fair!!!!!!!:
Free education for only form 1-5, it is only $15+ in government
schools. You think red IC holders cant afford it? Technical
schools and vocational schools have school fees up to $300+ and
they get free education then why don’t just let six form
students have it too? Like people in Belait and Seria, most of the
people are going to Curtin in Miri instead of six form Sayyidina
Ali. Approving six form students have free education is the best,
even their school fees are cheaper than those in vocational
schools and technical schools.... stacey cheong stacey1452@hotmail.com
07.01.2003*
|
|
affairs-polygamy:
Baru-baru ini banyak hal "affairs" ditimbulkan,
terutamanya dikalangan pegawai-pegawai askar. Satu daripada punca
masalah ini ialah disebabkan isteri-isteri mereka inda mahu suami
mereka kawin lagi, walhal suami mereka mampu dari segi kewangan
dan batin serta tanggungjawab sebagai suami. Wahai bini-bini
Brunei....kenapa inda mahu sharing "anu atu" kan?
Selfish jua dang! Atu lah sebabnya suami beaffair, tahukah? Dalam
Islam, 'polygamy' (maximum 4) diberikan kepada lelaki saja dan
bini-bini (isteri-isteri) harus menerimanya. Di Trengganu, (M'sia)
Mufti memberikan kelonggaran bagi suami kawin lagi, tanpa ada
kebanaran dari si-isteri. Siok kan? special privilege
07.01.2003*
|
round
about....:
satu masa dulu hangat-hangat orang marah-marah and nyumpah-nyumpah
pasal orang ani inda tau pakai round about lah or orang atu cuai
lah.....and sebagainya sampai kan beucap-ucapan dalam ruangan ani.
tapi as me sebagai permahati dalam sini rasa cali membaca
komen-komen abis durang ani. nah ani habis tia sudah pasal round
about ani barangkali semua sudah faham dan tau undang-undang
menggunakkan round about ani kali.....walaupun kitani semua tau
undang-undang jalan raya tapi selalunya saya lah ah, masuk kereta
saya selalu mengingatkan keselamatan adalah keutamaan saya, sama
ada saya berada dalam keadaan yang betul atau salah.....baik tah
saya bercerita sedikit supaya semua faham apa yang maksudkan....beberapa
tahun yang lepas suami saya involved dalam kemalangan, nothing
serious lah, what happen is my husband ani mengikuti sebuah kereta
yang lama sudah lah ah, yang drivernya orang foreigner......sekali
kereta ani signal lah kan ke kanan,masuk simpang, oleh sebab
terlalu tua kereta atu kali terberhenti-henti tah kereta atu macam
hidup tak segan mati tak mau lah kali tu ah....so my husband
slowing down lah jua and sudah hampir belakang kereta atu terpaksa
tah ia stop jua...tapi kan halnya ada tah kereta dari depan, jalan
atu straight so i think mesti driver atu nampak kali, but he is
not slowing down instead ia bunyikan hon nya saja dari jauh.....sudah
hampir he realise this old car a not moving!....end up ke divert
his car to the other lane which he didnt realise my husband car is
infront of him......so apa lagi belanggar lah....baik jua kereta
mahal ani kukuh sedikit dari kereta jepun so kereta atu
terpelanting lagi ke lungkang besar....the wife terhantuk ceramin
depan and ceramin atu retak lah and anak2nya sakit sikit saja lah.....sekali
biasalah orang kitani mesti naik angin...so this driver marah2
to my husband but baik jua my husband ani orang yang cool.......sekali
polis datang and tanya2 lah....sekali polis tanya kalau kita
nampak dari jauh ada kereta kan masuk simpang kenapa bis kita
inda perlahan? sekali this guy said aku dari
jauh udah ku nampak iatah ku bunyikan hon ku and inda ku kan
perlahan sebab atu jalan ku!!!.......(dengan bangganya lah). this
shows that this guy sanggup menempah maut atau nyawa orang lain
asalkan ia di jalan yang lurus......
i hope u guys understand what i am trying to tell u.......when you
drives a car, think about SAFETY FIRST( your safety and other
people safety).......rather than rules & regulations..........insyaallah
kitani di jauhi dari mara bahaya... Barbie
07.01.2003*
|
|
RBA-
Haj Season:
RBC offering a hot good inflight food for our Brunei pligrams this
year, I hope RBA also provides comfortable seat for them too.
However, given a choice I would prefer for a comfortable seat with
leg space than a good inflight food. I hope also Pengurusan
Haji will monitor and ensure inflight comfort as well. As typical
Airlines usually add some 80 additional seats during Haj flight.
Please don’t treat them like goats in a squeezed legroom. Bakar
07.01.2003*
|
|
Kami
dianak tirikan...:
Banarnya penganggur 2000 atu mengenai dengan pengambilan keraja
ani.andangnya kali kalau kelulusan ugama ani nda kana
pandang.pebaik tah mengharapkan arah KHEU,tapi masih jua alum kana
panggil kan keraja dikementerian ani.hairan ku bah napatah graduan
kelulusan ugama ani selalu kan pilih bulu atau pilih kasih pebaik
tah dari UBD atau MESIR.napa?mesti ada pertalian saudarakah atau
kami ani mesti anak pehin, dato (especially di JPI atu) baru
tah kami ani dapat keraja?lagi satu yang ku nda puas hati arah JPI
ani,kalau orang yang private (bukan di bawah dermasiswa kerajaan)
lulus nda jua kana peduli bah.padahal ah kelulusan dari azhar atu
selalunya nda ramai...ramai lagi kelulusan dari UK atu kalau kan
dibandingkan.bila ditanya ada tia membagi alasan menunggu BUDGET,
baru tah kan mengambil kraja.ani tahun baru udah,nda kan nda
pandai ada BUDGET atu.kami ani bukannya palui ni kan dijanjikan
cematu.mana lagi pegawainya kasar tu d sana atu (JPI),pebaik tah
laki2 atau bini2 sama jua.dua kali lima.padan tah selalu kana
ucapkan.alum lagi masanya kan kana buat arah MEDIA PWRMATA tu.lagi
tah bisai tu supaya semua org membaca.diucap tah kami ani yang
kurang ajar,tilik dulu diri atu.tua2 alum jua berakalnya,mun nda
pandai jadi ketua jgn tah jadi ketua.beranti tah...banyak lagi
kami yang menganggur ani volunteer kan mengganti abiskita. Anak
tiri dari cairo 07.01.2003*
|
|
Pegawai
Wanita ABDB:
UstazRock, Yes ada banarnya jua yang kau tulis atu "kalau
nada yang memulakan tak kan Pegawa Wanita response " Tapi
Ustaz, sebagai Pegawai Wanita yang sepatutnya tau berfikir what is
right and wrong, kenapa tah jua meresponse? lebih-lebih lagi laki
orang ? duii malai mun orang bujang mana saja ia nada orang
melarang walau sampai seluas padang bola ABDB di Berakas atu
tebabarnya..inda ja? Kan halnya ani laki orang? cuba kau fikir
kiranya kau sebagai seorang isteri, inda kau marah tu? Kalau pun
banar Pegawai Lelakinya betanduk mengapa Pegawai Wanitanya ikut
betaring? Mun taring pakai mengigit orang bujang manasaja. Mun
laki orang kan di gigit bisdia bini mana inda jadi BERUANG? kan
kan kan, inda ja? Bini-bini Pegawai ani pun tau bah menjaga maruah
pelakian bisdia nadakan durang ani selarah mengucap bad things
about those Pegawai Wanita. Kalau tah lagi bisai nama bisdia yang
lanji-lanji atu di susun di sini. Baru iabukan fitnah lagi...Sabar..sabar...
Pelakian pun sabar..sabar.. Harimau bini sedang tidur jaga
tebangun.. Bah UstazRock 2003 udah ni taubat tah.. ubah tia jadi
UstazAlim.. mudahan segala pandangan pun kana dangar ani selagi
rock canakan orang pecaya... Genuine XLcpl
06.01.2003*
|
|
Lagi-lagi
rtb:
benar plang tu rtb atu membosankan rancangannya...inda yang
kelihatan yang hebat dan pakar dalam bidang perfilman...contohnya
cara penyampaian dan penampilan sangat inda bersemangat...kurang
kebolehan dan kehebatan dari penampilan dan cara menyampaikan
ucapan di kaca tv ketara inda ada kebolehan bercakap....kurang
semangat dan keberanian. WaNi 06.01.2003*
|
|
Pegawai
Wanita ABDB:
Isteri Kol Bersara, sometimes you don’t have to wait till ada
rumors baru tah mencheck laki.. Lelaki ani macam keladi makin tua
makin menjadi.. man always be a man, remember? Durang ani kalau
nada saja dapan bini sudah tia naik bulu, inda pecaya potong tah
jari ku ani.True, bini-bini pun sama ada jua kalanya mengalahkan
miang buluh! But selalunya bini-bini ani in the long run ingat
anak laki di rumah where as lelaki bila sudah teliat lubang baru
taie gigi pun rasa coklat!Selalunya bini-bini ani mun inda kana
carai terpaksa tah menerima hukuman MANDATORY nada pilihan lain
hidup bemadu, ikut hati kalau inda ingat anak carai saja tah.
Behapa beganti-ganti pakai PISANG! Baik makan PISANG baru ada rasa...
Tapi iatah sebagai bini-bini terpaksa akur.Kalaulah kiranya
Pegawai Wanita ani behati parut jiwanya andang tulin wanita tentu
ia berfikir kan mengacau laki orang ani.Sayangnya, menjadi trend
sudah nyaman taya laki orang ani esp yang pangkat tinggi-tinggi
ani. Memang inda semua Pegawai Wanita macam ani.. tapi
amatlah memalukan sebab ianya adalah kenyataan di mana ada jua
sudah yang menyangkut bemadu sama bisdia ani, yang masih lagi
mengilai pun ada diam-diam besarang...Seruan ku untuk bini-bini
Pegawai yang lain..check-check jua laki atu from time to
time..dont let yourself the last person to know, orang ketawa
sdiri ikut ketawa rupanya diri yang kana ketawakan pasal tau-tau
ada sudah calon MADU kana sediakan oleh laki!Nauzubillah.. Good at
heart though rough in manner, aku jua seadanya... hehehe Isteri
Lt Col To Be ... 06.01.2003*
|
Potholes
in Tutong:
This problem highlighted in Borneo Bulletin has been going on for
a very long time. The way I understood the root cause is that the
shop owner who is a very rich man does not want to pay. He argues
that the authorities who have been paid something like 10% to 30%?
Of the shops' rentals should be the one maintaining the roads.
Whatever is the actual reason; at the end of the day it is the
consumers who suffer. There are so many potholes around and on top
of that, there is virtually a lack of planning for Tutong Town.
Whoever is in charge, be it the licensing authority, town planning
or district office, are not doing their jobs. For example,
1) There is a coffeeshop located between two workshops. Look at
the kitchen area - smack next to areas where there are lots of car
parts, engine oils, and exhaust gas and so on.
2) The late closure of snooker houses (beyond 12 midnight) and
these have been a hive of activity for undesirable elements.
During Puasa, three Malaysians were caught selling drugs close to
the shop. Apparently, their targets were youngsters who frequented
the snooker houses.
3) Cleanness of Kitchens and general hygiene of workers in the
many coffee shops.
4) There is no thinking and planning of leisure areas or
additional facilities around shopping complex. This also applies
to most shops in Brunei. Planning authorities should implement
these which is a norm in Europe where shops are built such that it
gel well with the environment and user-friendly to shoppers e.g.
plenty of shades, trees, flower, playing area for children,
nappy-changing facility, small surau, toilet etc. All
these things cost more money of course. But shop rentals in Brunei
are generally very high compared to the cost of building the shops
which basically are of card box structure and quick to build. A
building with 10 shops probably cost about $600,000; Rental is
about $3,000 per shop per month. By 2-3 years, all will be paid
back. This is a lot quicker compare to conventional business,
which require up to 7 years before getting any net profit.
Therefore, it is easy money for most of these people. Tongyit
06.01.2003*
|
|
Dmana
keadilan:
aku ani lama sudah graduate dari ubd,tapi belum memperolehi
sebarang pekerjaan.surat panggilan ujian bertulis n temuduga sudah
betimbun-timbun dua tiga fail.sudah boleh disimpan dalam
arkib.memandangkan aku ani berkelulusan keagamaan,payah tah
sedikit mencari keraja.kheu ganya menjadi sandaran
harapan.kementerian lain memang ada memberi layanan,tapi terpaksa
jua sadar2 diri kelulusan inda relevan,tantu tah yg lebih layak
diutamakan.al-kisah org mcm kami ani dlm mencari keraja memang
inda berapa kana layan.kan jadi guru pun terpaksa di temuduga dan
jawapannya lagi memakan masa yang lama.yang sedihnya org graduate
dari mesir masa ani sanang2 saja dapat keraja.inda payah di ujian
n temuduga,tarus dapat.dmana tah keadilan atu.sedangkan sama jua
kelulusan atu.betahun-tahun sudah jadi penganggur sampai ada yg
beranak pinak masih inda kana peduli.org dari mesir baru sebulan
dua balik sudah kana offer keraja.bukan kami memilih keraja,tapi
cubatah fikirkan siapa tah kan mau mengambil org yg berkelulusan
dlm bidang kami ani.terhad peluang yg ada arah kami.cuba-cuba tah
pandang arah kami ani.kalau sekiranya inda beguna org mcm kami
ani,baiktah ditiadakan course atu. penganggur 2000
06.01.2003*
|
|
peace
& harmony 06.01.2003*:I’m
with you friend.. Thanks for your fine comment… I wouldn’t
mind to be your friend…your comment touched my heart…you are a
true Bruneian… {{Make Love not War}}… Chinkanos
06.01.2003*
|
|
Tanda
Awam:
Pantai Muara cantik dan ramai pengunjung terutama Hari Minggu,
tapi parkingnya inda cukup terutama kalau ada keraian terpaksalah
di luar parking. Tempat bejual pun bagus, saya cadangkan diadakan
kedai cenderamata seperti barangan tempatan (topi,
keyholder,cawan,krafttangan )melambangkan pantai muara.. kan bisai
ada jua kenangankan..
Pantai serasa pun cantik tapi banyak sampah jua kenapa ia demikian.
kempen pun sudah jalan tapi tinggal kempen! satu lagi hai!
Tandasnya bagi ijab banar , bukan apa terlalu bagi gali kan masuk
pun eehh... Dicadangkan ada orang yang menjaga kebersihan disitu
macam di Yayasan atu bah . Bebayar pun inda apa asal bersih. Lagi
pun itu adalah bakti kita jua pada negara inda ja.. walau pun inda
nampak di lihat bakti atu... hata 06.01.2003*
|
|
Re
Bumiputra:
Hehe Bumiputra,jangan ta panas hati ..baharu sahaja MOE memberi
katani PR ani free education suda ta "get lost ,go back
to CHINA,etc.cuba ta fikir ada orang di beri tanah untok pertanian
,nah puteh mata kita ,kamu di beri tanah "pree " untok
pertanian di jual pulang tanah atu,megapa??? na ada usian kan?
mahu beli kereta BMW,MERC ,apa ta jadi,Atu salah kepada
siapa,sendiri..MOE beri orang katani ke luar negeri belajar,apa
yang ketani buat ,belajar disco,sayang bah duit atu ,baik pula
beri orang yang mahu belajar ,supaya nanti ia boleh telong Negara
kita.Ani bukan ku cakap orang yang ber "Yellow IC
" semua bergitu ,ada juga orang katani yang mahu belajar,tepi
inda ada chance.Kami ani mesti ber "harmony" baharu ta
berjaya.Jangan ta bersendir Negara orang lain .Macam S'pore.Negeri
nya sudah develop.Kalau beskita inda suka S'pore jangan ta melawat
S'pore bila cuti.Ka Centre Point Brunei sahaja .Empire..tolang
Ekonomi Brunei..Sekian ,kalau ku cakap banyak..naik ta darak
kita..inda jugah baik .Buat sibok orang di RIPAS ha. Cina
Brunei bukan Cina China 06.01.2003*
|
|
BandsRadio.com
- Listen Up:
New MP3 Internet Radio - Surf while you listen. Funk,
Reggae, New Grass, Groove, Boogie, Zydeco and more. FREE.
Thanks for your time and ear. spaz contact@bandsradio.com
06.01.2003*
|
Affair
Pegawai Wanita:
Pegawai wanita ABDB: setelah saya membaca tulisan yg panjang lebar
mengenai pegawai wanita ABDB banyak yg meyalahkan pegawai wanita
ABDB. kerana lumpur semua terpalit. Yg nada affair pun kena. Dulu
pasal RBA stewardess. Tidak terkecuali affair ini berlaku
dimana-mana. Sebab atu dlm agama mengingatkan jagalah isteri dan
anak2 kamu. maksudnya jaga atu meluas,ia merupakan kerosakan
akhlak, hubungan, kehidupan dan mcm mcm lagi. Memang nada angin
pokok bergoyang, tak kan pokok bergoyang di remote control. kalau
nada yg memulakan tak kan pegawai wanita response. Now you see now
you dont. Management ABDB harus merubah taktik perang melawan
syaitan, ubah cara night study BAHAYA.tengah pegawai wanita dudok
berdua dgn pegawai lelaki yg bertanduk mengiap di tengah2. Dunia
sekarang lain hulu lain parang lain dulu lain sekarang. Niat di
hati nak cari rezeki halal,jujur berkerja tapi macam saja hal yg
terjadi. Kita harus punya hati kesedaran, wakeup.... jgn dilamun
kehendak nafsu!
,kerana ia bolih merealisasikan sesuatu sama ada ia salah halal
haram NGAP!! saja. Semua ini memang dicipta Allah utk menguji
WHO's THE BEST human being disisi nya. Filter Allah lebih canggih
dari ciptaan manusai. Kerana itu kita mesti mengenal diri kita.
Kenapa aku melakukan perkara sekeji ini kerana ketidak puasan
didalam hidup. Memang tahu salah masih melanggar jua. kerana
fikiran dilamun asmara tidak mengira botol kicap atau botol cuka (
sedutan Filem P. Ramlee ). Tindakan disiplin diambil pegawai
atasan atau tekanan dari isteri pegawai yg beraffair. Tapi masih
berlaku di luar Camp ABDB. Selagi kesedaran tidak ditanam pada
diri kita. Hidup kita seperti Zaman batu, baju saja berlainan
kemas, dimana melihat bini2 tunggang-tunggang sondol dari belakang.
Itu contoh zaman sekarang ada tilam, apartment, mobile
phone...macam2 lagi lah. tapi percaya lah, selagi kita dilamun
angan2 selagi itu Si Tan ( nama syaitan cina ) masuk mempengaruhi
fikiran. Yg penting ialah fikiran, tanpa fikiran kita tidak
cenderung melakukan sesuatu. Lahirnya fikiran angan-angan utk
melakukan sesuatu bolih membawa kepada reality.
Contohnya alam imiginasi memperlihatkan perempuan muda lebih
mengiurkan dari biniku dirumah...JAGA..alam fikiran melayang mahu
memilikinya, menidurinya dan seterusnya. Makanya terjadilah
masaalah yg timbul affair....Waalah Wa'alam, Allah jua yg lebih
mengetahui... UstazRock 06.01.2003*
|
BINCANG2:
Untuk pengetahuan semua saya harapkan semoga janganlah salah
sangka atau mentafsirkan kisah benar saya itu, hanya saya
menceritakan tempat dan dimana berlakunya cerita atu bukan nya
saya atau abis kita meberi nama (nickname Alim).
Ini kan tempat masa dan ceritanya saja semasa di Mekah atau di
Madinah saya insan biasa jua kadang2 saya bertengkar jua tidak
seberapa teruk.
Kadang saya berkunang2 jua. Belum lagi cukup amal kanlah,kadang
marah jua pada diri sendiri mengapa orang lain bolih mencium Hazar
aswat ada yang dapat mencium 16 kali sedangkan diri hanya sekali
bagaimanakan megatakan diri saya ini alim ,kadang2 ada
orang yang tawaf berkali2 saya hanya sekali cuba tah fikir ?
Saya hanya bercerita dimana berlaku ,tempat dan masa itu saja. BUKAN
ALIM. BUT MAMAT 06.01.2003*
|
BINCANG
2 SAJA:
Saya ini bertanya saja pasal adakah aku salah menggunakan jampi
atu semasa kecemasan bukannya aku mengatakan aku seorang alim
bahkan aku juga mempunyai dosa,kerana kita ini manusia.
Sesunggohnya aku tidak memakai nama samaran Alim atau sebagainya .Aku
menceritakan kasih sebenarnya menolong orang atu saja.
Kerana manusia ini ada kesilapan atau kesalahan semoga jangan
salah erti bahawa saya seorang alim tujuan saya bertanya sekadar
menggunanya bacaan itu saja. Itu kisah benar menggunakannya masa
kecemasan amal ibadat semua orang tidak tahu hanya Allah saja yang
Amat mengetahui lagi bijaksana . Sebenarnya saya memakai nicnama
"ALIM" atau mengelar saya alim.
Adapun bincang2 tujuan asalnya salahkah saya menggunakannya??????????/
Sekian Harap maaf dan saya maafkanlah jika orang salah sangka
kepada saya. BINCANG2 SAJA 06.01.2003*
|
|
Brunei
Women:
I agree with comments regarding Bruneian ladies being selfish,
miserable and overweight. The truth should be the truth ....
Undeniable! I think the comment is a result of one problem - lack
of smiles and welcoming faces in Brunei. Foreigners feel unwelcome
in Brunei. Those long faces in Brunei streets may be caused by
inferiority complex suffered by those overeating, overweight and
miserable women even though they are rich with bulky handbags!
Well, foreigners are not looking for your richness (only thieves
or robbers are interested in your money)..., with nothing much to
offer for tourism in Brunei, may be a welcoming smile is the least
everyone (men or women) can contribute to promote tourism in
Brunei. If Brunei women feel that its difficult for them to smile
at anyone then it’s time for them to wear full robes to cover
their faces and hide their overweight bodies from general public
... then nobody will comment on you! Mus 06.01.2003*
|
|
Sikit-sikit
RACIST:
Racist tia karang. Ia tah ganya taunya tu. Tu nah..cuba tah rujuk
balik arah tulisan UNKNOWN. Jangan tarus-tarus kan menulis disini
tapi inda tau cerita sebenar. Inda bertemu cerita atu wang/dang.
Mulanya ada saorang cina pakai nick UNKNOWN menulis yang kononnya
cina ani lebih superior daripada orang melayu. Kononnya orang
melayu ani lemah. Si cina ani tah yang racist sebenarnya. Kenapa
indada menteri di Brunei tia nya ?. Kan jadi macam Singapore ?.
Jangan harap. Sudah tentu orang melayu akan membela diri kalau ada
bajingan kan tunjuk lagak menghina orang melayu. Sebelum ada
mana-ana pihak menimbulkan pasal racist arah cina, baik tah kamu
nasihatkan dulu UNKNOWN yang kurang hajar terhadap orang melayu
atu. Ia dulu yang racist. Kerana UNKNOWN seorang, bangsa cina
nanti boleh dipandang serong. Saya seru supaya bangsa cina sendiri
yang menasihati dan kalau perlu, ajar UNKNOWN ani supaya jangan
memecah-belahkan isu perkauman di Brunei ani. Tapi inda pula semua
cina macam UNKNOWN yang perasan superior atu. Orang lain yang
superior, ia pula yang perasan. Ada jua cina yang bagus contohnya
AMOI 21 tahun yang jadi jiranku. Ia sungguh cute dan memikat
kalbuku. Surfer 06.01.2003*
|
|
Espeed
celaka:
celaka banar espeed ani. Says maximum speed 128 kbps. tapi sabatah
ani sampai 20 kbps pun inda ada. you know, the speed ends at
maximum speed of 13 kbps, atu pun jarang jarang. selalunya 0.2 ke
13 kbps saja. celaka banar. mau untong saja dorang atu. inda
ada nama 06.01.2003*
|
|
Brunei
Man:
General Adviser... - Banar tu 101% ku stuju about
what you say "Brunei Man"..... Sekarang
ani org kawin bukan cam dulu nda banyak yg happily married
couple..banyak yg beskandal without pengetahuan their
wife/husband. tapi rasanya masa ani yg BANYAK bescandal
adalah SUAMI. Banyak puncanya mengapa perkara ani terjadi
nda kurang jua yg memang TERINGIN kan cuba apa rasanya bescandal
ani...saja.. then sudah merasa nda lagi dapat bepatah balik pasal
sudah sayang or watever alasannya.. So i advise to bini² yg alum
bedangan atu pilih tah laki² yg berumur sedikit supaya durang nda
pandang 'ladang' baru. Laki² ani nda dpt pandang or teliat bini²
yg berdahi licin / begetah...mula tia kan tackle (Sorry to say
that but it's a fact). Nda salah kalau kan mau cari no.2 memang
diharuskan dalam Islam tapi bukan dengan cara hanya mengikut nafsu
semata. Kalau cukup syarat nda apa ani nda.. sdh dapat apa
yg dimaukan lupa tia syarat yg menjadi kewajipan atu. Atu yg
bini² nda setuju kan nyuruh cari no.2/3/4 tu... so to Brunei
Man (yg terasa saja ah! hehe..) sadar tah jgn hanya tau
menganiaya kaum bini² ani... nda salah kalau kan cari baru atu
biar ikut sunnah yg banar² baru dpt pahala bukan nafsu yg naik
kepala... ok?! General Observer
06.01.2003*
|
|
Mr
Manilla:Hm…
May be there is a reason why God has created Bruneian women in
such a manner or way.. That is according to you FAT... If we all
are sexy or sweet boring cea jua sal sama saja and nafsu lelaki
terlalu kemuncak just to screw as much woman as they want!. But if
many are fat then in this way GOd may want it save the Hawa
species ( some of them) from the eyes of those who are filled with
nafsu! As you know masa ani banyak jua sudah yg ukan dara kerana
dikerajakan oleh yang bukan teruna lagi... iatah membari bala
datang banyak tu.... All 0f a woman 06.01.2003*
|
Cuba
liat:
andang banyak rancangan RTB yang membagi sasak 1.inda menepati
citarasa 90% penonton 2.rancangan dibuat tanpa kajiselidik yang
mencukupi 3. dibuat kerana kan mencukupkan slot rancangan saja,
buat asal ada 4.inda professional dalam memilih isi/bahan/pengacara/artis/arahan/koreografi
5. inda mau menerima kritikan 6. beulah macam kanak2, kalah2an
inda mau berunding seperti penerbit xsekutif (konon) malam
anugerah 2002. 6. dan banyak lagi.
Kalau biskita sasak kan satu2 rancangan atu, sila buat apa yang
paling ditakuti oleh kebanyakan penerbit rancangan, sila lihat
nama-nama penerbit/penerbit eksekutif dihujung rancangan arah
ending credits. ingati nama atu dan liat apa lagi rancangan
silahau yang dibuatnya.Nama-nama atu tah yang rakat ke rancangan
atu sebab diorang (penerbit..inda semua) inda sadar bahawa kalau
rancangan atu bida/membari gali/artis dan pengacaranya siuk
sendiri/penyeluru/'dragging'...nama diorang atu jua yang jatuh
bersama rancangan atu.
kesian RTB, ada rancangan bisai2 dihentikan, lalaikan memikirkan
diri sendiri saja, kalau biskita inda pecaya, cuba liat muha2
dikantin RTB atu. friendly kah inda? kesian RTB. tukang
kebun rtb 06.01.2003*
|
|
To all chinese
racist:
Eh...belabih jua kamu me racist bangsa lain ah. Kamu ingat bagus
kah racist meracist ani! Kitani sebagai orang Brunei inda kira
bangsa, mun udah namanya kerakyataan Brunei atu...jangan tah kan
me racist sesama sendiri. Orang Brunei sepatut nya sudah
berpandangan jauh. Kan di apa tah pelajaran abiskita terima secara
free selama ani, mun nda kan di cara pemikiran atu. ani cara
pemikiran pun masih di bawah tempurung. Bulih...meracist-racist
orang ah. Ketara tah nda tinggi pelajaran atu. Baik tah pikir kan
semula cara pemikiran abiskita yang racist ah. Hazy
06.01.2003*
|
196650:
Ani fasal undang2 lalu lintas dimana indah selaras dan indah masok
akal dan adil.
1. Clamping diberbarpa kawasan di BSB dan finenya $300.My frined
baru2 ani baru ia letak keretanya sekejap sudah datang polis dan
kena clamp.nah kena bayar $300 baru dibuka.tapi depanya atu ada
kerera mewah number damit jua parking tapi nada kena clamp dan
nada jua kena saman fasal numbernya damit dan tinted.depan dewan
majlis lagi yang ada moto adil laila bahagia.macamna kan tu wang
polis inda adil atu.
2. Road block sama jua tu.kereta kawan ku damit saja sikit
numbernya dan pakai sports rim nada jua lebeh2 lah tapi kena tahan
dan kena beri saman kun tapi dibelakang ada van pakai number damit
dan gelap cermim kena lapas.
2 kes tu wang komissioner nada adil.undang2 mana boleh pilih orang
dan bulu.semua mesti sama kecuali yang dikecualikan.jangan takut
jalankan tugas bah. Aljabar Noor aljabar66@yahoo.com
06.01.2003*
|
Contoh
Orang Zaman Sekarang:
(ani dipetik dari Bruclass: akal jahil yang menyalahkan ugama
Islam tah pulang sebagai penghalang kemajuan ekonomi)
Jasra, there are many officials whose hands are tied. I know they
could make a lot of differences if the system allows them to
express their views, as they wanted to. But you know as well as I
do that our system does not like people to speak out even though
what they said are relevant and could be very useful to steer us
into prosperity.
I believe the momentum is not yet right and that there are still
not enough brave hearts up there in the Perm Sec and Ministerial
levels. Everyone is still jostling for position and do not want to
make headway in spearheading this country forward. Why?? Well I
think that to progress forward would mean to open up our
restrictions on all fronts and adopt the methods used by our
Muslim neighbouring countries in handling sensitive religious
issues. One wrong statement by any senior officials that
displeased our conservative leaders (i.e. PA) would land them in
hot soup and could cost them early retirement!! That's why many
are now keeping their mouth shut!
I still believe that we cannot make serious headway in our effort
to turn our economy around if we are still strict in our ways of
handling entertainment. I've said it many times about the need to
send positive signal if we are to be serious in attracting
investors. As long as they still read in our papers that people
are getting jailed or fined for allowing singing and dancing in
their establishments, we will never pull them in to help us
develop our economy. Remember this: They don't need us, We need
them!
Sure we can sit pretty and say 'So what! They got to respect our
ways!' BUT just don't expect Brunei to be like Singapore or
Malaysia if we hang on to that view. We have got to open up a bit
more. Again for the million times, Dubai is my favourite Islamic
state. Learn from them. X-Men ABC-Man 06.01.2003*
|
|
Racist:
I'm so sad to read about the comments made. I'm a Chinese
myself and been given yellow IC since birth thanks to the
government. Since 10, I grew up with Malays. My
neighbours are Malays and I play with their kids and I have Malay
friends from secondary school till college and until today, I hang
out with my Malay friends. To Unknown… You are a disgrace
to us, the Chinese. Because of your stupid comments, some
people started to make ugly comments about us. Perhaps you
need to start making friends with the Malays. You are sick!
Why do you care about the minister problem? It doesn't
matter who the ministers are... what is most important is that
they are doing their job and let us live in peace and harmony!
I am really saddened by the comments made against the Chinese
because of your stupid comment. Once and for all, I hope we
all regardless of our race stay in peace and harmony. And to
those unsatisfied people like Unknown... you can
either choose to live in Brunei and keep your bloody bad mouth
shut and enjoy the peace and harmony or you can just leave the
country because we do not need people like you here. We do
not want people to start hating us just because of you. And
to all my fellow Malay friends, I on behalf of all the Chinese
people in Brunei wishes you all the best. And to
whoever said Chinese are racist, I'd like to say NO, we are not
racist - well, most of us who are not esp. those born and bred
locally in Brunei because we all grew up and attended schools with
Malay friends. *SIGH* Let's be friends again like we all
used to be. Peace - Give it a chance! peace &
harmony 06.01.2003*
|
|
To
ni nah, Brunei Jati & blocked writers:
Your complaints about the editor/s of this website are proven and
valid! Why oh why dear respectable and honourable Mr Ignatius
Stephen do you have to resort to give menial jobs like this to
non-Bruneian Malay staff? I mean are you one of those business
bosses who always underestimate and underrate the skills,
capabilities and experience of Bruneians? My posting in response
to Juz unintentionally included cut and paste
paragraphs of hers (in Malay) which I carelessly forgot to delete,
but any Malay editors would have professionally noticed and
necessarily edited my slip of the fingers. Now, if your editors
are truly ethical and professional, Ignatius, I would expect them
not to edit a single word I submitted in this posting ... or I
could simply talk to you about this serious matter over coffee in
Yayasan or Gadong or wherever, Brudirect boss. Bujang
Si-Gandam do_re_mi_@easy.com
06.01.2003*
|
censorship?:
Regarding this 'unknown' guy..what an insensitive and
irresponsible, not to mention ignorant jerk. I am a bruneian
chinese and I wish to apologize to all Bruneian Malays out there
on behalf of that jerk/coward (if he is indeed a Chinese because I
am sure we BRU-Chinese do not share his point of view nor that we
think we are much superior. In fact, we are as patriotic as anyone
else in Brunei).
I need to talk about CENSORSHIP in Brudirect.com. How could the
website administrator/Ignatius Stephen allow that irresponsible
comment to pass thro?? Ok, I must admit that Freedom of speech is
fair but NOT when you allow a stupid 7-yr- old kid (maybe) to make
disruptive and sensitive comments and for everyone else to read!
Surely you can differentiate the rights and wrongs. C'mon
Mister...Use your common sense!!!!! KIT
06.01.2003*
|
Click Here To Join! |